Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Desaign by Septika Ayu Assari Standar Kompetensi : Memahami kesebangunan bangun datar. Kompetensi Dasar: Menggunakan konsep kesebangunan dua bangun.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Desaign by Septika Ayu Assari Standar Kompetensi : Memahami kesebangunan bangun datar. Kompetensi Dasar: Menggunakan konsep kesebangunan dua bangun."— Transcript presentasi:

1

2 Desaign by Septika Ayu Assari

3 Standar Kompetensi : Memahami kesebangunan bangun datar. Kompetensi Dasar: Menggunakan konsep kesebangunan dua bangun. Indikator: Memecahkan masalah yang melibatkan konsep kesebangunan. Tujuan Pembelajaran: Siswa dapat menghitung panjang sisi, garis tinggi dan bagian-bagian sisi miring. Materi Prasyarat: -Memahami syarat dua bangun yang sebangun -Menentukan perbandingan sisi dua segitiga sebangun dan menghitung panjangnya. DUA SEGITIGA SIKU-SIKU SEBANGUN

4 Perhatikan  ABC berikut !  ABC siku-siku di B. Jika BD adalah garis tinggi  ABC, coba diskusikan dengan teman kamu dan jelaskan tahap demi tahap bagaimana menentukan rumus panjang garis tinggi BD dengan menggunakan dua segitiga sebangun yang telah kalian pelajari sebelumnya. DUA SEGITIGA SIKU-SIKU SEBANGUN

5 Diketahui :  ABC siku-siku di B. BD adalah garis tinggi  ABC. Ditanya : panjang BD Jawab : Pada gambar animasi di samping, tampak bahwa : 1.  ADB =  BDC 2.  DBA =  DCB dan 3.  BAD =  CBD 4.Berdasarkan syarat dua segitiga sebangun terbukti bahwa  ADB sebangun dengan  BDC 5. Akibatnya berlaku : AD DB BD DC BD 2 = AD x DC atau BD =  AD x DC Menentukan rumus panjang garis tinggi pada segitiga siku-siku.

6 Mudah dipahami bukan ? Coba tentukan pula panjang AB. Dan temukan bahwa : AB 2 = AC x AD atau AB =  AC x AD Ada kesulitan dan perlu penjelasan? YA TIDAK

7 Diketahui :  ABC siku-siku di B. BD adalah garis tinggi  ABC. Ditanya : panjang AB Jawab : Pada gambar animasi di samping, tampak bahwa : 1.  ABC =  ADB 2.  BCA =  DBA dan 3.  CAB =  BAD 4.Berdasarkan syarat dua segitiga sebangun terbukti bahwa  ABC sebangun dengan  ADB 5. Akibatnya berlaku : AB AC AD AB AB 2 = AD x AC atau AB =  AD x AC Penjelasan menentukan panjang AB.

8 Tentunya sekarang kalian bisa menentukan sendiri panjang BC. Bagaimana ? Masih ada kesulitan dan perlu penjelasan lagi ? YA TIDAK

9 Diketahui :  ABC siku-siku di B. BD adalah garis tinggi  ABC. Ditanya : panjang BC Jawab : Pada gambar animasi di samping, tampak bahwa : 1.  ABC =  BDC 2.  BCA =  DCB dan 3.  CAB =  CBD 4.Berdasarkan syarat dua segitiga sebangun terbukti bahwa  ABC sebangun dengan  BDC 5. Akibatnya berlaku : BC CA DC CB BC 2 = CD x CA atau BC =  CD x CA Menentukan panjang BC.

10 Kesimpulan: Pada segitiga siku-siku, jika dari sudut siku-sikunya ditarik garis tegak lurus pada sisi hipotenusanya, maka berlaku: B A C D B A C D B A C D BD 2 = DA x DC atau BD =  AD x DC BA 2 = AD x AC atau BA =  AD x AC BC 2 = CD x CA atau BC =  CD x CA

11 LATIHAN SOAL: Pilihlah satu jawaban yang benar! 1.Panjang garis tinggi pada  PQR adalah : P Q R S 9 cm 13 cm a. 5 cmc. 7 cm d. 8 cmb. 6 cm

12 Penyelesaian soal latihan 1: Diket : SR = 9 cm PR = 13 cm Ditanya : QS Jawab : QS 2 = SP x SR, SP = PR – SR = = 4 = 4 x 9 QS =  36 = 6 Jadi panjang QS adalah 6 cm P Q R S 9 cm 13 cm

13


Download ppt "Desaign by Septika Ayu Assari Standar Kompetensi : Memahami kesebangunan bangun datar. Kompetensi Dasar: Menggunakan konsep kesebangunan dua bangun."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google