Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Tujuan Instruksional 1.Mengetahui kebijakan pengembangan tenaga kesehatan 2.Mengetahui jenis-jenis tenaga kesehatan dan masalahnya 3.Mengetahui berbagai.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Tujuan Instruksional 1.Mengetahui kebijakan pengembangan tenaga kesehatan 2.Mengetahui jenis-jenis tenaga kesehatan dan masalahnya 3.Mengetahui berbagai."— Transcript presentasi:

1 Tujuan Instruksional 1.Mengetahui kebijakan pengembangan tenaga kesehatan 2.Mengetahui jenis-jenis tenaga kesehatan dan masalahnya 3.Mengetahui berbagai metode pengembangan tenaga kesehatan 4.Mengetahui tahapan proses perencanaan pengembangan tenaga kesehatan

2 P Pengembangan sdm secara umum diartikan sebagai proses peningkatan kualitas tenaga dari aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap dari tenaga dengan tujuan agar mereka efektip, efisien dan produktif dalam bekerja

3 1. Kebiasaan membuang barang yang sebenarnya masih bisa digunakan (throw away society), manusia menjadi boros dan memerlukan banyak uang Hal itu memacu mereka untuk bekerja lebih keras sehingga kehidupan sosial dan keagamaan semakin berkurang. Orang semakin kurang terlibat dengan kegiatan bermasyarakat, baik dengan tetangga maupun masyarakat yang lebih luas. 2. Keadaan yang demikian juga dipacu oleh kebiasaan masyarakat untuk sering berpindah tempat kerja dan tempat tinggal (the new nomad). Orang tidak suka membentuk hubungan yang intim dengan tetangga dan masyarakat. Kehidupan sosial berubah bentuk tidak lagi dalam wujud “ikatan fungsional” tetapi lebih bersifat “hubungan fungsional” yang hanya melihat kaitan dirinya dengan orang lain dalam hubungan kerja semata-mata. Sifat manusia menjadi modularman 3. Akibat dari industrialisasi adalah deversity, kebhinekaan dalam merk dan model suatu jenis produk telah membuat manusia menjadi bingung untuk memilih produk yang telah dibelinya. Semua hal tersebut menimbulkan “stress” di dalam kehidupan manusia yang selanjutnya akan mempengaruhi kualitas manusia dalam kehidupannya (Djamaluddin A., 1990: 5).

4 1.Masih rendahnya tingkat pendayagunaan sumber daya manusia yang ditandai oleh tingkat pengangguran semakin tinggi 2.Produktivitas sumber daya manusia yang harus ditingkatkan terutama dalam menghadapi perubahan ekonomi dan perkembangan teknologi yang semakin cepat. 3.Masalah besarnya kesenjangan sosial ekonomi masyarakat baik antar kelompok maupun antar daerah. 4. Penyebaran sumber daya manusia masih belum merata. 5. Masih rendahnya tingkat kesesuaian dan keserasian dunia pendidikan dengan dunia kerja.

5 Menurut Muh. Tholchah Hasan (1987: ) bahwa ada 3 (tiga) yang harus diperhatikan dalam usaha meningkatkan kualitas manusia, yaitu: 1. Dimensi kepribadian sebagai manusia, yaitu kemampuan untuk menjaga integritas, termasuk sikap, tingkah laku, etika dan moralitas 2. Dimensi produktivitas, yang menyangkut apa yang dihasilkan oleh manusia baik dalam jumlah maupun kualitas yang semakin baik 3. Dimensi kreativitas, yaitu kemampuan sesorang untuk berfikir inovatif dan berbuat kreatif,

6  Productivity  Quality  Morale  Human Resources Planning  Indirect Compensation  Health & Safety  Obsolence Prevention  Personal Growth

7  Pengembangan tenaga kesehatan perlu diwujudkan sebagai bagian dari pembangunan nasional yang berwawasan kesehatan  Unsur-unsur pengembangan tenaga kesehatan harus saling menunjang meliputi perencanaan sdm kesehatan pendayagunaan, serta pendidikan dan pelatihan  Perencanaan Tenaga kesehatan perlu melandaskan pada dasar pembangunan kesehatan yang mengutamakan peningkatan dan pemerataan kesehatan yang berorientasi pada upaya promotif dan preventif  Pendayagunaan tenaga kesehatan perlu mengutamakan pemerataan dan peningkatan karir dalam rangka desentralisasi dan globalisasi  Pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan perlu mengutamakan pada tersedianya sdm yang bermutu dan peningkatan profesionalisme

8  Tenaga kesehatan yang profesional adalah tenaga yang terampil dan berkeahlian  Dari segi perencanaannya maka diperlukan adanya standar kompetensi. Karena sifat pekerjaannya adalah pelayanan maka sebelum ditentukan standar kompetensi ditentukan dulu standar pelayanan  Dengan adanya standar pelayanan dan standar kompetensi maka dapat ditentukan standar pendidikan dan pelatihannya

9  Faktor Internal :  Visi-misi organisasi  Strategi  Sifat dan jenis kegiatan  Tehnologi yang digunakan  Faktor Eksternal  Kebijakan pemerintah  Sosio-budaya masyarakat  Perkembangan IPTEK

10  Pengembangan sdm melalui diklat  Pengembangan sdm melalui penugasan  Pengembangan sdm melalui mutasi dan promosi  Pengembangan sdm melalui sistem karir  Pengemabangan sdm melalui GKM  Pengembangan sdm melalui Waskat / Pembinaan

11  Pendidikan & Pelatihan adalah proses pembelajaran dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja pegawai pada saat ini ( sekarang )  Leonard Nadler ( 1980 ) mendefinisikan pendidikan dan pelatihan sebagai pengalaman pembelajaran yang disiapkan oleh organisasi untuk meningkatkan kinerja pegawai pada saat sekarang.

12  Meningkatkan kesetiaan dan ketaatan pegawai terhadap ketentuan peraturan dan kebijaksanaan perusahaan, negara dan pemerintah  Menanamkan kesamaan pola pikir yang dinamis dan rasional agar pegawai memiliki wawasan yang luas untuk pelaksanaan tugas-tugasnya  Meningkatkan pengetahuan, keahlian / ketrampilan serta pembentukan sikap dan kepribadian pegawai

13  Pengembangan sdm melalui Pelatihan  Pengembangan sdm melalui Built in Training  Pengembangan sdm melalui Penugasan  Pengembangan sdm melalui Mutasi dan Promosi  Pengembangan sdm melalui Sistem Karier  Pengembangan sdm melalui GKM  Pengembangan sdm melaui Built in Control Non Diklat

14  Ditinjau dari sudut waktu pelaksanaannya jenis pelatihan sdm dalam organisasi kerja dapat dibedakan atas 3:  Pelatihan pra-tugas ( pre-sevice training )  Pelatihan dalam tugas ( in-service training )  Pelatihan purna tugas ( post service training )  Pelatihan pratugas diberikan kepada pegawai baru yang sifatnya pembekalan agar mereka tidak canggung menghadapi pekerjaannya  Pelatihan dalam tugas adalah pelatihan bagi pegawai untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan tugas yang selama ini dilaksanakannya  Pelatihan purna tugas adalah pelatihan yang diberikan kepada pegawai yang akan memasuki masa pensiun

15 Analisis Kinerja Analisa Kebutuhan Pengembangan Analisis Sumber Daya Perencanaan Implementasi Evaluasi

16 Standar Kinerja Kinerja Gap Masalah Bukti Masalah Penyebab Masalah Solusi Non DiklatDiklat

17  Analisa Organisasional  Tujuan dan sasaran organisasi  Kondisi Organisasi (kondisi kerjan,efektivitas,efisiensi dan kepuasan kerja )  Analisa Operasional  Hasil Analisa Pekerjaan  Telaah kerja/catatan Kerja  Analisa Personalia  Kompetensi sdm  Hasil penilaian pelaksanaan pekerjaan  Hasil test rekrutmen

18  Sumber Daya Manusia  Instruktur  Panitia  Trainee ( Peserta Latih )  Sumber Daya Keuangan  Sarana dan Fasilitas  Sarana pelatihan  Fasiitas pendukung proses belajar-mengajar


Download ppt "Tujuan Instruksional 1.Mengetahui kebijakan pengembangan tenaga kesehatan 2.Mengetahui jenis-jenis tenaga kesehatan dan masalahnya 3.Mengetahui berbagai."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google