Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

GRAND STRATEGY & DECISION STAGE : QSPM Sobar Darmaja, MKM STIKes Indonesia Maju (STIKIM) Gedung HZ Jl. Harapan No. 50 Lenteng Agung Jakarta Selatan 12610.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "GRAND STRATEGY & DECISION STAGE : QSPM Sobar Darmaja, MKM STIKes Indonesia Maju (STIKIM) Gedung HZ Jl. Harapan No. 50 Lenteng Agung Jakarta Selatan 12610."— Transcript presentasi:

1

2 GRAND STRATEGY & DECISION STAGE : QSPM Sobar Darmaja, MKM STIKes Indonesia Maju (STIKIM) Gedung HZ Jl. Harapan No. 50 Lenteng Agung Jakarta Selatan Telp. (021) (43 – 45), Fax (021)

3 Jenis Strategi Generik Ekspansi:Penambahan & Perluasan (akselerasi aktivitas,resiko tinggi,tahap peningkatan) Stabilitas: Minimalisasi pertumbuhan, efisiensi kerja, resiko rendah, tahap kedewasaan Penciutan: stagnasi pertumbuhan, perampingan unit kerja, tahap penurunan

4 Strategi Generik Lain… Intensif : Market Development, Product Development, Market Penetration Integrasi: Forward/ Backward/Horizontal Integration Strategy Diversifikasi: Concentric/Horizontal/ Conglomerate Divers.Strat. Defensif : Joint venture, Divestiture, Liquidation strat.

5 12 PRINCIPALS GRAND STRATEGIES 1. Concentrated Growth (product, market, technology) 2. Market Development (geographic, segments) 3. Product Development (life cycle, brand name) 4. Inovation (new life cycle, exixting absolete) 5. Horizontal Integration (similar business)

6 6. Vertical Integration (forward, backward) 7. Joint Venture (competitive components) 8. Concentric Diversification (synergistic possibilities) 9. Conglomerate Diversification (financial synergy) 10. Retrenchment/Turnaround (cost, asset) 11. Divestiture (business, major component) 12. Liquidation (asset value non going conxern)

7 1.Concentrated Growth: -meningkatkan pemakaian pelanggan kini: voulume -menarik pelanggan pesaing: differensiasi - menggali pemakai baru: ikan 2.Market Development: -menambah pasar geografis: regional -menambah pasar kegunaan lain: industri -pasar masyarakat pengguna: distribusi 3.Product Development: -produk dengan feature baru: kemampuan -produksi tingkat kualitas: kualitas -mengembangkan model dan ukuran tambahan

8 4.Inovation: -produk dengan kemampuan lengkap: polaroid -fungsi baru: jam tangan hias -produk baru di industri yang sama: Apple PC. 5.Horizontal Integration: -akuisisi pesaing -akuisisi perusahaan lain untuk memasuki pasar -akuisisi perusahaan untuk melengkapi ragam produknya. 6.Vertical Integration: -Backwrd integration -Forward integration 7.Joint Venture kerjasama sumberdaya, fungsional dan global

9 8.Concentric Diversification Diversifikasi musiman, efisiensi biaya, fungsi. 9. Conglomerate Diversification Mengembangkan usaha berdasarkan kemampulabaan, dana berlimpah, siklus penjualan 10. Retrenchment/Turnaround cost reduction, asset reduction, low margin customer. 11. Divestiture Berdasarkan mismatch bagian tertentu, kelangkaan dana, keterhambatan perkembangan bagian tertentu. 12. Liquidation menjual kekayaan perusahaan menurut nilai aset dan tidak sebagai usaha yang masih berjalan.

10 Berdasar Pada Grand Strategy

11 The Grand Strategiy Matrix WEAK COMPETITIVE POSITION STRONG COMPETITIVE POSITION SLOW MARKET GROWTH RAPID MARKET GROWTH Quadrant II 1. Market development 2. Market penetration 3. Product development 4. Horizontal integration 5. Divestiture 6. Liquidation Quadrant I 1. Market development 2. Market penetration 3. Product development 4. Forward integration 5. Backward integration 6. Horizontal integration 7. Concentric diversification Quadrant III 1. Retrenchment 2. Concentric diversification 3. Horizontal diversification 4. Conglomerate diversification 5. Divestiture 6. Liquidation Quadrant IV 1. Concentric diversification 2. Horizontal diversification 3. Conglomerate diversification 4. Joint ventures Sumber: Adapted from Roland Christensen, Norman Berg, and Malcolm Salter, Policy Formulation and Administration (Homewood, III.: Richard D. Irwin, 1976): 16 – 18

12 Penggunaan Strategi Raya Mendasarkan pada Analisis SWOT  perkiraan sederhana unsur S,W,O,T Mendasarkan pada nilai S,W,O,T di EFE dan IFE matriks  perkalian bobot dan rating

13 Menetapkan Strategi Terpilih Memutuskan Dari Berbagai Strategi Alternatif

14 DECISION STAGE : QSPM

15 Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) Untuk menerapkan kemenarikan relatif (Relative attractiveness) dari variasi alternatif strategi Untuk memutuskan (Decision Stage) strategi implementasi terbaik Butuh Intuitive Judgement

16 NILAI AS Nilai 1: Tidak atraktif atau tak ada keterkaitan Nilai 2 : Mungkin atraktif/terkait Nilai 3 : Atraktif/Terkait Nilai 4 : Paling Atraktif/Paling terkait

17 Jika sudah didapatkan berbagai Strategi Alternatif IE, SPACE,TOWS & SWOT Matriks

18 LANGKAH PENGEMBANGAN Buat daftar SWOT (dari EFE-IFE matriks) Cantumkan bobot Pelajari hasil analisis SWOT dan tulis alternatif strategi Tentukan nilai AS ( Attractive Score) Hitung TAS ( Total Attractive Score )  perkalian bobot dan AS Hitung jumlah total TAS  urutkan dari tertinggi

19  AS (Attractive Score) = nilai keterkaitan dengan pilihan nilai terdiri dari : Nilai 1 : berarti tidak ada keterkaitan (not attractive) Nilai 2 : berarti mungkin ada keterkaitan (somewhat attractive) Nilai 3 : berarti ada keterkaitan (reasonable attractive) Nilai 4 : berarti paling terkait (highly attractive)

20 Faktor Sukses KritisBobotAlternatif Strategi Strategi IStrategi IIStrategi III ASTASASTASASTAS Peluang Ancaman Kekuatan Kelemahan Jumlahxxx

21 INGAT BERBAGAI REKOMENDASI STRATEGI

22 Strategic Alternatives for SPACE Quadrants Financial Strength CONCERVATIVEAGGRESSIVE DEFENSIVE COMPETITIVE Environmental Stability Competitive Advantage Industry Strength Harvesting Unrelated Diversification Status Quo Related Diversification Market Development Product Development Vertical Integration Divestiture Liquidation Retrenchment Penetration Enhancement Product Development Market Development Status Quo Source : Adapted from Alan J. Rowe, Richard O. Mason, Karl E. Dickel, and Neil H. Snyder, Strategic Management: A Methodological Approach, 3d ed. (Reading, Massachussets: Addison-Wesley Publishing Company, 1989), p Reprinted with permission of the publisher

23 CONCERVATIVEAGGRESSIVE DEFENSIVECOMPETITIVE Financial Strength Competitive Advantage Industry Strength Environmental Stability I I I I I I I I I I I I

24 MATRIKS INTERNAL EKSTERNAL IIIIII IVVVI VIIVIIIIX KUAT 3,0 TOTAL EFESEDANG 2,0 LEMAH 1,0 TOTAL IFE KUAT SEDANG LEMAH 4,0 (3,36) 3,02,01,0 (3,2)

25 LANGKAH PENGEMBANGAN QSPM BEBERAPA CONTOH

26 PENETAPAN STRATEGI TERPILIH JENIS MATRIKSSTRATEGI REKOMENDASISTRATEGI PILIHAN Matriks IEStrategi Grow & Build (Sel II) yaitu: Strategi Intensif Strategi Integratif Market Development Product Development Market Penetration Backward Integration Forward Integration Horizontal Integration Matriks SPACEKuadran Agresif dengan strategi: Pertumbuhan Intensif Pertumbuhan Integratif Diversifikasi, atau Kombinasi ketiganya Market Development Product Development Market Penetration Backward Integration Forward Integration Horizontal Integration Conclomerate Divers Concentric Divers Horizontal Divers Matriks TOWSStrategi Masa Depan (Future Quadrant) Market Development Product Development Market Penetration Vertical Integration Related Diversifikasi

27 Matriks SWOTSO Strategy 1. Meningkatkan standar mutu pelayanan 2. Meningkatkan kerjasama dengan pemasok 3. Mempertahankan pelanggan setia 4. Meningkatkan mutu pelayanan SDM keperawatan ST Strategy 1. Mempersiapkan diri untuk akreditasi tahap II 2. Membeli alat kesehatan dengan teknologi terbaru 3. Bekerjasama dengan unit pelayanan produk pengganti 4. Meningkatkan kerjasama dengan pihak ke tiga WO Strategy 1. Melaksanakan pelayanan berorientasi pelanggan 2. Melaksanakan manajemen pemasaran aktif WT Strategy 1. Melaksanakan pelayanan berorientasi pelanggan 2. Melaksanakan manajemen pemasaran aktif 3. Menjalin kerjasama dengan RS lain

28 STRATEGI YANG SESUAI UNTUK SEMUA LANGKAH INTENSIF DAN INTEGRATIF

29 Hasil Penyesuaian Strategi StrategiPengembangan Produk Penetrasi Pasar SO: Meningkatkan standar mutu pelayanan Meningkatkan kerjasama dengan pemasok Mempertahankan pelanggan setia Meningkatkan mutu SDM Keperawatan ST: Bersiap untuk akreditasi tahap kedua Membeli alat kesehatan yang baru Menjalin kerjasama dengan unit pelayanan pengganti Menjalin kerjasama dengan pihak ketiga WO: Melaksanakan pelayanan berorientasi pelanggan Melaksanakan pemasaran aktif WT: Melaksanakan pelayanan berorientasi pelanggan Melaksanakan pemasaran aktif Menjalin kerjasama dengan RS lain * Tanda (+) berarti sesuai dan tanda (-) berarti tidak sesuai

30 BENTUK REKOMENDASI STRATEGI INETNSIF & INTEGRATIF PENGEMBANGAN PRODUK,PENGEMBANGN PASAR & PENETRASI PASAR

31 FAKTOR SUKSES KUNCI BOBOT Strategi IntensifStrategi Integratif ASTASASTAS PELUANG 1. Kebijakan akreditasi Pendidikan masyarakat meningkat Memiliki pelanggan setia Kerjasama dengan pemasok baik ANCAMAN 1. Kebijakan globalisasi dan liberalisasi Ekonomi tidak stabil teknologi kesehatan semakin canggih menghadapi pesaing-pesaing tangguh Produk pengganti semakin banyak KEKUATAN 1. Manajemen organisasi terorganisir baik Lulus akreditasi tahap I Manajemen dan kinerja keuangan baik Memiliki nama dan citra baik Pelayanan SDM Keperawatan sangat baik Lokasi strategis KELEMAHAN 1. Pelayanan belum berorientasi pelanggan Belum ada manajemen pemasaran aktif Pengembangan RSSM bersifat konvensional Tidak memiliki dokter spesialis tetap Produktivitas unit layanan rendah Tidak ada pemisahan ruang perawatan Jumlahxxxx 6.25xxxx2.70 QSPM Pemilihan Prioritas Strategi Generik

32 FAKTOR SUKSES KUNCIBobot Pengembangan Produk Penetrasi Pasar Pengembangan Pasar AS TASAS TASASTAS PELUANG 1. Kebijakan akreditasi Pendidikan masyarakat meningkat Memiliki pelanggan setia Kerjasama dengan pemasok baik ANCAMAN 1. Kebijakan globalisasi dan liberalisasi Ekonomi tidak stabil Teknologi kesehatan semakin canggih Menghadapi pesaing-pesaing tangguh Produk pengganti semakin banyak KEKUATAN 1. Manajemen organisasi terorganisir baik Lulus akreditasi tahap I Manajemen dan kinerja keuangan baik Memiliki nama dan citra baik Pelayanan SDM Keperawatan sangat baik Lokasi strategis KELEMAHAN 1. Pelayanan belum berorientasi pelanggan Belum ada manajemen pemasaran aktif Pengembangan RSSM bersifat konvensional Tidak memiliki dokter spesialis tetap Produktivitas unit layanan rendah Tidak ada pemisahan ruang perawatan Jumlahxxx 6.35xxx6.20xxx2.00 QSPM Pemilihan Prioritas Strategi Utama

33 FAKTOR SUKSES KUNCIBobot Pengembangan Produk Penetrasi Pasar Pengembangan Pasar AS TASAS TASASTAS PELUANG 1. Kebijakan akreditasi Pendidikan masyarakat meningkat Memiliki pelanggan setia Kerjasama dengan pemasok baik ANCAMAN 1. Kebijakan globalisasi dan liberalisasi Ekonomi tidak stabil Teknologi kesehatan semakin canggih Menghadapi pesaing-pesaing tangguh Produk pengganti semakin banyak KEKUATAN 1. Manajemen organisasi terorganisir baik Lulus akreditasi tahap I Manajemen dan kinerja keuangan baik Memiliki nama dan citra baik Pelayanan SDM Keperawatan sangat baik Lokasi strategis KELEMAHAN 1. Pelayanan belum berorientasi pelanggan Belum ada manajemen pemasaran aktif Pengembangan RSSM bersifat konvensional Tidak memiliki dokter spesialis tetap Produktivitas unit layanan rendah Tidak ada pemisahan ruang perawatan Jumlahxxx 6.35xxx6.20xxx2.00 QSPM Pemilihan Prioritas Strategi Utama

34 Hasil QSPM penyesuaian strategi pengembangan produk menunjukkan urutan prioritas kegiatan yang dapat dilakukan oleh RS Setia Mitra sebagai berikut: 1. Melaksanakan pelayanan berorientasi pelanggan (6,55) 2. Meningkatkan standar mutu pelayanan (6,25) 3. Mempertahankan pelanggan setia (6,10) 4. Meningkatkan mutu SDM Keperawatan (5,60) 5. Bersiap untuk akreditasi tahap kedua (5,20) 6. Membeli dan melengkapi alat kesehatan dengan teknologi yang lebih baru (4,90)

35 Urutan prioritas kegiatan strategi untuk strategi penetrasi pasar adalah sebagai berikut: 1. Mempertahankan pelanggan setia (6,80) 2. Melaksanakan pemasaran aktif (6,60) 3. Menjalin kerjasama dengan unit-unit pelayanan pengganti (4,95) 4. Menjalin kerjasama dengan pihak ketiga (4,75) 5. Meningkatkan kerjasama dengan pemasok/suppliers (4,50) 6. Menjalin kerjasama dengan rumah sakit-rumah sakit lain (3,20)

36 Faktor Kunci Pengembangan Pelatihan Berorientasi Customer Satisfaction Pengembangan Pelatihan Tehnis Medis Kontrak Tenaga Ahli Peningkatan SIMKA Rumah Sakit Peningkatan Peran & Fungsi Komite Medik BASTAASTAASTAASTAASTA Kekuatan 1.Visi & Misi jelas. 2.Tupoksi jelas. 3.Struktur organiss yang disyahkan. 4.Jumlah SDM yang memadai. 5.Mutu pendidikan SDM baik. 0,10 0,09 0,08 0,12 0, ,30 0,18 0,16 0,48 0, ,30 0,27 0,16 0,36 0, ,30 0,27 0,16 0,24 0, ,30 0,18 0,24 0,36 0, ,30 0,36 0,32 0,44 0,30 Kelemahan 1.Sarana&prasaran yg blm memadai. 2.Rendahnya mutu Yankes oleh petugas. 3.kurangnya pemanfaatan data oleh Direktur RS. 4.Pelaksanaan Tupoksi & uraian tugas belum baik. 5.Pelaksanaan pelayanan prima belum memadai. 0,10 0,12 0,09 0,08 0, ,20 0,48 0,18 0,24 0, ,20 0,48 0,18 0,32 0, ,40 0,48 0,18 0,16 0, ,30 0,36 0,36 0,16 0, ,48 0,18 0,32 0,33 0,45 QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix)

37 Peluang 1.Kebijakan Pemda dlm alokasi anggaran kes. 2.Lokasi RSUD di daerah transit. 3.Teknologi transportasi yang memadai. 4.Potensi SDA yg mendorong pertumbuhan ekonomi. 0,15 0,10 0,13 0, ,30 0,30 0,26 0, ,45 0,40 0,26 0, ,60 0,40 0,26 0, ,60 0,30 0,39 0, ,45 0,30 0,26 0,24 Ancaman 1.Tingginya mobilitas pend. 2.Wilayah kerja yang terlalu luas. 3.Tingkat Sosial Ekonomi Masy. rendah. 4.Tingkat pemanfaatan RS oleh masyarakat yang rendah. 0,13 0,10 0,12 0, ,26 0,30 0,24 0, ,26 0,20 0,24 0, ,26 0,20 0,26 0, ,26 0,10 0,12 0, ,36 0,30 0,24 0,60 Jumlah 5,60 5,70 5,67 5,23 6,14 IV II III V I

38

39


Download ppt "GRAND STRATEGY & DECISION STAGE : QSPM Sobar Darmaja, MKM STIKes Indonesia Maju (STIKIM) Gedung HZ Jl. Harapan No. 50 Lenteng Agung Jakarta Selatan 12610."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google