Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Emergency Langsung ke UGD RS Rujuk / Rujuk Balik Alur Pelayanan Kesehatan Peserta Bawa Kartu PUSKESMAS / Dokter Keluarga RUMAH SAKIT.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Emergency Langsung ke UGD RS Rujuk / Rujuk Balik Alur Pelayanan Kesehatan Peserta Bawa Kartu PUSKESMAS / Dokter Keluarga RUMAH SAKIT."— Transcript presentasi:

1 Emergency Langsung ke UGD RS Rujuk / Rujuk Balik Alur Pelayanan Kesehatan Peserta Bawa Kartu PUSKESMAS / Dokter Keluarga RUMAH SAKIT

2 Manfaat Jaminan Kesehatan * RJTP, RITP, RJTL dan RITL serta pelayanan kesehatan lain yang ditetapkan Menteri Pasal 22 ayat 1 dan 2 UU Nomor 40 Tahun 2004

3 Pelayanan Rawat Jalan Tingkat Pertama merupakan pelayanan kesehatan non spesialistik di PUSKESMAS/DOKKEL meliputi: a.administrasi pelayanan; b.pelayanan promotif dan preventif; c.pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi medis; d.tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif; e.pelayanan obat dan bahan medis habis pakai; f.transfusi darah sesuai dengan kebutuhan medis; g.pemeriksaan penunjang diagnostik laboratorium tingkat pratama; h.Rawat Inap Tingkat Pertama sesuai dengan indikasi medis. Pelayanan Rawat Jalan Tingkat Pertama merupakan pelayanan kesehatan non spesialistik di PUSKESMAS/DOKKEL meliputi: a.administrasi pelayanan; b.pelayanan promotif dan preventif; c.pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi medis; d.tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif; e.pelayanan obat dan bahan medis habis pakai; f.transfusi darah sesuai dengan kebutuhan medis; g.pemeriksaan penunjang diagnostik laboratorium tingkat pratama; h.Rawat Inap Tingkat Pertama sesuai dengan indikasi medis. Cakupan Pelayanan PERMENKES No. 71 tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan pada JKN Pasal 16

4 Pelayanan rawat inap tingkat pertama di PUSKESMAS/DOKKEL mencakup: a.rawat inap pada pengobatan/perawatan kasus yang dapat diselesaikan secara tuntas di Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama; b.pertolongan persalinan pervaginam bukan risiko tinggi; c.pertolongan persalinan dengan komplikasi dan/atau penyulit pervaginam bagi Puskesmas PONED; d.pertolongan neonatal dengan komplikasi; dan e.pelayanan transfusi darah sesuai kompetensi Fasilitas Kesehatan dan/atau kebutuhan medis. Pelayanan rawat inap tingkat pertama di PUSKESMAS/DOKKEL mencakup: a.rawat inap pada pengobatan/perawatan kasus yang dapat diselesaikan secara tuntas di Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama; b.pertolongan persalinan pervaginam bukan risiko tinggi; c.pertolongan persalinan dengan komplikasi dan/atau penyulit pervaginam bagi Puskesmas PONED; d.pertolongan neonatal dengan komplikasi; dan e.pelayanan transfusi darah sesuai kompetensi Fasilitas Kesehatan dan/atau kebutuhan medis. Cakupan Pelayanan PERMENKES No. 71 tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan pada JKN Cakupan Pelayanan PERMENKES No. 71 tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan pada JKN Pasal 18

5 Pelayanan Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan di RS meliputi : 1.Administrasi pelayanan; 2.pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi spesialistik oleh dokter spesialis dan subspesialis; 3.tindakan medis spesialistik baik bedah maupun non bedah sesuai dengan indikasi medis; 4.pelayanan obat dan bahan medis habis pakai; 5.pelayanan penunjang diagnostik lanjutan sesuai dengan indikasi medis; 6.rehabilitasi medis; 7.pelayanan darah; 8.pelayanan kedokteran forensik klinik; 9.pelayanan jenazah pada pasien yang meninggal di Fasilitas Kesehatan berupa pemulasaran jenazah dan tidak termasuk peti mati: 10.perawatan inap non intensif; dan 11.perawatan inap di ruang intensif. Revisi PERPRES No 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan Pasal 22

6 Pelayanan Kesehatan Yang Tidak Dijamin a. pelayanan kesehatan yang dilakukan tanpa melalui prosedur sebagaimana diatur dalam peraturan yang berlaku; b. pelayanan kesehatan yang dilakukan di Fasilitas Kesehatan yang tidak bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, kecuali untuk kasus gawat darurat; c. pelayanan kesehatan yang telah dijamin oleh program jaminan kecelakaan kerja terhadap penyakit atau cedera akibat kecelakaan kerja atau hubungan kerja; d. pelayanan kesehatan yang telah dijamin oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas yang bersifat wajib sampai nilai yang ditanggung oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas; e. pelayanan kesehatan yang dilakukan di luar negeri; f. pelayanan kesehatan untuk tujuan estetik; g. pelayanan untuk mengatasi infertilitas; h. Pelayanan meratakan gigi (ortodensi); i. penyakit akibat ketergantungan obat dan/atau alkohol; a. pelayanan kesehatan yang dilakukan tanpa melalui prosedur sebagaimana diatur dalam peraturan yang berlaku; b. pelayanan kesehatan yang dilakukan di Fasilitas Kesehatan yang tidak bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, kecuali untuk kasus gawat darurat; c. pelayanan kesehatan yang telah dijamin oleh program jaminan kecelakaan kerja terhadap penyakit atau cedera akibat kecelakaan kerja atau hubungan kerja; d. pelayanan kesehatan yang telah dijamin oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas yang bersifat wajib sampai nilai yang ditanggung oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas; e. pelayanan kesehatan yang dilakukan di luar negeri; f. pelayanan kesehatan untuk tujuan estetik; g. pelayanan untuk mengatasi infertilitas; h. Pelayanan meratakan gigi (ortodensi); i. penyakit akibat ketergantungan obat dan/atau alkohol; Pasal 25 Perpres 111/2013

7 Pelayanan Kesehatan Yang Tidak Dijamin j. gangguan kesehatan akibat sengaja menyakiti diri sendiri, atau akibat melakukan hobi yang membahayakan diri sendiri; k. pengobatan komplementer, alternatif dan tradisional, termasuk akupuntur, shin she, chiropractic, yang belum dinyatakan efektif berdasarkan penilaian teknologi kesehatan (health technology assessment); l. pengobatan dan tindakan medis yang dikategorikan sebagai percobaan (eksperimen); m.alat kontrasepsi, kosmetik, makanan bayi, dan susu; n. perbekalan kesehatan rumah tangga; o. pelayanan kesehatan akibat bencana pada masa tanggap darurat, kejadian luar biasa/wabah; p. biaya pelayanan lainnya yang tidak ada hubungan dengan Manfaat Jaminan Kesehatan yang diberikan. j. gangguan kesehatan akibat sengaja menyakiti diri sendiri, atau akibat melakukan hobi yang membahayakan diri sendiri; k. pengobatan komplementer, alternatif dan tradisional, termasuk akupuntur, shin she, chiropractic, yang belum dinyatakan efektif berdasarkan penilaian teknologi kesehatan (health technology assessment); l. pengobatan dan tindakan medis yang dikategorikan sebagai percobaan (eksperimen); m.alat kontrasepsi, kosmetik, makanan bayi, dan susu; n. perbekalan kesehatan rumah tangga; o. pelayanan kesehatan akibat bencana pada masa tanggap darurat, kejadian luar biasa/wabah; p. biaya pelayanan lainnya yang tidak ada hubungan dengan Manfaat Jaminan Kesehatan yang diberikan.

8 HOTLine Service : (Dea) Iin : (Pemasaran) Dita : (Pelkes TK I) Santi : (Pelkes TK Lanjutan) Febri : (Kepesertaan) BPJS Cab Pontianak : LAYANAN INFORMASI & PENGADUAN 24 JAM HALLO KEMKES


Download ppt "Emergency Langsung ke UGD RS Rujuk / Rujuk Balik Alur Pelayanan Kesehatan Peserta Bawa Kartu PUSKESMAS / Dokter Keluarga RUMAH SAKIT."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google