Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

(Tes Prestasi Belajar - Pertemuan 3).  Indikator perilaku dibuat guna menerjemahkan tujuan instruksional umum ke dalam bentuk yang paling konkret sehingga.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "(Tes Prestasi Belajar - Pertemuan 3).  Indikator perilaku dibuat guna menerjemahkan tujuan instruksional umum ke dalam bentuk yang paling konkret sehingga."— Transcript presentasi:

1 (Tes Prestasi Belajar - Pertemuan 3)

2  Indikator perilaku dibuat guna menerjemahkan tujuan instruksional umum ke dalam bentuk yang paling konkret sehingga dapat diukur (measurable).  Tujuan instruksional khusus (TIK) pada umumnya sudah sangat operasional sehingga dapat dianggap sebagai indikator perilaku.  Contohnya : TIU  Mengungkap kecakapan siswa dalam melakukan perkalian angka. TIK  Siswa mampu melakukan perkalian yang masing-masing terdiri dari dua angka.

3  Setiap item dalam suatu alat tes biasanya dibagi menjadi beberapa taraf kompetensi yang berbeda-beda (kompetensi kognitif yang tinggi dan yang rendah).  Tingkat usia dan pendidikan siswa yang akan dikenai tes harus dipertimbangkan dalam melakukan level kompetensi ini. Contohnya : Siswa SD belum mampu menyelesaikan soal yang mengungkap kemampuan analisis.  Salah satu pedoman dalam menentuklan tingkat kompetensi item suatu alat tes adalah Taksonomi Bloom karena cakupannya yang menyeluruh semua proses mental.

4  Bloom dkk (1956) menyusun konsep taraf kompetensi kognitif ke dalam enam tingkatan.

5  Taraf kompetensi yang lebih tinggi biasanya diikuti pula oleh meningkatnya taraf kesukaran item dimana item tersebut menuntut kemampuan individu yang lebih kompleks daripada taraf kemampuan dibawahnya. Contohnya : untuk menunjukkan kompetensi pada taraf analysis, individu harus dapat memperlihatkan kompetensi pada taraf application, comprehension, dan knowledge.  Taksonomi kawasan kognitif inilah yang paling penting dan berguna untuk tes prestasi belajar karena kawasan lainnya (afektif dan psikomotor) diukur dengan tes jenis lain.  Walaupun taksonomi kawasan kognitif merupakan sumber acuan yang baik dalam penyusunan tes prestasi, namun tidak semua tingkat kompetenesi perlu diungkap oleh setiap item dalam alat tes, disamping memnag tidak semua bahan pelajaran dapat diungkap sampai pada taraf kompetensi tertentu.  Masing-masing tingkat kompetensi biasanya dioperasionalkan dalam bentuk kata kerja khusus agar memudahkan penulis soal membuat item yang sesuai dengan tujuan tes.

6 Tingkat KompetensiContoh Kata Kerja KNOWLEDGE Mengenali, Mendeskripsikan, Menanamkan, Mendefinisikan, Memasangkan, Memilih COMPREHENSION Mengklasifikasikan, Menjelaskan, Mengikhtisarkan, Meramalkan, Membedakan APPLICATION Mendemonstrasikan, Menghitung, Menyelesaikan, Menyesuaikan, Mengoperasikan, Menghubungkan, Menyusun ANALYSIS Menemukan perbedaan, Memisahkan, Membuat diagram, Membuat estimasi, Mengambil kesimpulan, Menyusun urutan SYNTHESIS Menggabungkan, Menciptakan, Merumuskan, Merancang, Membuat komposisi, Menyusun kembali, Merevisi EVALUATION Menimbang, Mengritik, Membandingkan, Memberi alasan, Menyimpulkan, Memberi dukungan Contoh Kata Kerja untuk Menunjukkan Hasil Belajar Tertentu

7  Knowledge Salah satu kegunaan Tabel Periodik adalah untuk.. a.menentukan daya larut berbagai macam gas b.mengetahui derajat ionisasi berbagai unsur c.memprediksikan unsur-unsur yang belum ditemukan d.menentukan berat molekul unsur dengan akurat

8  Comprehension Mana di antara tabel berikut yang paling tepat untuk menggambarkan kurva permintaan suatu komoditas dalam situasi kompetitif?

9  Application ◦ Sebuah lift menurun dengan percepatan tetap sebesar daya gravitasi “g”. Seseorang di dalam lift tersebut melemparkan sebuah bola ke atas. Bagaimakah gerakan bola itu terhadap lift? Bola akan… a. tetap berada pada titik di mana orang itu melepaskannya b. naik ke atas dan tetap di sana c. naik, memantul ke langit-langit, lalu bergerak ke bawah dengan kecepatan tetap d. naik, memantul ke langit-langit, lalu bergerak ke bawah semakin cepat

10  Analysis A dan B berdebat mengenai perlunya sistem kewajiban untuk memiliki asuransi kesehatan yang akan diberlakukan secara nasional. B mengatakan bahwa sekalipun ia tidak memiliki keberatan yang mendasar terhadap asuransi kesehatan, ia berkeyakinan bahwa rakyat tidak seharusnya dipaksa untuk menjadi peserta. “Coba perhatikan” katanya, “Sebenarnya rakyat ingin asuransi kesehatan atau tidak? Saya kira tidak. Kalaupun mereka ingin, asuransi yang diwajibkan itu jelek. Andai rakyat memang ingin memiliki asuransi maka tidak perlu pakai diwajibkan segala. Andai mereka tidak ingin, maka tidak mungkin dipaksa. Jadi jawabannya sudah jelas. Mana di antara pernyataan ini yang paling menggambarkan kesimpulan logis argumentasi B? a.Asuransi kesehatan itu jelek b.Asuransi kesehatan wajib adalah jelek c.Pemaksaan adalah tidak mungkin d.Pemaksaan tidaklah perlu e.Pemaksaan tidak perlu atau tidak mungkin

11  Synthesis (Derivation of a Set of abstract Relation) Fakta : Gas kering X dan Y langsung bereaksi bila dicampur dalam sebuah botol gelas. Namun, apabila sesaat sebelum kedua gas dicampurkan botolnya dipanaskan lalu didinginkan, tak akan terjadi reaksi. Juga apabila botolnya terbuat dari tembaga tidak akan terjadi reaksi. Berdasarkan fakta tersebut, perhatikan hipotesis berikut. Bila hipotesis itu tidak dapat dipertahankan atau bila hipotesis itu dinyatakan begitu rupa sehingga tidak dapat diuji secra eksperimental, pilihlah jawaban a. kalau tidak, pilihlah salah-satu jawaban yang merupakan cara eksperimental terbaik untuk menguji hipotesis tersebut. Hipotesis : “Air merupakan unsur yang tidak dapat ditinggalkan dalam reaksi tersebut” a. Hipotesis itu tidak dapat dipertahankan atau tidak dapat diuji secara eksperimental b. Keringkan botol tanpa memanasinya lebih dahulu sebelum mencampurkan gas c. Biarkan botolnya terbuka setelah gas bercampur d. Basahi dinding botol tembaga sebelum memasukkan gas e. Buat botol gelasnya panas sekali lalu dinginkan dan biarkan terbuka beberapa hari sebelum mencampurkan gas

12  Evaluation (Judgement in Terms of Internal Evidence) Pejabat Sekuritas Sosial kadang-kadang menghadapi permasalahan yang membingungkan dalam mengkaji permohonan tunjungan pengangguran. Beberapa pemain liga utama baseball Ohio dan Missouri pada Januari yang lalu berpendapat bahwa dikarenakan mereka tidak bertanding sejak akhir musim tanding yang lalu maka mereka berhak dianggap penganggur. Sekalipun beberpa diantara mereka berpenghasilan tinggi $18,000 sampai $20,000 setahun dari baseball, mereka tetap menuntut tunjangan pengangguran seperti diatur dalam Social Security Act. Para pemilik club telah membujuk mereka ini agara tidak usah menuntut kompensasi. Menurut penafsiran para pemilik club, pemain-[emain itu sudah terikat kontrak sepanjang tahun sekalipun mereka main dan dibayar hanya pada musim tanding. Sebaliknya, para pejabah di Ohio dan di Missouri, cenderung mendukung pendapat para pemain tersebut dan setuju mereka berhak mendapat tunjangan. Berdasarkan isi paragraf di atas, mana di antara kesimpulan berikut ini yang dapat dipertahankan? a. Para pemain berhak memperoleh tunjangan sesuai aturan Social Security Act b. Para pemain tidak berhak mendapat tunjangan menurut aturan Social Security Act c. Untuk menentukan apakah para pemain berhak memperoleh tunjangan sesuai aturan Social Security Act masih diperlukan banyak informasi


Download ppt "(Tes Prestasi Belajar - Pertemuan 3).  Indikator perilaku dibuat guna menerjemahkan tujuan instruksional umum ke dalam bentuk yang paling konkret sehingga."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google