Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TopiK  UKURAN PEMUSATAN  Mean  Median  Modus  Geometric mean  UKURAN LETAK  Kuartil  Desil  Persentil.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TopiK  UKURAN PEMUSATAN  Mean  Median  Modus  Geometric mean  UKURAN LETAK  Kuartil  Desil  Persentil."— Transcript presentasi:

1 TopiK  UKURAN PEMUSATAN  Mean  Median  Modus  Geometric mean  UKURAN LETAK  Kuartil  Desil  Persentil

2 Ringkasan Ukuran Ukuran Pemusatan Mean Median Modus Geometric Mean Ringkasan Ukuran UKURAN LETAK Desil Persentil Kuartil

3 SRI SULASMIYATI, S.SOS UKURAN PEMUSATAN 1.MODUS ( Mo ) 2.MEDIAN ( Me ) 3.MEAN ( ) 1. MODUS Adalah nilai dari suatu kelompok yang paling banyak muncul ( mempunyai frekwensi tertinggi ) Suatu distribusi mungkin tidak memiliki modus atau bahkan memiliki lebih dari 1 modus. Kalau 2 modus disebut biomodal, sedangkan kalau lebih dari 2 modus disebut multi modal. a. 6, 3, 6, 6, 7, 3, 7, 7, 3 b. 3, 3, 7, 6, 5, 6, 3, 4, 2, 6, 6, 2, 3, 7, 7, 6, 5, 3, 3 6 7 ☼ ☼ ☼ ☼ ☼ ☼ ☼ ☼ ☼ ●●●●●●●●●● 2 3 4 5 6 7 ●●●● ● ●●●● ●●●●●● ●●●●●●●●●● bimodal Tidak ada modus

4 SRI SULASMIYATI, S.SOS Contoh : 3, 3, 5, 4, 3, 3, 6, 5, 3, 3, 2, 6, 3, 4, 5  n = 15 Data diatas diurutkan terlebih dahulu ( di array ) sehingga menjadi : 2, 3, 3, 3, 3, 3, 3, 3, 4, 4, 5, 5, 5, 6, 6 1 7 2 3 2 dari nilai pengamatan diatas nilai yang paling sering muncul adalah nilai 3 yaitu sebanyak 7 kali muncul UN-GROUPED DATA NILAI PENGAMATAN FREKWENSI FF KUM 2345623456 1723217232 1 8 10 13 15 GROUPED DATA NOKLAS INTERVAL TTKFF KUM 123123 1 - 2 3 - 4 5 - 6 1,5 3,5 5,5 195195 1 10 15

5 SRI SULASMIYATI, S.SOS UN-GROUPED DATA NILAI PENGAMATAN FREKWENSI FF KUM 2 3 4 5 6 1723217232 1 8 10 13 15 Mo Dari data diatas frekuensi tertinggi adalah 7 yang menunjukkan pada nilai 3 Jadi modusnya = 3 2 3 4 5 6 ● ● ● ● ● f 10 8 6 4 2 0 ●●●●●●●●●● ● ● ● ● ● F kum 15 12 9 6 3 0 ●●●●●●●●●● ● ● 0,5 2,5 4,5 6,5 8 4 9 5

6 SRI SULASMIYATI, S.SOS GROUP DATA NOKLAS INTERVAL TTKFF KUM 123123 1 - 2 3 - 4 5 - 6 1,5 3,5 5,5 195195 1 10 15 Pada group data, modus dapat dicari dengan rumus : Dimana : X bb = nilai tepi bawah klas modus da = selisih frek klas Mo dengan klas sebelumnya db = selisih frek klas Mo dengan klas sesudahnya i = interval klas da = 9 – 1 = 8 ( selisih frek klas Mo dengan klas sebelumya ) db = 9 – 5 = 4 ( selisih frek klas Mo dengan klas sesudahnya ) Berdasarkan data diatas :

7 SRI SULASMIYATI, S.SOS 2. MEDIAN ( Me ) adalah nilai tengah dari sekelompok nilai yang telah diurutkan terlebih dahulu Xi2 3 3 3 3 3 3 4 4 5 5 5 6 6 Posisi ke1 2 3 4 5 6 7 9 10 11 12 13 14 15 3838 Untuk menentukan letak median dapat dicari dengan : Apabila jumlah n = ganjil seperti contoh diatas, maka posisi Jadi nilai Me = 3 Nilai pengamatan Frekuwensi fF kum 2345623456 1723217232 1 8 10 13 15 Me

8 SRI SULASMIYATI, S.SOS Apabila jumlah n = genap, misalnya 6, maka posisi Me Berarti nilai Me diantara posisi ke - 3 dan ke - 4 X15 20 25 30 35 40 Posisi ke 1 2 3 4 5 6 Posisi ke 3,5  Me = 27,5 Untuk posisi Median dicari dengan n/2 saja sehingga perhitungannya adalah : Dimana : X bb = nilai tepi bawah klas Me f kum b = frek kumulatif klas sebelumnya f Me = frek kelas Me

9 SRI SULASMIYATI, S.SOS NOKLAS INTERVAL TTKFF KUM 123123 1 - 2 3 - 4 5 - 6 1,5 3,5 5,5 195195 1 10 15 Contoh : 15 12 9 6 3 0 ---------- 0,5 2,5 4,5 6,5,, n / 2 = 7,5 Me = 3,94 ● ● ● ● 1 10 15

10 SRI SULASMIYATI, S.SOS 3. MEAN Adalah rata – rata keseluruhan nilai pengamatan yaitu sebuah nilai yang khas untuk mewakili suatu himpunan data. UN – GROUP DATA Nilai pengamatan Frekuwensi ff kumfx 2345623456 1723217232 1 8 10 13 15 2 21 8 15 12 1558 

11 SRI SULASMIYATI, S.SOS GROUP DATA NOKLAS INTERVAL TTKFF KUM uf u 123123 1 - 2 3 - 4 5 - 6 1,5 3,5 5,5 195195 1 10 15 0 1 0 5 154 Dimana : = titik tengah klas dengan frekuensi terbesar 

12 SRI SULASMIYATI, S.SOS Hubungan antara Mo, Me dan - Untuk distribusi frekuensi yang mempunyai kurva simetris dengan 1 puncak saja, maka X = Mo = Me - Apabila kurva menceng kekiri maka nilai X paling besar -Apabila kurva menceng ke kanan maka nilai X paling kecil X = Mo = Me X < Me < MoMo { "@context": "http://schema.org", "@type": "ImageObject", "contentUrl": "http://images.slideplayer.info/3948578/12/slides/slide_11.jpg", "name": "SRI SULASMIYATI, S.SOS Hubungan antara Mo, Me dan - Untuk distribusi frekuensi yang mempunyai kurva simetris dengan 1 puncak saja, maka X = Mo = Me - Apabila kurva menceng kekiri maka nilai X paling besar -Apabila kurva menceng ke kanan maka nilai X paling kecil X = Mo = Me X < Me < MoMo

13 SRI SULASMIYATI, S.SOS Untuk mencari rata – rata hitung yang diperhitungkan dengan bobotnya, maka :  Contoh : nilai mahasiswa adalah sbb - matematika 80 ( 2 sks ) - statistik 86 ( 3 sks ) - bhs. Inggris 72 ( 2 sks ) - pancasila 70 ( 1 sks ) Berapa nilai rata – ratanya ? Maka :

14 SRI SULASMIYATI, S.SOS LATIHAN 1.Dari 100 orang karyawan PT. ABC masing-masing menerima upah sbb : 25 orang masing-masing Rp 15.000,- / minggu 35 orang masing-masing Rp 20.000,- / minggu 40 orang masing-masing Rp 30.000,- / minggu Dari data diatas tentukan : a. Rata-rata upah per minggu b. Rata-rata upah per minggu jika standart upah terendah adalah Rp 20.000,- 2. Dari data disamping, cobalah anda : a. menghitung Modus, Median dan Rata-rata Hitungnya b. tunjukkan dalam gambar / grafik c. bagaimana hubungan ketiganya pada grafik KLAS INTERVAL F 10 - 14 15 - 19 20 - 24 25 - 29 30 - 34 35 - 39 40 - 44 10 25 30 15 10 5 100 3.Carilah Median dan Rata-rata dari nilai ujian di bawah ini : 76, 62, 82, 87, 92


Download ppt "TopiK  UKURAN PEMUSATAN  Mean  Median  Modus  Geometric mean  UKURAN LETAK  Kuartil  Desil  Persentil."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google