Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Anova Erlisa C, S.Kep., Ns., M.Kep. Anova Uji Beda Lebih Dari Dua Mean Uji F.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Anova Erlisa C, S.Kep., Ns., M.Kep. Anova Uji Beda Lebih Dari Dua Mean Uji F."— Transcript presentasi:

1 Anova Erlisa C, S.Kep., Ns., M.Kep

2 Anova Uji Beda Lebih Dari Dua Mean Uji F

3 Konsep uji Kalau ada lebih dari dua sampel akan dilakukan uji, apakah ada perbedaan diantara mean-mean tersebut Kalau ada lebih dari dua sampel akan dilakukan uji, apakah ada perbedaan diantara mean-mean tersebut Contoh: Ada tiga macam obat untuk suatu penyakit dilakukan trial dan akan dilihat apakah ada perbedaan diantara ketiganya Contoh: Ada tiga macam obat untuk suatu penyakit dilakukan trial dan akan dilihat apakah ada perbedaan diantara ketiganya X 1 ….x 2 …….x 3 …kalau dilakukan uji dua mean maka akan ada 3 pasang mean yaitu x 1 & x 2 ….x 1 & x 3 ….x 2 & x 3, Jadi akan ada 3 kali uji X 1 ….x 2 …….x 3 …kalau dilakukan uji dua mean maka akan ada 3 pasang mean yaitu x 1 & x 2 ….x 1 & x 3 ….x 2 & x 3, Jadi akan ada 3 kali uji

4 Dengan dilakukan 3 kali uji maka derajat kepercayaan yang tadinya 95%= 0.95 akan mejadi = 0.86 artinya derajad kepercayaan akan menjadi lebih rendah (inflasi) Dengan dilakukan 3 kali uji maka derajat kepercayaan yang tadinya 95%= 0.95 akan mejadi = 0.86 artinya derajad kepercayaan akan menjadi lebih rendah (inflasi) Sebaliknya derajat kesalahan akan menjadi lebih besar 1 – 0.86 = 0.14 pada hal tadinya derajad kesalahan yang diterima adalah 0.05 Sebaliknya derajat kesalahan akan menjadi lebih besar 1 – 0.86 = 0.14 pada hal tadinya derajad kesalahan yang diterima adalah 0.05 Untuk menghilangkan kesalahan yang besar ini maka dilakukan satu kali uji saja yang disebut UJI Anova = Uji Fisher Untuk menghilangkan kesalahan yang besar ini maka dilakukan satu kali uji saja yang disebut UJI Anova = Uji Fisher

5 Uji anova ( Uji F) Obat AObat BObat C Obat AObat BObat C Xa: 4.8 Xb: 5.7Xc: 3.1 Sa:0.84Sb: 0.82Sc: 0.69 n=5n=6n=7

6 Macam-macam uji F Uji satu arah (sederhana) Uji satu arah (sederhana) Obat A, B, C apakah ada perbedaan dalam penyembuhan penyakit D Obat A, B, C apakah ada perbedaan dalam penyembuhan penyakit D Uji dua arah Uji dua arah Obat A, B, C dibedakan lagi khasiatnya antara dewasa dan anak-anak Obat A, B, C dibedakan lagi khasiatnya antara dewasa dan anak-anak Uji multi arah (multi variabel) Uji multi arah (multi variabel) Dibedakan lagi masing-masing obat (A,B,C) misalnya beberapa dosis dan utk dewasa & anak Dibedakan lagi masing-masing obat (A,B,C) misalnya beberapa dosis dan utk dewasa & anak

7 Asumsi Uji Anova Sampel adalah independen Sampel adalah independen Masing-masing populasi berdistribusi normal Masing-masing populasi berdistribusi normal Masing-masing populasi mempunyai varian sama Masing-masing populasi mempunyai varian sama Sampel diambil secara random Sampel diambil secara random

8 Konsep uji Anova Adanya Varian populasi kalau asumsi ketiga obat tidak berbeda (σ 2 ) Adanya Varian populasi kalau asumsi ketiga obat tidak berbeda (σ 2 ) Varian ini dapat diestimasi melalui dua sumber yaitu : Varian ini dapat diestimasi melalui dua sumber yaitu : σ 2 between mean= σ B 2 σ 2 between mean= σ B 2 σ 2 within group= σ W 2 σ 2 within group= σ W 2 Uji anova adalah ratio antara kedua varian Uji anova adalah ratio antara kedua varian F= σ B 2 / σ W 2 F= σ B 2 / σ W 2

9 Kalau benar tidak ada perbedaan diantara sampel tersebut maka ratio varian atau nilai F=1 Kalau benar tidak ada perbedaan diantara sampel tersebut maka ratio varian atau nilai F=1 Kalau hasil ratio itu tidak sama dengan satu maka tentu ada perbedaan antara mean sampel Kalau hasil ratio itu tidak sama dengan satu maka tentu ada perbedaan antara mean sampel

10 Langkah uji F Ho= x 1 =x 2 =x x n Ho= x 1 =x 2 =x x n Ha = x 1 ≠ x 2 ≠ x 3...≠...x n Ha = x 1 ≠ x 2 ≠ x 3...≠...x n Minimal satu pasang mean berbeda Batas kritis α=0.05 Batas kritis α=0.05 Uji statistik  Uji F Uji statistik  Uji F Keputusan uji Keputusan uji Kesimpulan Kesimpulan

11 Rumus Grand Mean & Varian Grand mean Varian betwen: Varian within

12 Contoh 3 macam obat Xa: 4.8 Xb: 5.7Xc: 3.1 Sa:0.84Sb: 0.82Sc: 0.69 n=5n=6n=7 Ho Xa = Xb = Xc Ha Xa≠ Xb ≠ Xc….min 1ps mean beda Ho Xa = Xb = Xc Ha Xa≠ Xb ≠ Xc….min 1ps mean beda Grand mean Grand mean Varian between Varian between Varian Varian

13 Grand mean Grand mean Varian between Varian between Varian within Varian within

14 Nilai F= / 0.603=18.87 Nilai F= / 0.603=18.87 Didalam uji F ada dua df Didalam uji F ada dua df Df pembilang ( numerator) = k-1 Df pembilang ( numerator) = k-1 Df penyebut (denominator)= N-k Df penyebut (denominator)= N-k Dari contoh didapat Dari contoh didapat df (numerator),3-1=2 df (numerator),3-1=2 Df denominator 18-3= 15 Df denominator 18-3= 15 Untuk menentukan pv lihat tabel F pada contoh df (2 : 15) F= maka Untuk menentukan pv lihat tabel F pada contoh df (2 : 15) F= maka pv< 0.001……kecil dari 0.05 pv< 0.001……kecil dari 0.05

15 Keputusan Uji ……….Ho ditolak Keputusan Uji ……….Ho ditolak Kesimpulan: Minimal sepasang obat tadi berbeda khasiatnya Kesimpulan: Minimal sepasang obat tadi berbeda khasiatnya Yang mana yang berbeda…..? Yang mana yang berbeda…..? A & B ? A & B ? A & C ? atau A & C ? atau B & C ? B & C ? Untuk itu perlu dilanjutkan uji Perbandingan Ganda (Multiple Comparisons Procedure) Untuk itu perlu dilanjutkan uji Perbandingan Ganda (Multiple Comparisons Procedure)

16 Uji Perbandingan Ganda Ada beberapa uji yang dapat dilakukan untuk mengetahui pasangan mana saja yang berbeda dari jumlah pasangan yang mungkin terjadi: Ada beberapa uji yang dapat dilakukan untuk mengetahui pasangan mana saja yang berbeda dari jumlah pasangan yang mungkin terjadi: Kalau n sampel sama maka uji yang dapat dipakai : Kalau n sampel sama maka uji yang dapat dipakai :  Honestly Significant Difference ( HSD)  Tukey Kalau n sampel berbeda uji yang dapat dipakai: Kalau n sampel berbeda uji yang dapat dipakai:  Bonferroni  Scheffe

17 Tabel Anova Analysis of variance Analysis of variance Source SSdfMS Fpv Betweengroup Within group Total

18 Perbandingan ganda (Bonferroni) Comparison Comparison Row Mean Col Mean

19 Contoh permasalahan Suatu studi yang diberikan kepada tiga kelompok laki- laki yang overweight Suatu studi yang diberikan kepada tiga kelompok laki- laki yang overweight Kelompok I 42 orang diberikan diet dan hasilnya setelah 1 tahun rata-rata perbedaan berat mereka x = Kelompok I 42 orang diberikan diet dan hasilnya setelah 1 tahun rata-rata perbedaan berat mereka x = -7.2 kg S=3.7kg Kelompok II 47 orang dengan olah raga dan pada akhir studi rata-rata perbedaan berat mereka x =-4kg, S3.9kg Kelompok II 47 orang dengan olah raga dan pada akhir studi rata-rata perbedaan berat mereka x =-4kg, S3.9kg Kelompok III,42 orang tanpa diet dan olahraga tetapi hanya mengatur waktu makan, didapat rata-rata perbedaan berat mereka x =0.6kg S 3.7kg Kelompok III,42 orang tanpa diet dan olahraga tetapi hanya mengatur waktu makan, didapat rata-rata perbedaan berat mereka x =0.6kg S 3.7kg Apakah ada perbedaan ketiga cara diatas α = o.o5 ? Apakah ada perbedaan ketiga cara diatas α = o.o5 ?

20 Sekian Sekian


Download ppt "Anova Erlisa C, S.Kep., Ns., M.Kep. Anova Uji Beda Lebih Dari Dua Mean Uji F."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google