GENDER & KELUARGA IKK 214 [ 3(3-0)] KULIAH KE-2: KONSEP GENDER

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PENERAPAN KEBIJAKAN ENERGI, APAKAH BIAS GENDER?
Advertisements

Katanya PEREMPUAN .... NEGATIF Lemah Tidak mampu bekerja keras Manja
BAB I PENDAHULUAN   Para pendiri negeri ini, sungguh sangat arif dalam menyusun UUD 1945 menghargai peranan wanita pada masa silam dan mengantisipasi pada.
KESETARAAN GENDER DALAM SERIKAT PEKERJA
Konsep Seks dan Gender Katanya PEREMPUAN .... NEGATIF Lemah
VISI Pembangunan Pemberdayaan Perempuan
SESI 1 POLITIK DAN PEREMPUAN
Konsep gender dan aplikasinya
KONSEP DAN PEMAHAMAN GENDER DALAM PENDIDIKAN
GENDER DAN KESEHATAN.
Pengertian Sex dan Gender
MEMAHAMI PERSPEKTIF GENDER : Membangun Relasi yang Adil Antara Laki-laki dan Perempuan Veronika Gunartati.
GENDER (APA, MENGAPA, DAN BAGAIMANA)
Problematika Gender dalam Islam
GENDER.
PEREMPUAN DAN KEADILAN FAKHRI USMITA, S.Sos., M.Krim.
UMIYATUN, Akseptasi Konsep Keadilan dan Kesetaraan Gender di Kalangan Komunitas Pesantren (Studi pada Pondok Pesantren Al-Falah Desa Bakalan.
PEKERJA WANITA & PEKERJA CACAT (PERTEMUAN 8).
BAB 09 MOBILITAS SOSIAL Dalam sosiologi dikenal yang dinamakan dengan Mobilitas Sosial artinya adalah perpindahan status dalam stratifikasi sosial. Mobilitas.
Jender Siti Azizah.
KESETARAAN PEREMPUAN – LAKI-LAKI
PENGGUNA RUANG Pertemuan 3
Kelompok 7 Erwin Prasetyo Thomas Rico
Gender dan Kesetaraan Oleh : Shinta Maharani Koordinator Divisi Gender Aliansi Jurnalis Independen Yogyakarta. Jurnalis Tempo.
PELIBATAN LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DALAM PERTANIAN
PENDIDIKAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
Metode Penelitian Gender
KONSEP GENDER DALAM KESEHATAN REPRODUKSI & KB BY : DEWI RINI ASTUTI ZEGA, SST.
PENDUDUK & KETENAGAKERJAAN
Kesetaraan Gender dalam PRIM
Analisis Gender.
Assalamu'alaikum.
KESEHATAN REPRODUKSI DALAM PERSPEKTIF GENDER
GENDER OLEH : YESI MARINCE, M.Si.
Konsep-Konsep Dasar Feminisme
SKEMA GENDER DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK: Membesarkan Anak Askematis Gender Dalam Masyarakat Skematis Gender psl323 psi gender.
PERSPEKTIF GENDER Oleh: Iwan Setiawan.
Wanita dan Hukum Seks dan Gender.
Gender dalam Perspektif Islam
SEKS & GENDER.
KELUARGA DAN FUNGSI KELUARGA
ASSALAMU’ALAIKUm WR WB
PENGARUSUTAMAAN GENDER
PERSPEKTIF GENDER Oleh: Iwan Setiawan.
Disampaikan Oleh : Dr.Ir.Harsuko Riniwati,MP
LBH PEKANBARU JL. Ahmad Yani II, No.7, Pekanbaru
Konsep Kesehatan Reproduksi
GENDER DAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN
Assalamu'alaikum.
Relasi Gender dalam Masyarakat Indonesia
GENDER DAN KAJIAN TENTANG PEREMPUAN
MASALAH SOSIAL : GENDER
Pengarusutamaan Gender
Mengkreasi Cara Berpikir dan Bertindak Setara
AKTIVITAS KAUM PEREMPUAN
FAKULTAS KEGURUAN ILMU DAN PENDIDIKAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
TYPE KELUARGA DAN TRADISI DI AMERIKA MATA KULIAH CROSS CULTURE UNDERSTANDING     DISUSUN OLEH : MUH ROHWAN - NPM MAYA PERTIWI – NPM
Tim Women’s Crisis Centre (WCC) Palembang
Laki-Laki dan Perempuan Oleh: Aprilia Myda Hapsari.
Siti Azizah, S.Pt,M. Sos, M. Comm..  Gender bukan hanya sekedar perbedaan jenis kelamin  Gender adalah pemahaman dan nilai-nilai sosial yang diberikan.
PERAN PEREMPUAN TERHADAP PEREKONOMIAN RUMAH TANGGA Di Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang Kabupaten Jember Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah “SOSIOLOGI.
FITRI HAYATI SAg MM..  Gender bukan hanya sekedar perbedaan jenis kelamin  Gender adalah pemahaman dan nilai-nilai sosial yang diberikan kepada laki-laki.
PERLINDUNGAN KESEHATAN PADA PEKERJA PEREMPUAN Disampaikan pada PERINGATAN INTERNATIONAL WOMEN’S Kementerian Kesehatan RI Direktorat Jenderal Kesehatan.
MATERNITAS BAGI PEKERJA PEREMPUAN
Konsep gender Dalam kesehatan Reproduksi perempuan
Pelatihan Tim Peningkatan Sekolah MCPM_AIBEP1 GENDER DALAM PENDIDIKAN 90 menit Pelatihan Tim Peningkatan Sekolah (TPS) SERI A.
MEMAHAMI GENDER : TTM 3GENDER dan POLITIK1. GENDER TTM 3GENDER dan POLITIK2.
MODUL IV PENDALAMAN MATERI
Transcript presentasi:

GENDER & KELUARGA IKK 214 [ 3(3-0)] KULIAH KE-2: KONSEP GENDER DIPERSIAPKAN OLEH: KOORDINATOR MK- IKK 214 Dr. Ir. Herien Puspitawati, M.Sc., M.Sc.

LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN MEMANG BEDA, TETAPI TIDAK UNTUK DIBEDA- BEDAKAN

GENDER PERAN PERAN LAKI-LAKI PEREMPUAN KONTROL MANFAAT EKONOMI PUG Pembagian Peran/ Partnership/ Cooperation ASPEK PRODUKTIF (PUBLIC) ASPEK DOMESTIK (REPRODUKTIF) ASPEK SOSIAL KEMASYARAKATAN VISI DEP DIK NAS Tahun 2025: Menciptakan Insan Indonesia yang Cerdas & Kompetitif KESEMPATAN YANG SAMA & ADIL DALAM BIDANG PENDIDIKAN KESETARAAN DAN KEADILAN GENDER DI BIDANG PENDIDIKAN AKSES, PARTISIPASI KONTROL MANFAAT PEMERATAAN AKSES MUTU & RELEVANSI MANAJEMEN & PENDIDIKAN Menghambat/ Mendorong Menghambat/ Mendorong Menghambat/ Mendorong SOSIAL BUDAYA POLITIK & KEBIJAKAN EKONOMI PUG

JENIS KELAMIN DAN GENDER: Apa persamaannya? Apa perbedaannya?

KONSEP JENIS KELAMIN Membicarakan Perempuan/ laki-laki Sisi Biologis Peran biologis tetap sejak lahir – tidak berubah: P melahirkan & menyusui; L membuahi Sudah kodrati

ender + = BERARTI HARUS ADA RELASI GENDER = HARUS ADA KOMUNIKASI

KONSEP GENDER Membicarakan laki-laki & perempuan Sifat Feminin/ Maskulin Perbedaan cara antara anak P & L: dibesarkan, diajari berperilaku, diharapkan, oleh (masyarakat budayanya) sejak ia dilahirkan; Menciptakan Peran Gender yang dianggap pantas untuk perempuan dan yang pantas utk laki-laki. Menciptakan Hubungan Gender P & L, didasarkan atas peran gendernya: Ada pembagian peran Norma Sosial & Budaya bisa berubah, walau lama Peran & Hub Gender Berbeda tiap masyarakat Tidak tetap – berubah sepanjang waktu Tidak Kodrati

KONSEP GENDER (Lanj.) TETAPI Sering kita berpikir bahwa perempuan dan laki-laki mempunyai sifat-sifat tertentu, seperti: Laki-laki rasional; Perempuan emosional, dst Sering kita berpikir bahwa perempuan dan laki-laki hanya dapat melakukan pekerjaan tertentu, seperti: laki-laki pekerjaan2 teknik, perempuan pekerjaan2 kerumahtanggan, dst Meskipun dalam kenyataan tidak selalu seperti itu, karenanya disebut STEREOTIP GENDER

KONSEP GENDER Peran- apa yang perempuan dan laki-laki lakukan Steriotipe – apa yang diharapkan dari perempuan dan laki-laki Norma – perempuan/ laki-laki yang baik adalah. . .

STERIOTIPE GENDER FEMININ Penampilan? – cantik, mungil, sopan,perhatian, empati, Perilaku? – halus, baik, pasif Peran? – apa pekerjaan, aktivitas perempuan yang diharapkan? – rumah tangga, mengajar, mengasuh/mengurus

PERAN GENDER PEREMPUAN KENYATAANNYA…….. PERAN GENDER PEREMPUAN Peran utama – ibu rumah tangga- kalau bekerja menjadi Secondary Breadwinner Ganda – istri, pekerja, masyarakat Simultan – lebih dari satu peran dalam satu waktu

STEREOTIPE GENDER MASKULIN Penampilan? – gagah, tampan, kompetitif, kuat, pemberani, bertanggungjawab Perilaku? – berinisiatif, aktif Peran? – laki-laki diharapkan untuk bekerja sebagai? – buruh fisik, insinyur, pemimpin

PERAN GENDER LAKI-LAKI KENYATAAN….. PERAN GENDER LAKI-LAKI Tugas utama – pencari nafkah- Primary Breadwinner Ganda – suami, ayah, masyarakat Bertahap – satu peran dalam satu waktu

PERBEDAAN JENIS KELAMIN - GENDER JENIS KELAMIN (SEX) Perbedaan organ biologis laki-laki dan perempuan khususnya pada bagian reproduksi. G E N D E R Perbedaan peran, fungsi, dan tanggungjawab laki-laki dan perempuan hasil konstruksi sosial Ciptaan Tuhan Bersifat kodrat Tidak dapat berubah Tidak dapat ditukar Berlaku sepanjang zaman & di mana saja Buatan manusia Tidak bersifat kodrat Dapat berubah Dapat ditukar Tergantung waktu dan budaya setempat Perempuan : Menstruasi, Hamil, Melahirkan & Menyusui. Laki-laki : Membuahi (spermatozoa)

APA ITU GENDER? Perbedaan peran, fungsi, dan tanggungjawab laki-laki dan perempuan sebagai hasil konstruksi (bentukan) sosial masyarakat. Oleh karena itu, gender adalah bukan takdir, karena buatan manusia, tidak bersifat kodrat, dapat berubah, dapat ditukar, dan tergantung waktu dan budaya setempat.

DEFINISI GENDER Gender adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam peran, fungsi, hak, tanggung jawab, dan perilaku yang dibentuk oleh tata nilai sosial, budaya dan adat istiadat dari kelompok masyarakat yang dapat berubah menurut waktu serta kondisi setempat. Tanggung jawab dan perilaku yang dibentuk oleh tata nilai sosial, budaya dan adat istiadat dari kelompok masyarakat yang dapat berubah menurut waktu serta kondisi setempat.

DEFINISI GENDER Gender refers to the economic, social, political, and cultural attributes and opportunities associated with being female and male. The social definitions of what it means to be female or male vary among cultures and changes over time.

DEFINISI GENDER Gender should be conceptualized as a set of relations, existing in social institutions and reproduced in interpersonal interaction.

NO JENIS KELAMIN (SEKS) GENDER 1 Menyangkut perbedaan organ biologis laki-laki dan perempuan khususnya pada bagian alat-alat reproduksi. Sebagai konsekuensi dari fungsi alat-alat reproduksi, maka perempuan mempunyai fungsi reproduksi seperti menstruasi, hamil, melahirkan & menyusui; sedangkan laki-laki mempunyai fungsi membuahi (spermatozoid). Menyangkut perbedaan peran, fungsi, dan tanggungjawab laki-laki dan perempuan sebagai hasil kesepakatan atau hasil bentukan dari masyarakat. Sebagai konsekuensi dari hasil kesepakatan masyarakat, maka pembagian peran laki-laki adalah mencari nafkah dan bekerja di sektor publik, sedangkan peran perempuan di sektor domestik dan bertanggung jawab masalah rumahtangga. 2 Peran reproduksi tidak dapat berubah; sekali menjadi perempuan dan mempunyai rahim, maka selamanya akan menjadi perempuan; sebaliknya sekali menjadi laki-laki, mempunyai penis, maka selamanya menjadi laki-laki. Peran sosial dapat berubah: Peran istri sebagai ibu rumahtangga dapat berubah menjadi pekerja/ pencari nafkah, disamping masih menjadi istri juga.

NO JENIS KELAMIN GENDER 3 Peran reproduksi tidak dapat dipertukarkan: tidak mungkin peran laki-laki melahirkan dan perempuan membuahi. Peran sosial dapat dipertukarkan Untuk saat-saat tertentu, bisa saja suami dalam keadaan menganggur tidak mempunyai pekerjaan sehingga tinggal di rumah mengurus rumahtangga, sementara istri bertukar peran untuk bekerja mencari nafkah bahkan sampai ke luar negeri menjadi TKW. 4 Peran reproduksi kesehatan berlaku sepanjang masa. Peran sosial bergantung pada masa dan keadaan. 5 Peran reproduksi kesehatan berlaku di mana saja sama. Peran sosial bergantung pada budaya masing-masing. 6 Peran reproduksi kesehatan berlaku bagi semua kelas/strata sosial. Peran sosial berbeda antara satu kelas/ strata sosial dengan strata lainnya. 7 Peran reproduksi kesehatan ditentukan oleh Tuhan atau kodrat. Peran sosial bukan kodrat Tuhan tapi buatan manusia.

KODRATI BUKAN KODRATI Membuahi Bekerja di dalam rumah dan dibayar (pekerjaan publik/produktif di dalam rumah) seperti jualan masakan, pelayanan kesehatan, membuka salon kecantikan, menjahit/ tailor, mencuci pakaian/loundry, mengasuh dan mendidik anak orang lain (babbysitter/ pre-school). Menstruasi Bekerja di luar rumah dan dibayar (pekerjaan publik di luar rumah). Mengandung/hamil Bekerja di dalam rumah dan tidak dibayar (pekerjaan domestik rumahtangga) seperti memasak, menyapu halanam, membersihkan rumah, mencuci pakaian keluarga, menjahit pakaian keluarga.

KODRATI BUKAN KODRATI Melahirkan anak Bekerja di luar rumah dan tidak dibayar (kegiatan sosial kemasyarakatan). Menyusui anak/bayi dengan payu daranya Mengasuh anak kandung, memandikan, mendidik, membacakan buku cerita, menemani tidur. Menyusui anak bayi dengan menggunakan botol. Sakit prostat Mengangkat beban, memindahkan barang, membetulkan perabot dapur, memperbaiki listrik dan lampu. Memanjat pohon, memanjat pagar. Sakit kanker rahim Menempuh pendidikan tinggi, menjadi pejabat publik, menjadi dokter, menjadi tentara militer, menjadi koki, menjadi guru TK/SD, memilih program studi SMK-Tehnik Industri, memilih program studi memasak dan merias.

PEMBEDAAN SIFAT, FUNGSI, RUANG DAN PERAN GENDER DALAM MASYARAKAT LAKI-LAKI PEREMPUAN SIFAT Maskulin Feminin FUNGSI Produksi Reproduksi RUANG LINGKUP Publik Domestik TANGGUNG JAWAB Nafkah utama Nafkah tambahan

PERAN AYAH DALAM PENGASUHAN ANAK AKTIVITAS DOMESTIK

PERAN IBU DALAM PENGASUHAN ANAK AKTIVITAS DOMESTIK

PERAN IBU DALAM GENERATING INCOME FOR THE FAMILY BURUH NGUPAS METE AKTIVITAS PRODUKTIF/ EKONOMI

PERAN IBU DALAM GENERATING INCOME FOR THE FAMILY JUALAN KESET AKTIVITAS PRODUKTIF/ EKONOMI

PERAN IBU DALAM GENERATING INCOME FOR THE FAMILY JUALAN GORENGAN AKTIVITAS PRODUKTIF/ EKONOMI

PERAN PEREMPUAN SELALU KONSISTEN SEPANJANG SEJARAH KEHIDUPAN MAMMALIA

Mutli Peran Perempuan Peran Reproduksi (Reproductive Role) Peran Produksi (Productive Role) Peran Kemasyarakatan (Community Managing Role) Peran Politik (Constituency Politics Role)

Kebutuhan Praktis Gender (Moser, 1983) membantu perempuan melakukan pekerjaannya dengan lebih baik mengurangi multi beban kaum perempuan mengatasi masalah-masalah praktis dalam menjalankan pekerjaan

Kebutuhan Strategis Gender (Moser, 1983) Mencapai persamaan (hak) laki-laki dan perempuan Meningkatkan status, kekuasaan, dan pilihan bagi perempuan Mengatasi kesenjangan (upah, hak, kepemilikan, pekerjaan non-tradisional) Sulit dicapai (butuh waktu dan perencanaan)

KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK RI INDIKATOR PUG Manfaat Dari kebijakan & program dlm pembangunan Akses Partisipsi Kontrol Terhadap Sumberdaya Terhadap Pengambilan Keputusan KKG 39

Curriculum Vitae Penyaji Nama : Dr. Ir. Herien Puspitawati, M.Sc., M.Sc. Pendidikan S1 Agribisnis, Fak Pertanian, IPB S2 Family & Consumer Sciences, Iowa State Univ., USA S2 Family Sociology, Iowa State Univ., USA S3 Gizi Masyarakat & Sumberdaya Keluarga, IPB Pekerjaan Dosen S1 di Dept. IKK-FEMA IPB Dosen S2 dan S3 di Dept. IKK-FEMA IPB Peneliti Pada Kelompok Kajian Gender & Keluarga, Dept. IKK-FEMA-IPB Jabatan Lain Anggota Tim Pakar - Kelompok Kerja Gender-Depdiknas Pusat Alamat Dept. IKK-FEMA-IPB Jl. Puspa- Kampus IPB Darmaga Telpkantor: (0251) 621258/ 628303; Fax: (0251) 622276 HP 08 1111 0920: R: (0251) 639524 E-mail: herien_puspitawati@email.com