Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TUGAS KEWARGANEGARAAN MENCATAT POIN TENTANG DEMOKRASI DALAM FILM “WAKIL RAKYAT” Oleh : Agustin Retno Dewi (201110201001) PSIK 2A.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TUGAS KEWARGANEGARAAN MENCATAT POIN TENTANG DEMOKRASI DALAM FILM “WAKIL RAKYAT” Oleh : Agustin Retno Dewi (201110201001) PSIK 2A."— Transcript presentasi:

1 TUGAS KEWARGANEGARAAN MENCATAT POIN TENTANG DEMOKRASI DALAM FILM “WAKIL RAKYAT” Oleh : Agustin Retno Dewi ( ) PSIK 2A

2 SINOPSIS FILM Bagyo (Tora Sudiro) dituduh mengacau acara rakernas sebuah partai besar pimpinan Zainuddin (Joe Project P). Karena insiden itu Bagyo harus kehilangan pekerjaannya. Musibah itu membuat rencana pernikahannya dengan Ani (Revalina S. Temat) terancam batal. Apa lagi Abdul (Jaja Mihardja), ayah Ani memang tidak menyukainya. Bagyo terpaksa harus mencari cara untuk mewujudkan impiannya bersama Ani. Hingga Bagyo harus menjual motornya, demi memenuhi keinginannya untuk melamar Ani. Tetapi setelah menjual motor, bukan uang yang didapat, malah kehilangan kedua-duanya. Bagyo dijambret ketika hendak pulang ke kontrakannya setelah menjual motornya. Bagyo mengejar jambretnya dan naasnya, dia dikroyok oleh sekawanan jambret itu. Setelah menghajar Bagyo, sekawanan jambret itu hendak menjambret Atika, seorang artis terkenal. Aksi jambret kali ini berhasil digagalkan oleh Bagyo, hingga akhirnya Atika selamat dari para penjambret.

3 Bagyo disanjung sebagai pahlawan. Namanya langsung jadi buah bibir di berbagai media nasional maupun daerah. Ketenaran Bagyo dimanfaatkan oleh sebuah partai politik papan atas untuk menggaet dukungan massa. Bagyo dirayu oleh sang ketua partai, Wibowo (Tarzan) dan asistennya Dani (Dwi Sasono). Ditemani bekas anak buahnya yang bernama Jereng (Vincent Rompies) Ia pun berangkat untuk berkampanye di Wadasrejo, sebuah daerah terpencil yang rakyatnya hidup serba kekurangan. Ternyata masyarakat Wadasrejo tidak mengenal sosoknya sama sekali. Bagyo harus mencari akal untuk memperkenalkan diri dan menarik simpati warga. Bagyo menemukan kenyataan lain yang lebih penting daripada nama besar dan popularitas. Masyarakat desa lebih tahu apa yang paling mereka butuhkan.

4 POIN - POIN DEMOKRASI FILM POSITIF Pemilu yang langsung dipilih oleh rakyat Kebebasan mengemukakan pendapat NEGATIF Mementingkan kepentingan kelompok daripada rakyat, meski saat kampanye mengatas namakan rakyat Cerminan demokratis yang buruk dengan kampanye memberikan uang Pemanfatan popularitas untuk mencalonkan sebagai caleg Caleg yang dicalonkan tidak mempunyai kemampuan sebagai anggota legislatif.

5 TERIMA KASIH


Download ppt "TUGAS KEWARGANEGARAAN MENCATAT POIN TENTANG DEMOKRASI DALAM FILM “WAKIL RAKYAT” Oleh : Agustin Retno Dewi (201110201001) PSIK 2A."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google