Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENERAPAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (SEJAUHMANA FUNGSI INI DILAKUKAN)  PERENCANAAN (PLANNING)  PENETAPAN TUJUAN  PENETAPAN STRATEGI  PENGEMBANGAN RENCANA.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENERAPAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (SEJAUHMANA FUNGSI INI DILAKUKAN)  PERENCANAAN (PLANNING)  PENETAPAN TUJUAN  PENETAPAN STRATEGI  PENGEMBANGAN RENCANA."— Transcript presentasi:

1 PENERAPAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (SEJAUHMANA FUNGSI INI DILAKUKAN)  PERENCANAAN (PLANNING)  PENETAPAN TUJUAN  PENETAPAN STRATEGI  PENGEMBANGAN RENCANA  KOORDINASI KEGIATAN BAGAIMANA SEMUA INI DILAKUKAN?  PENGORGANISASIAN (ORGANIZING)  BAGAIMANA PENETAPAN TUGAS APA YANG AKAN DIKERJAKAN  SIAPA MENGERJAKAN APA  BAGAIMANA TUGAS-TUGAS DIKELOMPOKKAN  SIAPA MELAPOR KEPADA SIAPA  DITINGKAT MANA KEPUTUSAN HARUS DIBUAT

2  TUGAS KEPEMIMPINAN (LEADING)  MEMOTIVASI KE BAWAHAN  MENGARAHKAN BAWAHAN  MENYELEKSI SALURAN KOMUNIKASI YANG PALING EFEKTIF  MEMECAHKAN KONFLIK  TUGAS PENGENDALIAN (CONTROLING)  PEMANTAUAN SIAPA TELAH MENCAPAI APA  MENGKOREKSI PENYIMPANGAN DARI TUJUAN EFISIENSI DAN EFEKTIFITAS KOMUNIKASI  PENGGUNAAN SUMBERDAYA SEKECIL-KECILNYA  PENCAPAIAN SASARAN SETINGGI-TINGGINYA EFISIENSI (= MINIMIZE BIAYA-BIAYA SUMBER) EFEKTIFITAS (= PENCAPAIAN TUJUAN)

3 BELAJAR OD BERTUJUAN PEMAHAMAN AKAN STRUKTUR PENGETAHUAN, SEHINGGA OD DAPAT MEMBEDAKAN MANA YANG BERARTI DAN MANA YANG TIDAK BERARTI BAGI DIRINYA  TUGAS FASILITATOR ADALAH MERANGSANG OD UNTUK MENEMUKAN JAWABAN ATAS MASALAH YANG DIHADAPINYA (= DISCOVERY LEARNING) -MULAILAH DARI APA YANG MEREKA MILIKI -BANGUNLAH PADA APA YANG MEREKA MILIKI -RENCANAKAN MASA DEPANNYA DENGAN MEREKA -GUNAKAN DIALOG DAN HILANGKAN BUDAYA PALSU  PERAN FASILITATOR  CINTAI DAN HIDUPLAH DENGAN MEREKA, BELAJARLAH DARI DAN BERSAMA MEREKA

4 ADALAH SUATU PROSES PEMBENTUKAN DORONGAN BELAJAR AGAR TIMBUL GAIRAH UNTUK BELAJAR  EGO INVOLMENT (MERASAKAN PENTINGNYA SUATU TUGAS DAN MENERIMANYA SEBAGAI SUATU TANTANGAN)  ADANYA KEBUTUHAN YANG DISADARI (MUNCUL DARI DALAM DIRI PELAJAR), MISALNYA:  MEMBERI ANGKA DISERTAI KOMENTAR  MEMBERI HADIAH, PUJIAN  ADANYA HUKUMAN, TEGURAN, KECAMAN  ADANYA SAINGAN  MENGETAHUI HASIL DENGAN SEGERA  KERJASAMA YANG ERAT ANTARA GURU DAN PELAJAR (DIRANGSANG DARI LUAR), MISALNYA:

5 MENGKRITIK LEMBAGA PENDIDIKAN TERLALU MENDIKTE/DOMINAN  PERAN FASILITATOR = KESEJAWATAN, LAYANAN INFORMASI DAN REFERENSI, PERTUKARAN KETRAMPILAN/PENGETAHUAN

6 BISA LEPAS-LEPAS ATAU KONSEP SATU DENGAN KONSEP YANG LAIN (HANYA MENGEVALUASI KOMPONEN)  HARUS INTEGRATED (KOMPREHENSIF)  LEBIH BERSIFAT PROBLEM SOLVING  MENGEVALUASI SELURUHNYA TERDAPAT PEMBEDAAN JENIS EVALUASI, YAITU: 1.EVALUASI PROSES BELAJAR MENGAJAR  FORMATIF LEBIH DEKAT 2.EVALUASI HASIL BELAJAR  DAPAT TERDIRI DARI FORMATIF ATAU SUMATIF DALAM MENGEVALUASI KEGIATAN PENYULUHAN YANG DIPENTINGKAN ADALAH EVALUASI PROSES YAITU APAKAH PROSES BELAJAR MENGAJARNYA TELAH BENAR.  ASUMSINYA JIKA PROSESNYA BENAR, MAKA DIHARAPKAN HASILNYA BENAR

7 PAEDAGOGY VS ANDRAGOGY ASUMSI DASAR: 1.ORANG DEWASA (OD) MEMBUTUHKAN KEBEBASAN YANG LEBIH BERSIFAT PENGARAHAN DIRI 2.BAGI ‘OD’ PENGALAMAN MENJADI SUMBERDAYA YANG KAYA DALAM BELAJAR 3.‘OD’ BELAJAR TENTANG APA-APA YANG SEDANG MEREKA HADAPI 4.‘OD’ BELAJAR BERPUSAT PADA MASALAH YANG DIHADAPI BEBERAPA TEORI POD: “JOHN DEWEY” PENGALAMAN MERUPAKAN JANTUNG KEHIDUPAN ‘OD’  PERANAN FASILITATOR ADALAH MENYEDIAKAN JENIS PENGALAMAN YANG BAIK YANG MEMUNGKINKAN MEREKA DAPAT BELAJAR MEMPEROLEH PENGALAMAN

8 SEPERANGKAT TUGAS YANG HARUS DILAKUKAN SESEORANG KARENA STATUS YANG DIEMBANNYA SUATU PERANAN MEMERLUKAN KEMAMPUAN TERTENTU UNTUK MELAKSANAKAN TUGASNYA DALAM RANGKA MENJALANKAN PERANAN TERTENTU JIKA SESUATU KEMAMPUAN TERTENTU YANG DIPERSYARATKAN UNTUK MENJALANKAN PERANANNYA BELUM DIKUASAINYA, MAKA PERLU DISULUHKAN/DIDIDIKKAN/DIAJARKAN  DIRUMUSKAN OLEH KURIKULUM

9 STATUSPERANAN KEMAMPUAN YANG PERLU DIMILIKI KEMAMPUAN- KEMAMPUAN YANG SUDAH DIMILIKI KEMAMPUAN- KEMAMPUAN YANG BELUM DIMILIKI RUMUSAN TUJUAN PELATIHAN (TERUTAMA TUJUAN PROGRAM) (1)(2)(3)(4)(5)(6)

10 CONTENT AREA PROSES AREA MATERI PELAJARAN YANG PERLU DIKUASAI OLEH SARDIK (P,K,S) (PESAN/BAHAN AJAR) (= SUBSTANSI AJAR) MATERI PELAJARAN YANG PERLU DIKUASAI DIRINYA DAN UNTUK BISA MENYAMPAIKAN KE YANG LAIN. (METODE/TEKNIK/ALAT/ SEJENIS), TERMASUK DIDALAMNYA: MATERI PELAJARAN YANG PERLU DIKUASAI DIRINYA DAN UNTUK BISA MENYAMPAIKAN KE YANG LAIN. (METODE/TEKNIK/ALAT/ SEJENIS), TERMASUK DIDALAMNYA: 1.JENIS BELAJAR MANA YANG DIGUNAKAN 2.PENDEKATAN BELAJAR (PAEDAGOGY VS ANDRAGOGY) 3.METODE/TEKNIK/ALAT (KEDUANYA = ISI KURIKULUM) YANG MEMBENTUK KOMPETENSI

11 TRAININGNEED PELAKSANAANLATIHAN EVALUASILATIHAN DESIGNLATIHAN TUJUANLATIHAN

12 1.SARINGAN KEMAMPUAN 2.SARINGAN FILOSOFIS 3.SARINGAN PSIKOLOGIS 4.TIK TERPILIH 5.MENDESIGN PROSES BELAJAR 6.PENGALAMAN BEKERJA

13 (DAN TRAINING NEEDS ASSESMENT) (CONT0H; JABATAN KETUAKPPS ) (CONT0H; JABATAN KETUAKPPS ) TUGAS POKOK URAIAN TUGAS KEMAMPUAN KERJA PATOKAN (KKP) KEMAMPUAN KERJA NYATA (KKN) KEADAAN DESKREPANSI KERJA KONDISI PELAKSANAAN TUGAS KEBUTUH AN LATIHAN MAJOR TASK URAIAN TUGAS POKOK/ DAFTAR PEKER JAAN URAIAN DAFTAR KEWAJIBAN RINCI YANG SENYATANYA(ADA/TIDAK) JIKA ADA DESKREPANSI ( INI MRPKN KESIMPULAN YANG MENGARAH PADA ALASAN MENGAPA DIPERLUKAN LATIHAN) Perlu/ Tidaknya latihan sebagai solusi 1 – 3 = LINGKUP ANALISA JABATAN 3 – 7 = LINGKUP TRAINING NEEDS ASSESMENT

14 (LEONARD NADLER) IDENTIFIKASI KEBUTUHAN ORANG PELAKSANAANLATIHAN PENYIAPAN SARANA PRASARANA PENETAPAN STRATEGI LATIHAN PENYUSUNANKURIKULUM PERUMUSAN TUJUAN LATIHAN IDENTIFIKASI KEBUTUHAN LATIHAN SPESIFIKASITUGAS

15 TRAININGNEEDSPROSESTRAINING INPUTOUTPUTIMPACT ASSESMENT APPRAISAL MONITORINGEVALUASI VALIDASI WILAYAH PENGEMBANGAN ORGANISASI/HRD WILAYAH DIKLAT/PELATIHAN  TRAINEES  TRAINERS  KURIKULUM  SASARANA PRASARANA  DANA  STRATEGI LATIHAN  TRAINEES YANG KOMPETEN  ADDED VALUE (P.K.S)  PRESTASI KERJA

16 TRAINING -LEARNING ACTIVITIES -CRITERION CHECK ADDITIONAL LEARNING ACTIVITIES ACTIVITIES TUJUANLATIHAN

17 FORMATIF DAN SUMATIF LEBIH DITEKANKAN PADA APA YANG AKAN DIUKUR; BUKAN PADA WAKTUNYA KAPAN EVALUASI FORMATIF MENGEVALUASI KOMPONEN-KOMPONEN MATERI YANG DIPELAJARI (BIASANYA DILAKUKAN SELAMA PROSES) CONTOH:QUIZ 1,2,3 DAN SETERUSNYA QUIZ 1 DAPAT DIGUNAKAN UNTUK UMPAN BALIK TERHADAP KEGIATAN SEBELUMNYA EVALUASI SUMATIF  MENGEVALUASI KESELURUHAN DARI PELAJARAN YANG DIBERIKAN  JENIS SOAL EVALUASI JUGA MENUNJUKKAN APAKAH TES FORMATIF/SUMATIF  MISALNYA SOAL YANG FORMATIF BIASANYA JUGA BERUPA PENGGALAN-PENGGALAN SAJA, SEBALIKNYA SUMATIF LEBIH BERSIFAT KOMPREHENSIF

18 LAKUKAN SIMPULKAN UNGKAPKAN URAIKAN/ANALISA (TERAPKAN) 3 PROSES PENGALAMAN BERSTRUKTUR

19 B E R P I K I R (P R A K S I S)

20 KELOMPOK -BERPASANGAN DUA/TIGA -KELOMPOK SEDANG/KECIL -KELOMPOK BESAR INDIVIDUPLENO PENGALAMAN/PENGHAYATAN PELAJARAN

21 METODOLOGI PELATIHAN PELATIHAN PERAN SERTA PENDIDIKAN ORANG DEWASA

22 1.MENCIPTAKAN IKLIM UNTUK BELAJAR 2.MENYUSUN RENCANA KEGIATAN SECARA BERSAMA DAN SALING MEMBANTU 3.MENGIDENTIFIKASI MINAT DAN KEBUTUHAN 4.MERUMUSKAN TUJUAN BELAJAR 5.MERANCANG KEGIATAN BELAJAR 6.MELAKSANAKAN KEGIATAN BELAJAR 7.MENGEVALUASI HASIL BELAJAR

23 MENUNTUT ADANYA KETERLIBATAN SEMUA PIHAK:  PELATIH  FASILITATOR  PESERTA TIDAK SEMATA-MATA DIMASUDKAN AGAR ORANG “TAHU” DAN “TRAMPIL” TAPI JUGA “PAHAM”, “SADAR” DAN “MAU” MELAKSANAKAN (APA YANG TELAH DIKETAHUI DAN DAPAT DILAKUKAN)

24 BENTUK KEGIATAN MEDIA SIMULASI TELAAH KASUS DAFTAR ISIAN DISKUSI/KERJA KELOMPOK SEMINAR/PANELCERAMAH\ PRAKTEK KERJA DLL ALAT-ALAT PERMAINAN, SINOPSIS, LEMBAR PENGAMATAN BAHAN TERTULIS, SLIDES, FOTO, GAMBAR, FILM BERKAS DAFTAR ISIAN TAPE RECORDER, MATERI LATIHAN, DLL FLEKSIBEL FLEKSIBEL

25 (TABEL STRUKTUR JABATAN) PEKERJAAN: PENYULUH PERTANIAN TUGAS POKOK UKURAN TUGAS URAIAN TUGAS KEADAAN YANG SEBENARNYA JARAK KINERJA DAN KEMAMPUAN ALASAN PERLU LATIHAN ADATIDAKYATIDAK COBA LAKUKAN ISTILAH LAIN: DISKREPANSI KEMAMPUAN KERJA (DKK)

26  SELISIH KEMAMPUAN KERJA DENGAN YANG DITUNTUT OLEH JABATANNYA  JARAK KETIDAKSESUAIAN ANTARA KEMAMPUAN KERJA:  CARA MELIHAT PERBANDINGAN ANTARA (A) : (B)  UNTUK MENGETAHUI APAKAH PERLU PELATIHAN/TIDAK DISCREPANCY KEMAMPUAN DALAM LATIHAN YANG SUDAH DIMILIKI (A) YANG SEHARUSNYA DILAKUKAN/DIMILIKI (B)

27 PERENCANAAN LATIHAN “MODEL DISCREPANCY” 1.ANALISIS JABATAN/PEKERJAAN 2.PENGAMBILAN KEPUTUSAN UNTUK LATIHAN 3.SETTING TUJUAN LATIHAN 4.DESIGN TRAINING/LATIHAN 5.PELAKSANAAN LATIHAN 6.EVALUASI

28 PENGGUNAAN PROGRAM LATIHAN 1.PEMAHAMAN FILOSOFI PBM  (GAYA BELAJAR INDIVIDU: APA, DAMPAK, MANFAAT) 2.ANALISIS KEBUTUHAN  (7 MACAM) 3.UMPAN BALIK  (4 TAHAP: SAJIKAN DATA, PERSETUJUAN, IMPLIKASI, KEPUTUSAN) 4.DESIGN PROGRAM LATIHAN 5.PENGEMBANGAN PROGRAM LATIHAN  (LESSON PLANNS, STRATEGI PBM, MEDIA, MATERI) 6.PELAKSANAAN PROGRAM LATIHAN  (5 FASE: LINGKUNGAN BELAJAR, METODE YANG COCOK, BAHAN DAN MEDIA, TUJUAN INSTRUKSIONAL, KEGIATAN PBM) 7.PENGELOLAAN 8.EVALUASI  (EFEKTIFITAS LATIHAN: VALIDITAS, RELIABILITAS, UTILITAS) 9.PERTANGGUNGJAWABAN  (CEK DAN PERTANGGUNGJAWABKAN BAHWA: TUJUAN LATIHAN TERCAPAI, SELURUH KEGIATAN YANG DIRENCANAKAN DILAKSANAKAN, EFEKTIF DAN EFISIEN)

29 PENGUKURAN DAN PENILAIAN KESENJANGAN SITUASI YANG ADA DENGAN KEADAAN YANG DIINGINKAN  SIFAT PERSOALAN  YANG MEMPENGARUHI PERSOALAN  JUMLAH ORANG YANG MENGALAMI PERSOALAN  BENTUK DEFISIENSI KINERJA  APA YANG HARUS DIKERJAKAN TAPI TIDAK TERJADI/TIDAK DIKERJAKAN  APA YANG DILAKUKAN PADAHAL MESTINYA TIDAK DILAKUKAN

30  INDIVIDUAL SELF FULFILLMENT  INDIVIDUAL APPRAISAL  SISTIM DISKREPANSI  DIAGNOSTIK  ANALITIK  DEMOKRATIK 1.WAWANCARA 2.QUESTIONAIR 3.TEST 4.FGD 5.DATA SEKUNDER (LAPORAN) 6.PERFORMANCE REVIEW 7.CHECK LIST

31 PEMBAGIAN TUGAS HICKERSEN : BAB 1+6 JALIL BAB 3 > EMY BAB 2 > BAWONO BAB 5 > IMAM BAB 4 > SIGIT TRACY ( MANAGING): TARTO (6) +YOS (7) GILEY /JERY : URIP + PURWANTO LAIRD : RUDI +ARFIAN TRACY ( DESIGNING) : MICHEL

32 TAKSONOMI TUJUAN PENDIDIKAN RAVIK KARSIDI (S2 PENYULUHAN PEMBANGUNAN, 2009)

33 (1) KNOWLEDGE (Pengetahuan)  Mendefinisikan  Mendeskripsikan  Mengidentifikasikan  Mendaftarkan  Menjodohkan  Menyebutkan  Menyatakan (status)  Mereproduksi (Pengetahuan)  Mendefinisikan  Mendeskripsikan  Mengidentifikasikan  Mendaftarkan  Menjodohkan  Menyebutkan  Menyatakan (status)  Mereproduksi (Pemahaman) Mempertahankan Membedakan Menduga (estimate) Menerangkan Memperluas Menyimpulkan Menggeneralisasi Memberikan contoh Menuliskan kembali Memperkirakan (Pemahaman) Mempertahankan Membedakan Menduga (estimate) Menerangkan Memperluas Menyimpulkan Menggeneralisasi Memberikan contoh Menuliskan kembali Memperkirakan (Aplikasi) Mengubah Menghitung Mendemonstrasikan Menemukan Memanipulasikan Memodifikasikan Mengoperasikan Meramalkan Menyiapkan Menghasilkan Menghubungkan Menunjukan Memecahkan Menggunakan (Aplikasi) Mengubah Menghitung Mendemonstrasikan Menemukan Memanipulasikan Memodifikasikan Mengoperasikan Meramalkan Menyiapkan Menghasilkan Menghubungkan Menunjukan Memecahkan Menggunakan (2) COMPREHENSION (3) APLICATION KAWASAN KOGNITIF

34 (4) ANALYSIS (Analisis)  Memperinci  Menyusun Diagram  Membedakan  Mengidentifikasikan  Mengilustrasikan  Menyimpulkan  Menunjukan  Menghubungkan  Memilih  Memisahkan  Membagi (subdevides) (Analisis)  Memperinci  Menyusun Diagram  Membedakan  Mengidentifikasikan  Mengilustrasikan  Menyimpulkan  Menunjukan  Menghubungkan  Memilih  Memisahkan  Membagi (subdevides) (Sintesis) Mengkategorisasi Mengkoordinasi Mengarang Menciptakan Membuat Desain Menjelaskan Memodifikasikan Mengorganisasi Menyusun Membuat Rencana Mengatur Kembali Merekonstruksikan Menghubungkan Mereorganisasi Merevisi, menulis, kembali menuliskan, menceritakan (Sintesis) Mengkategorisasi Mengkoordinasi Mengarang Menciptakan Membuat Desain Menjelaskan Memodifikasikan Mengorganisasi Menyusun Membuat Rencana Mengatur Kembali Merekonstruksikan Menghubungkan Mereorganisasi Merevisi, menulis, kembali menuliskan, menceritakan (Evaluasi) Menilai Membandingkan Menyimpulkan Mempertahankan Mengkritik Mendeskripsikan Membedakan Menerangkan Memutuskan Menafsirkan Menghubungkan Membantu (supports) (Evaluasi) Menilai Membandingkan Menyimpulkan Mempertahankan Mengkritik Mendeskripsikan Membedakan Menerangkan Memutuskan Menafsirkan Menghubungkan Membantu (supports) (5) SYNTHESIS (6) EVALUATION KAWASAN KOGNITIF

35 (1) IMITATION (Peniruan) Meniru gerak yang telah diamati (Peniruan) Meniru gerak yang telah diamati (Penggunaan) Menggunakan konsep untuk melakukan gerak (Penggunaan) Menggunakan konsep untuk melakukan gerak (Ketepatan) Melakukan gerak dengan teliti dan benar (Ketepatan) Melakukan gerak dengan teliti dan benar (2) MANIPULATION (3) PRECISION KAWASAN PSIKOMOTOR

36 (4) ARTICULATION (Perangkaian) Merangkaikan berbagai gerakan secara berkesinambungan (Perangkaian) Merangkaikan berbagai gerakan secara berkesinambungan (Naturalisasi) Melakukan gerak secara wajar dan efisien (Naturalisasi) Melakukan gerak secara wajar dan efisien (5) NATURALISATION KAWASAN PSIKOMOTOR

37 (1) RECIEVING (Pengenalan) Ingin Menerima Ingin Menghadiri Sadar akan suatu situasi objek, fenomena (Pengenalan) Ingin Menerima Ingin Menghadiri Sadar akan suatu situasi objek, fenomena (Pemberian Respon) Aktif hadir berpartisipasi (Pemberian Respon) Aktif hadir berpartisipasi (Penghargaan terhadap Nilai) Menerima nilai- nilai Setia kepada nilai-nilai Memegang teguh nilai-nilai (Penghargaan terhadap Nilai) Menerima nilai- nilai Setia kepada nilai-nilai Memegang teguh nilai-nilai (2) RESPONDING (3) VALUING KAWASAN AFEKTIF

38 (4) ORGANIZATION (Pengorganisasian) Menghubungkan nilai- nilai dengan yang telah dipegangnya Mengintregasikan nilai tersebut ke dalam hidupnya (Pengorganisasian) Menghubungkan nilai- nilai dengan yang telah dipegangnya Mengintregasikan nilai tersebut ke dalam hidupnya (Pengamalan) Internalisasi nilai-nilai menjadi pola hidup (Pengamalan) Internalisasi nilai-nilai menjadi pola hidup (5) CHARACTERIZATION KAWASAN AFEKTIF

39


Download ppt "PENERAPAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (SEJAUHMANA FUNGSI INI DILAKUKAN)  PERENCANAAN (PLANNING)  PENETAPAN TUJUAN  PENETAPAN STRATEGI  PENGEMBANGAN RENCANA."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google