Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TKS 4007 Matematika III Diferensial Vektor (Pertemuan II) Dr. AZ Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TKS 4007 Matematika III Diferensial Vektor (Pertemuan II) Dr. AZ Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya."— Transcript presentasi:

1 TKS 4007 Matematika III Diferensial Vektor (Pertemuan II) Dr. AZ Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

2 Definisi Secara Grafis : Dari gambar di samping, ada sebuah anak panah yang berawal di titik O dan berujung di titik P. Gambar tersebut merupakan sebuah vektor, dimana titik O adalah titik pangkal (titik awal) vektor dan titik P adalah titik akhir (titik ujung) vektor. Titik ujung vektor menunjukkan arah yang dituju.

3 Definisi ( lanjutan )

4 Aljabar Vektor Vektor juga memiliki operasi-operasi penjumlahan, pengurangan, dan perkalian. Penjelasannya sebagai berikut. 1.Dua buah vektor A dan B dikatakan sama, jika vektor- vektor tersebut memiliki besar/panjang dan arah yang sama tanpa memandang titik-titik awalnya (A = B). 2.Sebuah vektor yang arahnya berlawanan dengan vektor A, tetapi memiliki besar/panjang yang sama dinyatakan oleh - B.

5 Aljabar Vektor ( lanjutan ) 3.Jumlah atau resultan dari vektor-vektor A dan B ditulis dengan A + B, adalah sebuah vektor yang dibentuk dengan menempatkan titik pangkal vektor B pada titik ujung vektor A, dan kemudian menghubungkan titik pangkal vektor A dengan titik ujung vektor B. 4.Selisih dari vektor-vektor A dan B ditulis dengan, A – B dapat didefinisikan dengan resultan A + (– B).

6 Aljabar Vektor ( lanjutan )

7 Sifat-sifat Aljabar Vektor Jika A, B, dan C adalah vektor-vektor dan m serta n adalah skalar-skalar, maka :

8 Vektor Vektor satuan adalah suatu vektor yang besarnya satu satuan. Jika A sebuah vektor yang diketahui dan a adalah sebuah vektor satuan, maka vektor satuannya dapat ditulis sebagai berikut : dengan A K 0

9 Vektor ( lanjutan ) Vektor basis satuan dalam R 2 : Perhatikan gambar, suatu sistem koordinat X0Y dalam R 2. Pilih dua vektor satuan i dan j sebagai basis yang masing-masing sejajar dan searah dengan sumbu x dan y positif dan berpangkal di 0. Vektor i dan j disebut dengan vektor-vektor basis di R 2.

10 Vektor ( lanjutan ) Vektor basis satuan dalam R 3 : Perhatikan gambar, pada sistem koordinat XYZ dalam R 3, terdapat tiga vektor satuan i, j, dan j yang masing-masing sejajar dan searah dengan sumbu x, y, dan z positif dan berpangkal di 0. Vektor i, j, dan k disebut dengan vektor-vektor basis di R 3.

11 Vektor ( lanjutan )

12 Sehingga, vektor posisi titik P diberikan oleh : dengan :

13 Vektor ( lanjutan )

14 Secara umum untuk sembarang vektor A pada R 3 yang mempunyai komponen-komponen vektor A 1, A 2, dan A 3 dapat dituliskan dalam bentuk : A 1 i, A 2 j, dan A 3 k disebut vektor-vektor komponen dari A pada sistem koordinat tegak lurus X, Y, dan Z.

15 Vektor ( lanjutan ) Panjang vektor A diberikan oleh : Jika a vektor satuan dari A, maka :

16 Sifat Aljabar Vektor Sifat-sifat aljabar vektor : Misalkan A, B, dan C adalah vektor-vektor, m dan n adalah skalar, maka berlaku sifat-sifat :

17 Sifat Aljabar Vektor ( lanjutan )

18 Latihan

19 Terima kasih dan Semoga Lancar Studinya!


Download ppt "TKS 4007 Matematika III Diferensial Vektor (Pertemuan II) Dr. AZ Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google