Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Analysis Control Terdapat 6 jenis bagan kendali (control chart) berdasarkan tipe datanya, yaitu: 1.X-barR (X rata-rata, range) 2.XmR (X individual moving.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Analysis Control Terdapat 6 jenis bagan kendali (control chart) berdasarkan tipe datanya, yaitu: 1.X-barR (X rata-rata, range) 2.XmR (X individual moving."— Transcript presentasi:

1

2 Analysis Control

3 Terdapat 6 jenis bagan kendali (control chart) berdasarkan tipe datanya, yaitu: 1.X-barR (X rata-rata, range) 2.XmR (X individual moving average) 3.p (fraksi/persen, data tidak konstan) 4.np (fraksi/persen, data konstan) 5.c (jumlah atribut, data konstan) 6.u (jumlah atribut, data tidak konstan)

4 Apabila diperhatikan, dari keenam jenis control chart yang disebutkan diatas, maka sebenarnya jenis datanya hanya terdiri dari 3 jenis data saja yaitu: a.data jenis variabel yang akan menghasilkan control chart tipe 1 dan 2. b.data jenis fraksi/persen yang akan menghasilkan control chart tipe 3 dan 4 c.data jenis jumlah atribut yang akan menghasilkan control chart tipe 5 dan 6

5 Tentukan karakteristik mutu sesuai keinginan pelanggan Apakah data variabel ? Apakah data atribut berbentuk proporsi atau presentase? Apakah data atribut berbentuk banyaknya ketidaksesuaian? Apakah proses homogen atau proses batch seperti industri kimia, dll? Apakah ukuran contoh konstan? Gunakan bagan kendali individual : X-MR Gunakan bagan kendali : X- bar, R Pakai bagan kendali : p atau np Pakai bagan kendali : p Gunakan bagan kendali : c atau u Gunakan bagan kendali : u Tidak Ya Kriteria pemilihan:

6 Tipe 1. Bagan Kendali X Bar R (X rata-rata, range) No.Tanggal Pencatatan Berat pengukuran sampel 1 sampai 5 (gr)Total Berat RataanR 12345 1Maret 14985015045025032508501.66 225045025055035002514502.85 335004995015025042506501.25 444995035025035022509501.84 55505506 50250625255054 6Libur 67503502500501 2507501.43 785035015045015002509501.84 89502499502503 2509501.84 910502 50450250025105024 1012504502501503 2513502.63 1113503498501 50225055015 12145005014994985012499499.83 15Libur

7 No.Tanggal Pencatatan Berat pengukuran sampel 1 sampai 5 (gr) Total Berat RataanR 12345 13 16504503 4994982507501.46 17Libur 14 18501502500 5012504500.82 15 194995034975014992499499.86 16 2050250050150250025055012 21Libur 17 224974995005025002498499.65 18 234995005025005012502500.43 24Libur 19 25501500502500 2503500.62 20 26505 5005015022513502.65 21 27504502499 5002504500.85 22 2850150250450050325105024 23 295025015024995022506501.23 24 3050149950350250025055014 25 314995035014975022502500.46 Total12534.4103 Rata-rata501.4501.3764.12

8 a.central line yaitu nilai tengah (rataan), b.batas atas UCL c.batas bawah LCL. d.berpatokan pada nilai  3 x  (standar deviasi) e.Nilai standar deviasi ini telah ditransformasikan menjadi nilai A, k dan I Bagan kendali Xbar, R terdiri dari: Parameter control chart untuk X-bar terdiri dari: a.bagan X-bar b.bagan rentang R-bar

9 Persamaan untuk Batas atas dan bawah adalah: Batas kendali atas UCL (Upper Control Limit) = X-bar + A. R-bar = 501.4 + (0.577 x 4.1) = 503.8 Batas kendali bawah LCL (Lower Control Limit) = X-bar – A. R-bar = 501.4 - (0.577 x 4.1) = 499.0

10 Ukuran contoh Nilai Faktor A Nilai Faktor l Nilai Faktor k 21.88000.00003.2680 31.02300.00002.5740 40.72900.00002.2820 50.57700.00002.1140 60.48300.00002.0040 70.41900.07601.9240 80.37300.13601.8640 90.33700.18401.8160 100.30800.22301.7770 110.28500.25801.7440 120.26600.28401.7170 130.24900.30801.6920 140.23500.32901.6710 150.22300.34801.6520 160.21000.36401.6360 170.20000.38001.6200 180.19000.39001.6100 190.19000.40001.6000 200.18000.41001.5900 Nilai-nilai A, I dan K dalam persamaan tersebut adalah:

11 Langkah-langkah pengolahan data: Langkah 1.Kumpulkan data. Data dan cara pengambilannya harus sama dengan yang akan dilakukan pada waktu yang akan datang. Langkah 2.Masukkan data ke dalam subgrup. Data tersebut harus dibagi ke dalam subgrup dengan kondisi :

12 a.Data yang diperoleh dari kondisi teknik yang sama harus membentuk satu subgrup. b.Sebuah subgrup tidak boleh memasukkan data dari lot atau sifat yang berbeda. c.Jumlah sampel dalam sebuah subgrup menentukan ukuran subgrup dan digambarkan dengan n, jumlah subgrup dilambangkan dengan m.

13 Langkah 3.Catat data pada lembaran data. Langkah 4.Cari nilai rata-rata (X) yaitu jumlah x dibagi dengan n (ukuran subgrup). Langkah 5.Cari kisaran R (selisish x terbesar dan x terkecil) untuk tiap subgrup. Langkah 6.Hitung harga rata-rata total (X-bar), yaitu harga X keseluruhan dibagi m (jumlah subgrup).

14 Langkah 7.Hitung harga rata-rata R yaitu jumlah R seluruh subgrup dibagi dengan m. Langkah 8.Hitung batas-batas pengendalian. Langkah 9.Susun bagan kendali. Langkah 10.Gambar titik-titik X-bar dan R untuk setiap subgrup pada garis vertikal yang sama. Langkah 11.Tulis informasi yang diperlukan.

15 akan diikuti tahapan yang telah dijelaskan diatas data telah terkumpul dan diperlihatkan pada Tabel Perhatikanlah terlebih dahulu data tersebut data berat susu bubuk kaleng ukuran berat 500 gram. Pengukuran dilakukan selama sekitar 1 bulan dari tanggal 1 Maret sampai dengan tanggal 31 Maret Setiap hari sampling dilakukan pengambilan 5 kaleng susu yang langsung ditimbang beratnya Sebagai contoh pelaksanaan:

16 a.Data yang diperoleh dari kondisi teknik yang sama harus membentuk satu subgrup. b.Sebuah subgrup tidak boleh memasukkan data dari lot atau sifat yang berbeda. c.Jumlah sampel dalam sebuah subgrup menentukan ukuran subgrup dan digambarkan dengan n, jumlah subgrup dilambangkan dengan m. Masukkan data ke dalam subgrup. Data tersebut harus dibagi ke dalam subgrup dengan kondisi : Langkah 1 dan 2:

17 Keterangan: Pada Tabel terlihat bahwa 5 buah contoh yang ditarik setiap hari merupakan satu subgrup dengan simbol n, sedangkan jumlah sub grup adalah jumlah hari pengukuran dari tanggal 1 Maret hingga 31 Maret yaitu sebanyak 25 hari sehingga m=25, sehingga jumlah total data adalah 5x25 = 125. Langkah 3.Catat data pada lembaran data. Keterangan: seperti yang diperlihatkan pada Tabel

18 Langkah 4.Cari nilai rata-rata (X) yaitu jumlah x dibagi dengan n (ukuran subgrup). Keterangan: Pada hari pertama pengambilan contoh diperoleh data sebagai berikut: Sehingga rata-rata subgrup adalah = (498+501+504+502+503)/5 atau 2508/5 = 501.6 gram 12345 498501504502503

19 Langkah 5.Cari kisaran R (selisish x terbesar dan x terkecil) untuk tiap subgrup. Keterangan : Pada hari pertama pengambilan contoh nilai terkecil adalah 498 dan terbesar adalah 504, sehingga R = 6 Langkah 6.Hitung harga rata-rata total (X-bar), yaitu harga X keseluruhan dibagi m (jumlah subgrup). Keterangan: X –bar = 12534.4/25 = 501.4

20 Langkah 8.Hitung batas-batas pengendalian. Keterangan: Dari Tabel nilai A, I dan k untuk ukuran contoh n=5 diperoleh nilai faktor A = 0.577; k= 2.114 dan l=0, sehingga: Garis pusat (Control Line) = X-bar = 501.4 Langkah 7.Hitung harga rata-rata R yaitu jumlah R seluruh subgrup dibagi dengan m. Keterangan: R –bar = 103/25 = 4.12

21 Batas kendali atas UCL (Upper Control Limit): = X-bar + A. R-bar = 501.4 + (0.577 x 4.1) = 503.8 Batas kendali bawah LCL (Lower Control Limit): = X-bar – A. R-bar = 501.4 - (0.577 x 4.1) = 499.0

22

23 Untuk Bagan kendali R : Batas kendali atas UCL (Upper Control Limit) = k. R-bar Batas kendali bawah LCL (Lower Control Limit) = l. R-bar Garis pusat CL (Control line) = R-bar = 4.1 USL = 2.114 x 4.1 = 8.7 LSL = 0 x 4.1 = 0

24

25 Tipe 2. Bagan Kendali X m R (moving range) Tanggal Pencatatan Data PengukuranRange (Selisih) 16 - 293 3156 487 580 671 743 895 9178 10225

26 Tanggal Pencatatan Data PengukuranRange (Selisih) 11616 1242 1340 14106 15133 16121 17153 18172 19314 2041 21128 2275 2361 2460 2582 Total:232

27

28 a.Tabulasi data berdasarkan tanggal perolehannya, seperti yang diperlihatkan Tabel. b.Hitung rata-rata nilai dari data, dalam hal ini 232 dibagi 25 menghasilkan nilai 9.28. c.Hitung selisih data dengan nilai data sebelummnya, selisih yang dimaksud adalah selisih absolut, sehingga tidak ada nilai negatif. Masukkan nilai selisih tersebut ke dalam kolom R. Langkah-langkah pengolahan data:

29 d. d.Tentukan nilai median dari kolom R. Median adalah nilai pada range dimana data yang nilainya lebih besar dari data itu sama banyaknya dengan nilai yang lebih kecil dari data tersebut. e.Untuk memudahkan susun terlebih dahulu nilai range dari kecil ke besar sehiungga diperoleh range berikut:0, 0, 0, 1, 1, 1, 1, 2, 2, 2, 3, 3, 3, 3, 5, 5, 5, 6, 6, 7, 8, 8, 14, 16. Sehingga dengan demikian akan terlihat bahwa mediannya adalah 3.

30 f.Untuk mendapatkan nilai batas atas dan batas bawah, maka kalikan nilai median dengan konstantanya yaitu 3.76 sehingga diperoleh 3 x 3.76 =11.2994 g.Tambahkan nilai rata-rata pengukuran yaitu 9.28 dengan 11.2994 diperoleh 20.5794 yang merupakan batas atas kontrol chart. h.Kurangkan nilai rata-rata yaitu 9.28 dengan 11.2994 dianggap sama nol, maka batas bawah sama dengan nol. i.Gambarkan grafik kontrol chartnya dengan menggunakan nilai- nilai tersebut

31

32 1.Arpah, 2006. Alat bantu manajemen mutu pangan. Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan- IPB, Bogor.

33


Download ppt "Analysis Control Terdapat 6 jenis bagan kendali (control chart) berdasarkan tipe datanya, yaitu: 1.X-barR (X rata-rata, range) 2.XmR (X individual moving."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google