Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

REVITALISASI GBPP/SAP Ambo TUWO Machmud SYAM Muhammad HASBI.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "REVITALISASI GBPP/SAP Ambo TUWO Machmud SYAM Muhammad HASBI."— Transcript presentasi:

1

2 REVITALISASI GBPP/SAP Ambo TUWO Machmud SYAM Muhammad HASBI

3 Sasaran pada akhir sesi : 1.Peserta dapat membedakan Rancangan Pembelajaran (GBPP/SAP) model paradigma LAMA dan BARU 2.Peserta dapat merekonstruksi MK-nya ke dalam format Rancangan Pembelajaran yang baru.

4 Kompetensi Lulusan Penguasaan pengetahuan dan keterampilan: + Analisis, sintesis, kreasi + Menguasai ICT + Manage ambiguity + Communication + 2 nd language Sikap:  Kepemimpinan  Bekerjasama (teamwork)  Bekerja dalam kelompok heterogen/multibudaya Pengenalan sifat pekerjaan terkait:  Terlatih dalam etika kerja  Memahami makna globalisasi  Fleksibel terhadap pilihan kerjaan Tuntutan Kualitas Lulusan PT

5 Apa yang dimaksud dengan kompetensi ? Kompetensi adalah seperangkat tindakan cerdas, penuh tanggungjawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas-tugas di bidang pekerjaan tertentu (SK Mendiknas No. 045/U/2002, Ps. 21) Pernyataan ini tentu belum jelas tanpa refleksi dan penjabaran spesifik ke orientasi program studi yang dibicarakan

6

7

8 Perubahan Paradigma dalam Pembelajaran Perubahan Orientasi KURIKULUM

9 Kompetensi LulusanBahan kajian Metode pembelajaran Mata kuliah (sks) Bahan Ajar (sillabus) Menyusun struktur kurikulum (distribusi kedalam Semester) Tracer Study Need Assessment (Market signal) Analisis SWOT Kemampuan PS (Scientific vision) Yang biasa dilakukan KBK yang diusulkan Rancangan Pembelajaran Distribusi kedalam MK Kedalaman dan Keluasan kajian (sks) Tujuan Pendidikan (Kompetensi) Profil Lulusan TOT-KBK (1) (2) (3) (4) (5) (7) (6) (8)

10 Kompetensi Sarjana (S1) UNIVERSITAS HASANUDDIN SK REKTOR No. 1067/J04/P/2003 pasal 3 ayat 2 Menguasai dasar-dasar ilmiah dan keterampilan dalam bidang keahlian tertentu sehingga mampu menemukan, memahami, menjelaskan dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada di dalam kawasan keahliannya; Mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimilikinya sesuai dengan bidang keahliannya dalam kegiatan produktif dan pelayanan kepada masyarakat dengan sikap dan perilaku yang sesuai dengan tata kehidupan bersama; Mampu bersikap dan berperilaku dalam membawakan diri berkarya di bidang keahliannya maupun dalam kehidupan bersama di masyarakat. Mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan / atau seni yang merupakan keahliannya.

11 KELOMPOK KOMPETENSI ELEMEN KOMPE- TENSI SUBSTANSI KAJIAN 123…N UTAMA A. B C D E PENDUKUNG A B C D E LAINNYA A B C D E Penggambaran Kepmen 232 & 045 dalam Matrik Kelompok Kompetensi, Elemen Kompetensi dan Substansi Kajian ELEMEN KOMPETENSI : A.landasan kepribadian; B.penguasaan ilmu dan keterampilan; C.kemampuan berkarya; D.sikap dan perilaku dalam berkarya menurut tingkat keahlian berdasarkan ilmu dan keterampilan yang dikuasai; E.pemahaman kaidah berkehidupan bermasyarakat sesuai dengan pilihan keahlian dalam berkarya

12 Identifikasi kebutuhan pembelajaran dan penulisan Tujuan MK (TIU) Melakukan Analisis Instruksional Mengidentifi- kasi perilaku awal & karakteristik awal mahasiswa Menulis Tujuan Instruksional Khusus (TIK) Menulis Tes Acuan Patokan Menyusun Strategi Pembelajar an Mengembang- kan Bahan Pembelajaran Mende- sain GBPP /SAP & melaksa nakan evaluasi formatif Sistem Pembel ajaran Proses Perancangan Pembelajaran (Content Based Approach)

13 TIU PLK1 PLK2 6 PLK PLK12PLK13PLK14 PLK15 garis entry behaviour Bagan Analisis Instruksional 345

14 TIU TIK KEDUDUKAN TIU dan TIK PLK 1 PLK N

15 GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) Mata Kuliah : Kode/Bobot : Deskripsi Singkat: Tujuan Instruksional Umum: No. Tujuan Instruksional Khusus Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan Estimasi Waktu Sumber Kepustakaan n TIK1=A+PLK1+C+D TIK2=A+PLK2+C+D TIKn=A+PLKn+C+D

16 Contoh Formulir Satuan Acara Pengajaran (SAP) Mata Kuliah : Kode Mata Kuliah : SKS: Waktu Pertemuan : jam/menit Pertemuan ke: A.Tujuan 1. TIU: 2. TIK: B.Pokok Bahasan: C.Sub Pokok Bahasan: D.Kegiatan Belajar Mengajar TahapKegiatan Dosen Kegiatan Mahasiswa Media dan Alat Pengajaran Pendahuluan Penyajian Penutup E. Evaluasi : D. Referensi :

17 GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN JUDUL MATA KULIAH: Perencanaan Pemerintahan Kota dan Desa KODE/SKS: // 3 SKS PENANGGUNG JAWAB: Dr. Jayadi Nas, M.Si DESKRIPSI SINGKAT: Pada Mata kuliah ini akan dibahas dan dianalisis berbagai konsep tentang perencanaan, mulai dari paradigma perencanaan, pendekatan dalam perencanaan, implementasi perencanaan sampai evaluasi perencanaan yang berkaitan dengan pemerintahan kota dan desa TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM : Pada akhir perkuliahan, mahasiswa diharapkan mendapatkan pemahaman konseptual dan empirikal tentang perencanaan pemerintahan kota dan desa. Mengetahui konsep dasar perencanaan, paradigma perencanaan, pendekatan dalam perencanaan, bentuk perencanaan, pembuatan perencanaan, implementasi perencanaan, faktor-faktor yang berpengaruh dalam perencanaan, dan evaluasi perencanaan. Mahasiswa diharapkan pula memiliki daya kritis dalam menggagas perencanaan pemerintahan kota dan desa masa depan. NoTujuan Intruksional KhususPokok BahasanSub Pokok Bahasan EST Waktu Daftar Kepustakaan Setelah mengikuti kuliah ini, mahasiswa akan dapat : 1 Menjelaskan konsep perencanaan pemerintahan kota dan desa. Berbagai konsep perencanaan pemerintahan kota dan desa a.Definisi Perencanaan b.Arti pemerintahan kota dan desa 150 Menit 7.Hal. 86 – Bag. 1 & IV 11. Hal. 7 – 53 2 Menjelaskan paradigma perencanaan pemerintahan kota dan desa secara tepat Paradigma perencanaan. a.Urban oriented paradigm b.Rurban oriented paradigm c.Paradigama perencanaan pemerintahan kota dan desa di Indonesia 150 Menit 1.Hal. 240 – Pengaturan ttg Kota dan desa 3Menguraikan pendekatan dalam perencanaan pemerintahan kota dan desa melalui contoh penerapan. Berbagai pendekatan dalam perencanaan pemerintahan 1.Pendekatan ekonomi 2.Pendekatan politik 3.Pendekatan sosbud 4.Pendekatan keamanan 150 Menit 1.Hal. 7 – Seluruh Bab 8. Hal

18 4 Menguraikan bentuk-bentuk perencanaan pemerintahan kota dan desa melalui tugas kajian kasus. Berbagai bentuk perencanaan pemerintahan kota dan desa.. 1.Bentuk sentralistik 2.Bentuk desentralistik 3.Bentuk integratif 4.Bentuk individual 150 MenitHal. 256 – 307 5,6 Membandingkan perencanaan pemerintahan kota dan desa di Indonesia melalui tugas penelusuran pustaka. Perencanaan pemerintahan kota dan desa menurut UU. Perencanaan pemerintahan kota dan desa menurut UU pemerintahan daerah yang pernah berlaku di Indonesia 300 menit 1.Hal. 438 – Hal. 55 – Hal. 87 – Hal. 111 – Memahami dinamika perencanaan pemerintahan kota dan desa dengan menemukan contoh yang relevan Dinamika perencanaan pemerintahan kota dan desa a.Dinamika perencanaan kota. b.Dinamika perencanaan desa 150 Menit1.Hal. 55 – Hal. 131 – Menunjukkan penguasaan materi kuliah hingga pertemuan ke 7 dengan menjawab minimum 60 % benar dari soal-ujian. MIDTEST (UTS) Menit- 9 Menjelaskan problematika perencanaan pemerintahan kota dan desa secara tepat. Masalah perencanaan pemerintahan kota dan desa. a.Masalah perencanaan pemerintahan kota b.Masalah perencanaan pemerintahan desa. 150 Menit8. Hal Hal Hal Hal , 11 Menguraikan faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan pemerintahan kota dan desa secara tepat dan sistematis. Faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan pemerintahan kota dan desa a.Faktor internal b.Faktor eksternal 300 menit 8. Hal Hal. 127 – 229 NoTujuan Intruksional KhususPokok BahasanSub Pokok BahasanEST WaktuDaftar Kepustakaan

19 NoTujuan Intruksional KhususPokok BahasanSub Pokok Bahasan EST Waktu Daftar Kepustakaan 12Membandingkan perencanaan pemerintahan kota dan desa (Indonesia dengan negara lain) secara tepat. Perbandingan perencanaan pemerintahan kota dan desa (Indonesia dengan negara lain. Peencanaan pemerintahan Kota dan desa (Indonesia dengan Malaysia, Filipina, Singapura dan Amerika Serikat) 150 Menit 9. Hal Hal. 22 – 53 13, 14 Menganalisis rancangan perencanaan pemerintahan kota dan desa masa depan melalui makalah yang dipresentasikan. Rancangan perencanaan pemerintahan kota dan desa masa depan a.Tata baru perencanaan pemerintahan kota b.Tata baru perencanaan pemerintahan desa 300 menit 8. Hal. 1 – 22; 103 – 116; 291 – Hal. 3 – Hal. 102 – Hal. 239 – Merangkum perkuliahanRangkuman materi perkuliahan Rangkuman materi dari awal sampai akhir 150 menit 16Menunjukkan penguasaan materi kuliah dengan menjawab minimum 60 % benar dari soal-ujian. Final Test (UAS)--- Daftar Pustaka 1.Dadang (penyunting), 2003, Arus Bawah Demokrasi, Otonomi dan Pemberdayaan Desa, Yogyakarta: Lapera Pustaka Utama. 2.Gunawan, Jamil Dkk. (Editor), 2005, Desentralisasi, Globalisasi, dan Demokratisasi Lokal, Jakarta: LP3ES. 3.Jati Wijaya, Angger Dkk. (Editor), 2000, Reformasi Tata Pemerintahan Desa Menuju Demokrasi, Yogyakarta: Pustaka Pelajar bekerja sama YAPIKA. 4.Jayadi Nas, 2006, Perencanaan Pemerintahan Kota dan Desa (Reading Kit), Makassar: Jurusan Ilmu Politik & Pemerintahan Fisip Unhas. 5.Jensen, Bernd, 1993, Perencanaan Sebagai Suatu Dialog, Jakarta: Bundel. 6.Karim, Abdul Gaffar, 2003, Kompleksitas Persoalan Otonomi Daerah Di Indonesia, Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 7.Siagian, Sondang, P., 1985, Proses Pengelolaan Pembangunan Nasional, Jakarta: Gunung Agung.

20 Identifikasi kebutuhan pembelajaran dan menulis Kompetensi MK Melakukan Need Assesment Mengidentifi- kasi kompetensi awal yang telah dimiliki mahasiswa Menulis Sasaran dan skenario Pembelajaran Menyiap kan Instumen penilaian Memilih Bentuk Pembelajar an Menyusun Rencana Pembelajaran Melaksa- nakan PBM, Memoni- tor dan menilai prestasi Sistem Pembel ajaran Proses Perancangan Pembelajaran (Competency Based Approach)

21 CONTOH (versi 1) (lembar1 ) FORMAT RENCANA PEMBELAJARAN MATA KULIAH : ……………………………………………………… SEMESTER : ………………………………… sks : …………… KOMPETENSI YANG DIHARAPKAN DICAPAI OLEH PESERTA 1. …………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………… 2. ………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………… 3. …………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… 4. …………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………

22 MINGGU KE JENIS KEGIATAN PEMBELAJARAN TOPIK BAHASANBENTUK TUGAS BOBOT NILAI CONTOH (VERSI 1)(lembar 2) FORMAT RENCANA PEMBELAJARAN

23 NOTOPIK BAHASANSUB TOPIK BAHASAN KATAGORI PROSES KOGNITIF Tingkat kedalaman proses kognitif (revisi katagori Bloom, Anderson,et.al;2001) : 1. Remember 2. Understand 3. Apply 4. Analyze 5. Evaluate 6. Create CONTOH (VERSI 1)(lembar 3) FORMAT RENCANA PEMBELAJARAN

24 BENTUK TUGAS (versi 1) (lembar 4) MATA KULIAH : …………………………………………………………. SEMESTER : ………………………………… sks : ………………. 1.TUJUAN TUGAS : URAIAN TUGAS : a. Obyek garapan : ……………………………………………………… b. Yang harus dikerjakan dan batasan-batasan : …………………… c. Metodologi / cara pengerjaan, acuan yang digunakan : d. Kriteria luaran tugas yang dihasilkan/ dikerjakan : ………………. 3.KRITERIA PENILAIAN : a. ……………………….. b. ………………………. c. ………………………..

25 CONTOH (versi 2) (lembar 1) FORMAT RENCANA PEMBELAJARAN MATA KULIAH : ……………………………………………………… SEMESTER : ………………………………… sks : …………… Sararan KOMPETENSI Profil Lulusan yang akan DICAPAI OLEH PESERTA melalui MK ini : 1. …………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………… 2. ………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………… 3. …………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… 4. …………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………

26 (1) MINGGU KE (2) MATERI PEMBELA JARAN (3) BENTUK PEMBELA JARAN (4) KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN (KOMPETENSI) (5) KRITERIA PENILAIAN (INDIKATOR) (6) BOBOT NILAI (%) CONTOH (VERSI 2) (lembar 2) FORMAT RENCANA PEMBELAJARAN

27 MINGGU KE MATERI PEMBELA JARAN BENTUK PEMBELA JARAN KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN (KOMPETENSI) KRITERIA PENILAIAN BOBOT NILAI KULIAH PRESENTASI 20% SEMINAR 30% KULIAH DISKUSI KELOMPOK 20% UJIAN 30% CONTOH RENCANA PEMBELAJARAN Versi 2

28 CARA MENGISI RENCANA PEMBELAJARAN (Versi 2) 1)Menunjukan kapan suatu kegiatan dilaksanakan, yakni mulai minggu ke 1 sampai ke 16 (satu semester ). 2)Bisa diisi pokok bahasan, atau sub pokok bahasan,atau topik bahasan. 3)Bentuk pembelajaran bisa berupa : kuliah, diskusi, presentasi tugas, seminar, simulasi, responsi, praktikum, latihan, kuliah lapangan, praktek bengkel, survai lapangan,bermain peran, dlsb. 4)Rumusan kompetensi diusahakan berupa rumusan kemampuan akhir dibidang kognitif, psikomotorik, dan afektif.( lengkap dan utuh )* 5)Kriteria penilaian berisi : indikator yang akan dapat menunjukan pencapaian kompetensi yang dicanangkan, atau unsur kemampuan yang dinilai (bisa kualitatif – ketepatan analisis, kerapian sajian, bisa juga yang kuantitatif – banyaknya kutipan acuan / unsur yang dibahas) 6)Bobot nilai disesuaikan dengan waktu yang digunakan untuk membahas atau mengejakan tugas, atau tingkat pentingnya bahasan, atau kompetensi yang utama/ pendukung/ lainnya. *) NOMOR KOLOM

29 CONTOH (versi 3) (lembar 1) FORMAT RENCANA PEMBELAJARAN MATA KULIAH : ……………………………………………………… SEMESTER : ………………………………… sks : …………… Sararan KOMPETENSI Profil Lulusan yang akan DICAPAI OLEH PESERTA melalui MK ini : 1. …………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………… 2. ………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………… 3. …………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… 4. …………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………

30 WAKTU MINGGU ENTRY SKILL BENTUK KEGIATAN PEMBELAJARAN KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN (KOMPETENSI) KRITERIA PENILAIAN BOBOT NILAI (%) STANDART KOMPETENSI PROFESIONAL (kalau ada) CONTOH (VERSI 3) (lembar 2) FORMAT RENCANA PEMBELAJARAN

31 CARA MENGISI RENCANA PEMBELAJARAN (Versi 3) 1)Menunjukkan kapan suatu kegiatan dilaksanakan, yakni mulai minggu ke 1 sampai ke 16 (satu semester ). 2)Menunjukkan Entry Skill yang diperlukan untuk melaksanakan PBM 3)Bentuk pembelajaran bisa berupa : kuliah, diskusi, presentasi tugas, seminar, simulasi, responsi, praktikum, latihan, kuliah lapangan, praktek bengkel, survai lapangan,bermain peran, dlsb. 4)Rumusan kompetensi diusahakan berupa rumusan kemampuan akhir dibidang kognitif, psikomotorik, dan afektif.( lengkap dan utuh ) 5)Kriteria penilaian berisi : indikator yang akan dapat menunjukan pencapaian kompetensi yang dicanangkan, atau unsur kemampuan yang dinilai (bisa kualitatif – ketepatan analisis, kerapian sajian, bisa juga yang kuantitatif – banyaknya kutipan acuan / unsur yang dibahas) 6)Bobot nilai disesuaikan dengan waktu yang digunakan untuk membahas atau mengejakan tugas, atau tingkat pentingnya bahasan, atau kompetensi yang utama/ pendukung/ lainnya. 7)Berisi standar kompetensi profesional yang disyaratkan oleh Lembaga profesi (miasa : IDI, PII, dll) apabila disyaratkan. *) NOMOR KOLOM

32 Minggu ke : Materi Pembelajaran Bentuk Pembelajaran Kompetensi Akhir Sesi Pembelajaran Indikator Penilaian Bobot Nilai (%) 1 Informasi Kontrak dan Rencana Pembelajaran. Kuliah + Diskusi Membentuk kelompok kerja dan memilih ketua secara demokratis 2 Klasifikasi dan Aplikasi Persamaan Diferensial Kuliah + Tugas Kajian Pustaka Menemukan paling sedikit 3 contoh aplikasi pada paling sedikit 3 bidang keilmuan Ketepatan pemakaian konsep dgn contoh; kejelasan uraian; kemutakhiran bahan pustaka s.d 6 Model-Model Analitik Penyelesaian Persamaan Diferensial Biasa Kuliah + Kerja Kelompok + Presentasi Menyusun Poster yg memuat langkah-langkah penyelesaian PDB dari satu Model Analitik yg ditugaskan Ketuntasan Gagasan pada Poster dari model yang dipilih; Kretivitas; Kerja sama Tim pada presentasi s.d 10 Model-Model Numerik Penyelesaian Persamaan Diferensial Biasa Kuliah + Kerja Individu + Tutorial Menyusun PORTFOLIO tentang karakteristik Model-Numerik dan menyelesaikan Problem Set pada Buku Kerja Kelengkapan isi, kejelasan konsep dan penguasaan Model-Model Numerik; Kemampuan menyelesaikan Problem Set; Kedisiplinan s.d 16 Uji Kompetensi & Remedial Studi Kasus + Presentasi Menyusun Draf Langkah- Langkah pemecahan Kasus yang akan digunakan disertai alasan. Kejelasan langkah pemecahan kasus; kejelasan alasan; ketepatan langkah dan alasan; ketelitian; kemampuan analogi. 35*

33 BENTUK RANC. PEMBLJR PARADIGMA LAMAPARADIGMA BARU GBPP Dibuat untuk kepentingan /berorientasi pada apa yang harus dikerjakan dosen untuk mencapai kompetensi MK (TIU), dan umumnya disusun berdasarkan logika keilmuan. Dibuat berorientasi pada kegiatan apa saja yang akan dilakukan mahasiswa dalam satu semester, agar mencapai kompetensi yang diharapkan. SAP Satuan Acara Pekuliahan (SAP), lebih banyak berisi deskripsi kegiatan dosen untuk mencapai TIK tertentu. Sebaiknya diganti TUGAS, apa yang dikerjakan dan akan dihasilkan oleh mahasiswa. ASESMEN/ PENILAIAN Lebih banyak dalam bentuk tes/ ujian tulis (hasil). Umumnya tidak ada Remedial Lebih banyak pada unjuk kerja Mahasiswa, dan penilaian/ pengamatan pada proses dan hasil. Ada Remedial. ? ??

34 Perubahan Paradigma dalam Pembelajaran Perubahan Paradigma dalam Evaluasi Hasil Belajar

35 PENGUKURAN DAN PENILAIAN BELAJAR ( content based approach ) TIDAK LULUS HASIL BELAJAR MAHASISWA BELAJAR PENILAIAN TES / UJIAN LULUS KULIAH

36 TUGAS PRESENTASI SEMINAR MEMBUAT MODEL MEMBUAT MODEL KULIAH DAN TUTORIAL KOMPETEN ? ? PENGUKURAN DAN PENILAIAN BELAJAR (competency based approach )

37 1.MEMFASILITASI : Buku, modul ajar, hand-out, journal, hasil penelitian,dan waktu. 2.MEMOTIVASI : Dengan memberi perhatian pada mahasiswa. Memberi materi yang relevan dengan tingkat kemampuan mahasiswa dan dengan situasi yang kontektual. Memberi semangat dan kepercayaan pada mahasiswa bahwa ia dapat mencapai kompetensi yang diharapkan. Memberi kepuasan pada mahasiswa terhadap pembelajaran yang kita jalankan. 3.MEMBERI TUTORIAL : Menunjukkan jalan / cara / metode yang dapat membantu mahasiswa menelusuri dan menemukan penyelesaian masalah yang berkaitan dengan materi pembelajaran. 4.MEMBERI UMPAN BALIK : Memonitor dan mengkoreksi jalan pikiran / hasil kinerjanya agar mencapai sasaran kompetensi yang optimum. 1.MEMFASILITASI : Buku, modul ajar, hand-out, journal, hasil penelitian,dan waktu. 2.MEMOTIVASI : Dengan memberi perhatian pada mahasiswa. Memberi materi yang relevan dengan tingkat kemampuan mahasiswa dan dengan situasi yang kontektual. Memberi semangat dan kepercayaan pada mahasiswa bahwa ia dapat mencapai kompetensi yang diharapkan. Memberi kepuasan pada mahasiswa terhadap pembelajaran yang kita jalankan. 3.MEMBERI TUTORIAL : Menunjukkan jalan / cara / metode yang dapat membantu mahasiswa menelusuri dan menemukan penyelesaian masalah yang berkaitan dengan materi pembelajaran. 4.MEMBERI UMPAN BALIK : Memonitor dan mengkoreksi jalan pikiran / hasil kinerjanya agar mencapai sasaran kompetensi yang optimum.

38

39 Diskusikan dengan sejawad disamping Anda ………. (tiga) kemampuan atau bagian kepribadian dosen 3 (tiga) kemampuan atau bagian kepribadian dosen yang menjadikan perkuliahan lebih benar dan lebih baik (menyenangkan)

40

41 No MODEL BELAJAR YANG DILAKUKAN MAHASISWA YANG DILAKUKAN DOSEN 1Small Group Discussion membentuk kelompok (5-10) memilih bahan diskusi mepresentasikan paper dan mendiskusikan di kelas Membuat rancangan bahan diskusi dan aturan diskusi. Menjadi moderator dan sekaligus mengulas pada setiap akhir sesion diskusi mahasiswa. 2Simulasimempelajari dan menjalankan suatu peran yang ditugaskan kepadanya. atau mempraktekan/mencoba berbagai model (komputer) yang telah disiapkan. Merancang situasi/kegiatan yang mirip dengan yang sesungguhnya, bisa berupa bermain peran, model komputer, atau berbagai latihan simulasi. Membahas kinerja mahasiswa. 3Discovery Learning mencari, mengupulkan, dan menyusun informasi yang ada untuk mendeskripsikan suatu pengetahuan. Menyediakan data, atau petunjuk (metode) untuk menelusuri suatu pengetahuan yang harus dipelajari oleh mahasiswa. Memeriksa dan memberi ulasan terhadap hasil belajar mandiri mahasiswa. URAIAN RINGKAS CIRI BEBERAPA METODE BELAJAR

42 No MODEL BELAJAR YANG DILAKUKAN MAHASISWA YANG DILAKUKAN DOSEN 4Self-Directed Learning merencanakan kegiatan belajar, melaksanakan, dan menilai pengalaman belajarnya sendiri. Sebagai fasilitator. 5Cooperative Learning Membahas dan menyimpulkan masalah/ tugas yang diberikan dosen secara berkelompok. Merancang dan dimonitor proses belajar dan hasil belajar kelompok mahasiswa. Menyiapkan suatu masalah/ kasus atau bentuk tugas untuk diselesaikan oleh mahasiswa secara berkelompok. 6Collaborative Learning Bekerja sama dengan anggota kelompoknya dalam mengerjakan tugas Membuat rancangan proses dan bentuk penilaian berdasarkan konsensus kelompoknya sendiri. Merancang tugas yang bersifat open ended. Sebagai fasilitator dan motivator. URAIAN RINGKAS CIRI BEBERAPA METODE BELAJAR

43 No MODEL BELAJAR YANG DILAKUKAN MAHASISWA YANG DILAKUKAN DOSEN 7 Contextual Instruction Membahas konsep (teori) kaitannya dengan situasi nyata Melakukan studi lapang/ terjun di dunia nyata untuk mempelajari kesesuaian teori. Menjelaskan bahan kajian yang bersifat teori dan mengkaitkannya dengan situasi nyata dalam kehidupan sehari-hari, atau kerja profesional, atau manajerial, atau entrepreneurial. Menyusun tugas untuk studi mahasiswa terjun ke lapangan 8 Project Based Learning Mengerjakan tugas (berupa proyek) yang telah dirancang secara sistematis. Menunjukan kinerja dan mempertanggung jawabkan hasil kerjanya di forum. Merancang suatu tugas (proyek) yang sistematik agar mahasiswa belajar pengetahuan dan ketrampilan melalui proses pencarian/ penggalian (inquiry), yang terstruktur dan kompleks. Merumuskan dan melakukan proses pembimbingan dan asesmen. 9 Problem Based Learning Belajar dengan menggali/ mencari informasi (inquiry) serta memanfaatkan informasi tersebut untuk memecahkan masalah faktual/ yang dirancang oleh dosen. Merancang tugas untuk mencapai kompetensi tertentu Membuat petunjuk(metode) untuk mahasiswa dalam mencari pemecahan masalah yang dipilih oleh mahasiswa sendiri atau yang ditetapkan.

44 No MODEL BELAJAR YANG DILAKUKAN MAHASISWA KEMAMPUAN APA YANG BISA DIPEROLEH MAHASISWA 1Small Group Discussion membentuk kelompok (5-10) memilih bahan diskusi mepresentasikan paper dan mendiskusikan di kelas komunikasi kerjasama sintesa hasil, saling menghargai inisiatif, leadership. 2Simulasimempelajari dan menjalankan suatu peran yang ditugaskan kepadanya. atau mempraktekan/mencoba berbagai model (komputer) yang telah disiapkan. apresiasi analogi/ imajinasi empati kreativitas pengalaman, trampil 3Discovery Learning mencari, mengumpulkan, dan menyusun informasi yang ada untuk mendeskripsikan suatu pengetahuan. kreatif inovasi analisis inisiatif menyenangkan KEMAMPUAN YANG DIPEROLEH MAHASISWA

45 No MODEL BELAJAR YANG DILAKUKAN MAHASISWA KEMAMPUAN APA YANG BISA DIPEROLEH MAHASISWA 4Self-Directed Learning merencanakan kegiatan belajar, melaksanakan, dan menilai pengalaman belajarnya sendiri. kemandirian kreatif bertanggung jawab percaya diri ketekunan 5Cooperative Learning Membahas dan menyimpulkan masalah/ tugas yang diberikan dosen secara berkelompok. teamwork toleransi kepemimpinan komunikasi 6Collaborative Learning Bekerja sama dengan anggota kelompoknya dalam mengerjakan tugas Membuat rancangan proses dan bentuk penilaian berdasarkan konsensus kelompoknya sendiri. penghargaan apresiasi pendapat/toleansi networking share vision group decision making time management KEMAMPUAN YANG DIPEROLEH MAHASISWA

46 No MODEL BELAJAR YANG DILAKUKAN MAHASISWA KEMAMPUAN APA YANG BISA DIPEROLEH MAHASISWA 7Contextual Instruction Membahas konsep (teori) kaitannya dengan situasi nyata Melakukan studi lapang/ terjun di dunia nyata untuk mempelajari kesesuaian teori. sintesis analisis responsif apresiasi pengalaman 8Project Based Learning Mengerjakan tugas ( berupa proyek) yang telah dirancang secara sistematis. Menunjukan kinerja dan mempertanggung jawabkan hasil kerjanya di forum. ketaat asas-an tanggung jawab inovasi, kreatif komunikaso aktualisasi 9Problem Based Learning Belajar dengan menggali/ mencari informasi (inquiry) serta memanfaatkan informasi tersebut untuk memecahkan masalah faktual/ yang dirancang oleh dosen. prioritas mengambil keputusan berfikir kritis selektif tanggung jawab KEMAMPUAN YANG DIPEROLEH MAHASISWA

47 Kompetensi Utama ialah kemampuan seseorang untuk menampilkan kinerja yang memadai pada suatu kondisi pekerjaan yang memuaskan

48 Kompetensi Pendukung ialah kemampuan seseorang yang dapat mendukung kompetensi utama

49 Kompetensi Lain ialah kemampuan seseorang yang berbeda dengan kompetensi utama dan pendukung, namun membantu meningkatkan kualitas hidup  kompetensi komprehensif utuh terpadu memerlukan perhatian yang mendalam juga pada bagian ini.

50 4 ASPEK UTAMA PROFIL LUARAN UNHAS KEPRIBADIAN ADAPTABILITAS KECENDEKIAAN KEAHLIAN & KETRAMPILAN

51 KEPRIBADIAN Beriman & bertaqwa (kesadaran transedental) Kesehatan jasmani & rohani (kesadaran eksistensial) Kearifan (kesadaran esensial) Perekat bangsa (kesadaran kebangsaan & kerakyatan)

52 ADAPTABILITAS Transferable Skills Interpersonal Skills Knowledge Foundation Long life Education

53 KECENDEKIAAN Wawasan holistik-sinergetik Peka terhadap permasalahan sosio- ekologis Komunikasi lisan-tertulis Terhindar dari kegagapan teknologi Komitmen thd pengembangan budaya bahari

54 PROFESIONALISME Penguasaan basic science Pengembangan main stream science Pengembangan applied science

55 KETERKAITAN PROFIL UNHAS KEMAMPUAN INTELEKTUAL KEMAMPUAN PROFESIONAL DINAMIKA ALAM DAN MASYARAKAT LOKAL / GLOBAL KEMAMPUAN ADAPTASI KEPRIBADIAN

56 KONVERGENSI PROFIL KE DALAM KOMPETENSI KOMPETENSI KEPRI - BADIAN INTELEK - TUALITAS PROFESI- ONALISME ADAPTA- BI LITAS KOMPETENSI UTAMA KOMPETENSI PENDUKUNG KOMPETENSI LAINNYA


Download ppt "REVITALISASI GBPP/SAP Ambo TUWO Machmud SYAM Muhammad HASBI."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google