Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BAHASA RAKITAN Kenapa harus mempelajari bahasa rakitan : Mengetahui lebih banyak tentang operasi dari PC anda, yang memungkinkan pengembangan software.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BAHASA RAKITAN Kenapa harus mempelajari bahasa rakitan : Mengetahui lebih banyak tentang operasi dari PC anda, yang memungkinkan pengembangan software."— Transcript presentasi:

1 BAHASA RAKITAN Kenapa harus mempelajari bahasa rakitan : Mengetahui lebih banyak tentang operasi dari PC anda, yang memungkinkan pengembangan software. Kontrol secara total untuk PC dengan menggunakan assembler Program assembler lebih cepat, kecil (kapasitas) dibandingkan dengan program-program yang lain.

2 Sistem Bilangan yang digunakan dalam bahasa rakitan Desimal Biner Heksadesimal Sistem bilangan desimal Sistem bilangan yang digunakan sehari-hari. (angka 0 – 9) Contoh : 123 1x10 2 + 2x10 1 + 3x10 0 = 100 + 20 + 3 Sistem bilangan biner Sistem bilangan biner digunakan pada rangkaian elektronik, untuk mewakili dua kondisi. Pada komputer mewakili tegangan 0 dan 5V. (angka 0 – 1) Contoh : 10011101 1x2 7 + 0x2 6 + 0x2 5 + 1x2 4 + 1x2 3 + 1x2 2 + 0x2 1 + 1x2 0 128 + 0 + 0 + 16 + 8 + 4 + 0 + 1 = 157

3 Sistem bilangan heksadesimal Sistem bilangan heksadesimal digunakan untuk menyederhanakan penulisan bilangan biner (angka 0 – F). Contoh : 10A 1x16 2 + 0x16 1 + 10x16 0 256 + 0 + 10 = 266 Format bilangan biner Angka 101 dapat ditulis dengan : 101 atau 0101 atau 000000101 Untuk sistem bilangan desimal angka biasa dipisahkan per tiga digit. Contoh : 256.315 Sedangkan untuk bilangan biner ditulis dengan dipisahkan per empat digit Contoh : 11001010 cenderung ditulis 1100 1010

4 KONVERSI BILANGAN Untuk mengkonversi bilangan desimal ke sistem bilangan yang lain dapat dilakukan dengan membagi bilangan desimal dengan nilai dasar yang digunakan oleh sistem bilangan lain tersebut. Desimal ke biner (14) 10 = (…) 2 14 2 7 2 3 2 1 2 0 sisa : 0 sisa : 1 1110 Sehingga : (14) 10 = (1110) 2 Desimal ke heksadesimal (312) 10 = (…) 2 314 16 19 16 1 0 sisa : 10 sisa : 3 sisa : 1 13A Sehingga : (312) 10 = (13A) 16

5 Untuk mengkonversi suatu sistem bilangan ke desimal digunakan rumus sbb : Konversi sistem bilangan yang lain ke desimal (ABC) N = (…) 10 =(A.N 2 + B.N 1 + C.N 0 ) 10 Contoh : Biner  Desimal (11001) 2 =(…) 10 =1x2 4 + 1x2 3 + 0x2 2 + 0x2 1 + 1x2 0 =16 + 8 + 0 + 0 + 1 =(25) 10 Heksadesimal  Desimal (324) 16 =(…) 10 =3x16 2 + 2x16 1 + 4x16 0 =768 + 32 + 4 =(804) 10

6 Biner ke heksadesimal Pengubahan bilangan biner ke heksadesimal dilakukan dengan mengubah tiap 4 digit bilangan biner dari sebelah kanan menjadi bilangan heksadesimal. DesimalBinerHeksadesimal 000000 100011 200102 300113 401004 501015 601106 701117 810008 910019 101010A 111011B 121100C 131101D 141110E 151111F Sehingga  (1001101110101) 2 = (1375) 16 Contoh : (1001101110101) 2 = (…) 16 1 0011 0111 0101 5731 biner heksadesimal

7 Heksadesimal ke biner Pengubahan heksadesimal ke biner dilakukan dengan mengubah tiap digit dari bilangan heksadesimal menjadi bilangan biner. Contoh : (53A) 16 = (…) 2 A53 110001010011 heksadesimal biner Sehingga : (53A) 16 = (10100111100) 2 DesimalBinerHeksadesimal 000000 100011 200102 300113 401004 501015 601106 701117 810008 910019 101010A 111011B 121100C 131101D 141110E 151111F

8 BILANGAN BERTANDA DAN TIDAK BERTANDA Bilangan BinerTidak bertanda Bertanda 0000 0101+ 5 0000 0100+4 0000 0011+3 0000 0010+2 0000 0001+1 0000 00 1111 +255 1111 1110+254-2 1111 1101+253-3 1111 1100+252-4 1111 1011+251-5 1111 1010+250-6

9 KOMPLEMEN 1 DAN KOMPLEMEN 2 Komplemen 1 bilangan biner SebenarnyaKomplemen 01 10 Contoh : Hitung komplemen 1 dari : a.(11001) 2  (110) 2 b.(1000110) 2  (111001) 2 c.(11101100) 2  (10011) 2 Komplemen 2 bilangan biner Komplemen 2 bilangan biner diperoleh dari komplemen 1 ditambah dengan 1. Contoh : Hitung komplemen 2 dari (10101) 2 ! Pertama, hitung komplemen 1 dari (10101) 2 Hasil komplemen 1: (01010) 2 Kedua, hasil komplemen 1 ditambah dengan 1 Hasil komplemen 2: (01010) 2 + (1) 2 : (1011) 2 Hitung komplemen 2 dari : a.(11001) 2  (111) 2 b.(1000110) 2  (111010) 2 c.(11101100) 2  (10100) 2

10 Komplemen 1 heksadesimal Untuk mendapatkan komplemen 1 dari bilangan heksadesimal, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut : 1.Ubah heksadesimal  biner 2.Tentukan komplemen 1 dari biner tsb 3.Ubah komplemen 1 dalam bentuk biner  heksadesimal Contoh : Hitung komplemen 1 dari (58B) 16 ! 1. Heksa  biner (58B) 16 = (010110001011) 2 2. Tentukan komplemen 1 (010110001011) 2  (101001110100) 2 3. Ubah komplemen 1 biner  heksa (101001110100) 2 = (A74) 16 Komplemen 2 heksadesimal Komplemen 2 heksadesimal diperoleh dari penjumlahan komplemen 1 heksadesimal dengan 1. Contoh : Hitung komplemen 2 dari (58B) 16 ! Komplemen 1 dari (58B) 16 = (A74) 16 Komplemen 2 dari (58B) 16 = (A74) 16 + (1) 16 = (A75) 16

11 Selain menggunakan cara sebelumnya, komplemen 1 bilangan heksadesimal dapat juga diperoleh dari tabel berikut. AngkaKomplemen 1 0F 1E 2D 3C 4B 5A 69 78 87 96 A5 B4 C3 D2 E1 F0 MENGHITUNG KOMPLEMEN DARI TABEL Untuk komplemen 2 tetap diperoleh dengan menambahkan komplemen 1 dengan angka 1 Contoh : Hitung komplemen 1 dan 2 dari (7BA) 16 ! Komplemen 1-nya = (845) 16 Komplemen 2-nya = (846) 16

12 OPERASI PERHITUNGAN Operasi perhitungan yang dilakukan : Penjumlahan Pengurangan Perkalian Pembagian Penjumlahan Bilangan Biner Dasar penjumlahan biner adalah : 0 + 0 = 0 0 + 1 = 1 1 + 0 = 1 1 + 1 = 10 (hasil penjumlahan 0 dengan carry 1) Contoh : 11 110 + (a) 3 3 6 + 100 10 110 + (b)4 2 6 + 1111 110 10101 + (c)15 6 21 +

13 Pengurangan Bilangan Biner Dasar pengurangan biner adalah : 0 – 0 = 0 1 – 0 = 1 1 – 1 = 0 10 – 1 = 1 Contoh : 11 10 01 - (a) 3 2 1 - 100 10 - (b)4 2 2 - 1111 110 1001 - (c)15 6 9 - Perkalian Bilangan Biner Dasar perkalian biner adalah : 0 x 0 = 0 0 x 1 = 0 1 x 0 = 0 1 x 1 = 1 Contoh : 11 1 x (a) 3 1 3 x (b) 100 10 000 x 4 2 8 x 100 1000

14 Pembagian Bilangan Biner Pembagian untuk bilangan biner mengikuti prosedur yang sama dengan sistem bilangan desimal Contoh : (a) (b) 110 11 000 10 1100 100 11 100 000 6 3 6 0 2 4 12 0 3


Download ppt "BAHASA RAKITAN Kenapa harus mempelajari bahasa rakitan : Mengetahui lebih banyak tentang operasi dari PC anda, yang memungkinkan pengembangan software."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google