Plan of Action.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PERENCANAAN PROMOSI KESEHATAN
Advertisements

MEMBANGUN Indikator Kinerja SMART
University of Wisconsin - Extension, Cooperative Extension, Program Development and Evaluation YOSEF TODARUNG Logic models
Satuan Pendidikan : SMK Mata Pelajaran : Kewirausahaan Kelas/Semester : XI/1 Materi Pokok : Tujuan Dan Sasaran Usaha Pertemuan 4 2x45 Menit Kompetensi.
PERENCANAAN USAHA Perencanaan dalam bahasa yang sederhana adalah berfikir ke depan. Dalam bisnis/usaha perencanaan adalah berfikir mengenai tujuan, strategi,
SISTEM AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH
PROGRAM PERCEPATAN AKUNTABILITAS KEUANGAN PEMERINTAH
Perencanaan Pembangunan
AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK
KURLENI UKAR Disampaikan pada
RENCANA KEGIATAN OPERASIONAL (ACTION PLAN)
PENGUKURAN EVALUASI TERHADAP INPUT, PROSES, OUTPUT DAN OUTCOME
DDTK PADA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN JEMBRANA
Pengukuran dan Evaluasi Kinerja
Alamat blog: Kedeputian II Bidang Kajian Manajemen Kebijakan dan Pelayanan Lembaga Administrasi.
ROAD MAP Kelompok IV Hardiman Maupe Ramlah Moh Guntur Nirwan Syahrul.
Penyusunan laporan akuntabilitas kinerja
FUNGSI MONITORING DAN EVALUASI
Pemasaran Sosial dalam Upaya Promkes
KEBIJAKAN PENELITIAN DISERTASI
PENGANGGARAN BERBASIS KINERJA
LANGKAH-LANGKAH GENDER ANALYSIS PATHWAY (GAP) SEBAGAI SALAH SATU INSTRUMEN PPRG Perkumpulan Aksara RT. 01 Mojosari, Kalangan, Desa Baturetno, Banguntapan,
PENGANTAR EVALUASI RPJMD KABUPATEN BANDUNG TAHUN
Pengukuran Kinerja Sektor Publik
PERENCANAAN PENDIDIKAN KESEHATAN
Dipresentasikasikan oleh
Asistensi Penguatan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Provinsi
Pengukuran Kinerja Sektor Publik
PERTEMUAN 11 HARLINDA SYOFYAN, S.Si., M.Pd
PENYUSUNAN DAN PELAPORAN KINERJA
GOAL SETTING.
KINERJA BIDAN DR YULIA YASMI,MARS.
PENYUSUSNAN RENCANA OPERASIONAL ( POA)
Indikator Kinerja Dalam Kerangka Perencanaan Strategik
PERENCANAAN PENDIDIKAN KESEHATAN
SISTEM AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH
RENSTRA SKPD BERDASARKAN PERMENDAGRI NOMOR 54 TAHUN 2010
PERENCANAAN PENDIDIKAN KESEHATAN
Semester VII/Kelas A, B, C
PERENCANAAN PENDIDIKAN KESEHATAN
PROGRAM PERCEPATAN AKUNTABILITAS KEUANGAN PEMERINTAH
Prinsip Monitoring Yang Baik
Pengembangan Komponen Promkes
PPT 4.3 MANAJEMEN BERBASIS KINERJA
PERJANJIAN KINERJA.
STRATEGI KEBIJAKAN.
Indikator Kinerja Utama (IKU)
PROGRAM MAGISTER MANAJEMEN STIE HAS
Intan Silviana Mustikawati, SKM, MPH
Biro Organisasi SETDA Prov Jabar
Penyusunan Dokumen Laporan Akuntabilitas Kinerja
UKURAN KEBERHASILAN SUATU PROGRAM NAURI ANGGITA TEMESVARI, SKM., MKM
TATA CARA PEMBUATAN TOR (Term of reference)
PENYUSUNAN INDIKATOR KINERJA UTAMA SKPD
Natanael Dwi Nugroho Metode demonstrasi.
Praktik PROMKES A. Perencanaan B. Evaluasi
TAHUN PENGERTIAN INDIKATOR KINERJA mengenai apa yang diukur  Ukuran kuantatif & kualitatif yang menggambarkan tingkat pencapaian suatu kegiatan.
AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH PERANGKAT DAERAH
public relations strategic planning
Pengukuran Kinerja Sektor Publik
AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH PERANGKAT DAERAH
Pemerintah Kabupaten Buleleng
 Kinerja (performance) adalah gambaran mengenai tingkat keberhasilan pelaksanaan suatu kegiatan /program dalam mewujudkan sasaran, tujuan, misi dan.
Kebijakan Pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Bidang Pangan
AKUNTABILITAS KINERJA
PENYUSUNAN TOR/KAK.
PENGANGGARAN BERBASIS KINERJA
Penyusunan Pelaporan Kinerja
DIREKTORAT JENDERAL BINA PEMBANGUNAN DAERAH KEMENTERIAN DALAM NEGERI
Keanekaragaman Hayati
Transcript presentasi:

Plan of Action

PLANNING EVALUATION INPUTS OUTPUTS OUTCOMES Programmatic Investments Activities/ Participation Short/Medium/ Longterm EVALUATION

URAIAN HASIL YANG INGIN DICAPAI RENCANA STRATEGIS TUJUAN STRATEGI URAIAN HASIL YANG INGIN DICAPAI INDIKATOR PROGRAM/KEGIATAN OUTCOME UKURAN

VARIABEL UNTUK MENGUKUR ? TUJUAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA Hasil yang diinginkan oleh organisasi/instansi atas pelaksanaan kebijakan, program, dan kegiatan-kegiatannya. Merupakan outcome ataupun output yang diinginkan untuk mengatasi permasalahan yang menjadi tugas dan fungsi organisasi/instansi. Hasil yang akan dicapai secara nyata oleh organisasi/instansi dalam rumusan yang lebih spesifik, terukur, dalam kurun waktu satu tahun. Mengikuti kaidah-kaidah penyusunan perencanaan pada saat menyusun perencanaan jangka menengah (RPJMN/D dan Renstra). VARIABEL UNTUK MENGUKUR ?

MENENTUKAN INDIKATOR

KINERJA KERJA Apa yang akan dihasilkan (Outcome) Apa yang akan dikerjakan (aktivitas) Apa yang akan dibuat (output) Sesuatu yang ’disediakan’ atau ’dibeli’ Rencana kinerja, berarti: Rencana Kerja, berarti: Membuat rencana mengenai outcome yang akan dihasilkan Membuat rencana yang berfokus pada penggunaan input, pemilihan kegiatan, dan output yang akan dibuat

KINERJA Upaya atau unjuk kerja dalam mencapai hasil dan capaiannya INDIKATOR Alat ukur yang digunakan untuk melihat perubahan- perubahan yang terjadi, baik secara langsung maupun tidak langsung. KINERJA Upaya atau unjuk kerja dalam mencapai hasil dan capaiannya INDIKATOR KINERJA Ukuran kinerja yang digunakan untuk mengetahui perkembangan upaya dalam mencapai hasil dan hasil kerja yang dicapai

FUNGSI INDIKATOR KINERJA 1. Memperjelas apa, berapa & kapan suatu program/kegiatan dilaksanakan. 2. Memperjelas siapa yang bertanggungjawab dan yang melaksanakan indikator dimaksud. 3. Menciptakan konsensus yg dibangun bersama oleh pihak terkait utk menghindari kesalahan interprestasi selama pelaksanaan kegiatan dan dalam menilai kinerjanya. 4. Membangun dasar utk pengukuran, analisis & evaluasi kinerja organisasi/unit kerja.

Kriteria Indikator Kinerja yang baik ( S M A R T ) Spesific (Spesifik) Measurable (Dapat diukur) Attainable (Dapat dicapai) Relevan (Sesuai dengan kinerja atau hasil yang diukur) Time bound (Berjangka waktu tertentu) Trackable (Dapat dipantau dan dikumpulkan)

Spesific (Spesifik) Tujuan Indikator Kinerja Indikator kinerja harus sesuai dengan program dan/atau kegiatan sehingga mudah dipahami dalam memberikan informasi yang tepat tentang hasil atau capaian kinerja dari kegiatan dan atau sasaran. Tujuan Indikator Kinerja Meningkatnya kualitas pendidikan masyarakat Angka melek huruf Angka Partisipasi Kasar/Murni

Measurable (Dapat diukur) Indikator kinerja harus dapat diukur secara obyektif baik yang bersifat kuantitatif maupun kualitatif. Jika dua pihak atau lebih mengukur indikator kinerja yang sama, maka keduanya harus mempunyai hasil yang sama pula. Meningkatnya kesadaran masyarakat, aparatur pemerintah dan pengusaha akan pentingnya program jaminan sosial Tidak Measurable Jumlah perusahaan yang mengikuti program jaminan sosial Measurable

Attainable (Dapat dicapai) Indikator kinerja yang ditetapkan, bukan merupakan hal yang mustahil untuk dicapai dan harus dalam kendali instansi pemerintah. Dalam penetapan indikator kinerja perlu mempertimbangkan kemampuan organisasi untuk dapat menyediakan data kinerja yang akurat dan tepat waktu.

Relevan (Sesuai dengan kinerja atau hasil yang diukur) Indikator kinerja harus merupakan alat ukur yang menggambarkan sedekat mungkin (keberhasilan/ kegagalan) apa yang akan diukur ( Input-> IK Input, Output->IK Output, Outcome-> IK Outcome). Tujuan Indkator Kinerja Meningkatnya penggunaan metode keluarga berencana. Jumlah alat kontrasepsi yang digunakan (RELEVAN) Meningkatnya kualitas pelayanan jasa Jumlah penyedia jasa yang terlatih (KURANG RELEVAN)

Time bound (Berjangka waktu tertentu) Indikator Kinerja harus mempertimbangkan periode waktu tertentu pencapaiannya Trackable (Dapat dipantau dan dikumpulkan) Indikator Kinerja yang dapat ditelusur secara jelas sumber datanya.

Satuan Indikator Kinerja Jumlah (buah, unit, set) Nilai uang (Rp, $, ₤) Persentase (%) Ratio (:) Perubahan angka ratio atau persentase perubahan (incremental)

Plan of Action Ke- giatan (1) Tujuan (2) Sasara n (3) Biaya/ Sumber (4) Waktu & Tempat (5) Penang - gungja wab (6) Ketera- ngan (7)

Plan of Action Kegiatan : merupakan nama atau judul dari PROGRAM yang akan dilaksanakan Tujuan : merupakan goal yang akan dicapai setelah dilakukan PROGRAM dan bukan merupakan dampak Sasaran : merupakan obyek dan atau subyek yang akan mendapatkan/terkena kegiatan/ PROGRAM Biaya dan Sumber : merupakan rincian kebutuhan dana untuk pelaksanaan kegiatan PROGRAM beserta asal/sumber dana tersebut Waktu & Tempat : keterangan yang menunjukkan kapan dan dimana kegiatan PROGRAM tersebut dilaksanakan (pukul, hari, tanggal, bulan, tahun, atau keterangan waktu lainnya serta lokasi) Penanggungjawab: Orang yang bertanggungjawab atas pelaksanaan kegiatan intervensi Keterangan : lain-lain yang berhubungan dengan pelaksanaan kegiatan

Contoh Kegiatan (1) Tujuan (2) Sasaran (3) Biaya/Sumber (4) Waktu & Tempat (5) Penanggungjawab (6) Keterangan (7) Pekan Imunisasi polio Terlaksananya program imunisasi polio pada bayi di daerah Dadu dengan cakupan 90 % Bayi di daerah dadu yang berjumlah 230 Biaya vaksin : .....Rp. tenaga : .....Rp. transportasi :....Rp. dst... Jumlah :Rp. Sumber : APBD LSM dll Hari Senin dan Selasa Tgl 2 & 3 Maret 2006 Pkl 07.00 – 16.00 WIB Tempat Balai Kelurahan Dadu Sumarlan, S.KM (Koor-dinator program Imunisasi) Penyulu-han tentang teknik Penge-lolaan air bersih rumah tangga Warga Dadu mampu mempraktekkan teknik pengelolaan air bersih rumah tangga sebesar 30% Seluruh kepala keluarga di daerah Dadu yang berjumlah 100 KK leaflet : .....Rp. modul : .....Rp. Hari Senin Tgl 5 Maret 2006 Pkl 20.00-22.00 WIB Sukaesi, S.KM (Koor-dinator program kesehatan lingku-ngan)

Mengembangkan Komponen Pendidikan Kesehatan Menentukan Tujuan Pendidikan Kesehatan Pada dasarnya tujuan utama pendidikan kesehatan adalah untuk mencapai 3 hal, yaitu : Peningkatan pengetahuan atau sikap masyarakat Peningkatan perilaku masyarakat Peningkatan status kesehatan masyarakat

Menurut Green (1990) tujuan pendidikan kesehatan terdiri dari 3 tingkatan, yaitu : Tujuan Program Merupakan pernyataan tentang apa yang akan dicapai dalam periode waktu tertentu yang berhubungan dengan status kesehatan Tujuan Perilaku Merupakan deskripsi perilaku yang akan dicapai utk mengatasi masalah kesehatan yang ada

Tujuan Pendidikan Merupakan pendidikan atau pembelajaran yang harus tercapai Oleh sebab itu, tujuan pendidikan berhubungan dengan pengetahuan dan sikap.

Mengembangkan Komponen Pendidikan Kesehatan Menentukan Sasaran Pendidikan Kesehatan Di dalam promosi kesehatan yang dimaksud dengan sasaran adalah kelompok sasaran, yaitu individu, kelompok maupun keduanya Menentukan Isi/Materi Pendidikan Kesehatan Isi promosi kesehatan harus dibuat sesederhana mungkin sehingga mudah dipahami oleh sasaran. Bila perlu buat menggunakan gambar dan bahasa setempat sehingga sasaran mau melaksanakan isi pesan tersebut

Mengembangkan Komponen Pendidikan Kesehatan Menentukan Metode Pengetahuan : penyuluhan langsung, pemasangan poster, spanduk, penyebaran leaflet, dll Sikap : memberikan contoh konkrit yang dapat menggugah emosi, perasaan dan sikap sasaran, misalnya dengan memperlihatkan foto, slide atau melalui pemutaran film/video Keterampilan : sasaran harus diberi kesempatan untuk mencoba keterampilan tersebut Pertimbangkan sumber dana & sumber daya

Mengembangkan Komponen Pendidikan Kesehatan Menetapkan Media Teori pendidikan : belajar yang paling mudah adalah dengan menggunakan media. Media yang dipilih harus bergantung pada jenis sasaran, tk pendidikan, aspek yang ingin dicapai, metode yang digunakan dan sumber daya yang ada

Mengembangkan Komponen Pendidikan Kesehatan Menyusun Rencana Evaluasi Harus dijabarkan tentang kapan evaluasi akan dilaksanakan, dimana akan dilaksanakan, kelompok sasaran yang mana akan dievaluasi & siapa yang akan melaksanakan evaluasi tersebut Menyusun Jadwal Pelaksanaan Merupakan penjabaran dari waktu,tempat & pelaksanaan yang biasanya disajikan dalam bentuk gan chart

KERJAKAN PERENCANAAN PROGRAM