Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pengaruh Daerah b’x Protein Disulfida Isomerase (PDI) Ragi dalam Pemnbuatan Roti Seminar Tugas Akhir II : Rabu, 26 Mei 2010 DITA AYU PRATIWI (10506054)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pengaruh Daerah b’x Protein Disulfida Isomerase (PDI) Ragi dalam Pemnbuatan Roti Seminar Tugas Akhir II : Rabu, 26 Mei 2010 DITA AYU PRATIWI (10506054)"— Transcript presentasi:

1 Pengaruh Daerah b’x Protein Disulfida Isomerase (PDI) Ragi dalam Pemnbuatan Roti Seminar Tugas Akhir II : Rabu, 26 Mei 2010 DITA AYU PRATIWI ( ) PROGRAM STUDI KIMIA INSTITUT TEKNOLODI BANDUNG 2010

2 AGENDA PRESENTASI 1.Latar Belakang 2.Tinjauan Pustaka 3.Tujuan 4.Metodologi Penelitian 5.Hasil Penelitian 6.Kesimpulan dan saran

3 LATAR BELAKANG Bread Improver Sodium karbonat Garam fosfat Asam Askorbat Enzim : Amilase,Protease

4 Protein Disulfida Isomerase (PDI, E.C )  Reduksi,Oksidasi, isomerase ikatan disulfida S-S, S-H  Diisolasi pertama kali oleh Cristian Anfinsen (1963)  Aktivitas chaperon TINJAUAN PUSTAKA

5

6  5 domain : a dan a’ : sisi aktif b dan b’: sisi pengikatan substrat/ residu asam amino c : sisi retensi pada rektikulum endoplasma Linker x : kekompakan struktur PDI Protein Disulfida Isomerase (PDI, E.C )

7  Mutasi : delesi fragment Nukleotida  Tidak ada domain b’ dan linker x  Perubahan fungsi dan struktur protein TINJAUAN PUSTAKA PDI-∆b’x (MUTAN)

8 Tepung Gandum (bahan dasar pembuatan roti) TINJAUAN PUSTAKA  80% protein gluten  Gluten : campuran amorf protein  Terdiri atas : gliadin dan glutenin  Kaya residu Sistein

9 Mengetahui pengaruh delesi daerah b’x pada Protein Disulfida Isomerase (PDI1-∆b’x) sebagai bread improver pada pembuatan roti. TUJUAN

10 Ekspresi Protein Transformasi E.coli METODOLOGI PENELITIAN Pemurnian Protein Analisis Protein Uji Aktivitas Protein Uji Kadar Protein Pembuatan roti

11 Transformasi E.coli METODOLOGI PENELITIAN E.Coli BL21 Plasmid pT 7.7 PDI1-∆b’x Medium LB+ Ampisilin

12 E.coli Transforman dalam Medium Luria Bertani slide KONTROL (+): Medium LB KONTROL (-) : Medium LBa MUTAN : Medium LBa WILD TYPE : Medium LBa HASIL

13 Ekspresi Protein Transformasi E.coli METODOLOGI PENELITIAN Pemurnian Protein Analisis Protein Uji Aktivitas Protein Pembuatan roti

14 Ekspresi Protein Mutan dan Wildtype METODOLOGI PENELITIAN Koloni tunggal E.coli Starter (overnight culture) Kultur 200 mL LB Induksi IPTG Lisis Sel E.coli (lisozim, Sonikasi) Ekstrak Kasar Protein

15 Ekspresi Protein Transformasi E.coli METODOLOGI PENELITIAN Pemurnian Protein Analisis Protein Uji Aktivitas Protein Pembuatan roti

16 Pemurnian Protein fraksinasi (NH 4 ) 2 SO 4 METODOLOGI PENELITIAN  Fraksinasi (NH 4 ) 2 SO 4 (Pengendapan Protein)  Dialisis (Penghilangan ion sulfat dalam larutan protein) + NH2SO4 0-70% Sentrifuga Pelet protein (+buffer) Enzim dalam membran Dicelupkan buffer 5X Ion sulfat hilang (uji BaSO4)

17 METODOLOGI PENELITIAN Protein + buffer concentrated dalam membran selofan

18 Ekspresi Protein Transformasi E.coli METODOLOGI PENELITIAN Pemurnian Protein Analisis Protein Uji Aktivitas Protein Uji Kadar Protein Pembuatan roti

19  Sodium Dodecyl Sulfate polyacrylamide Gel Electrophoresis (SDS Page): Pemisahan berdasarkan Ukuran Protein (kD) METODOLOGI PENELITIAN Analisis Protein : SDS Page Persiapan Sampel Persiapan Stacking dan separating gel ElektroforesisStaining dan destaining

20 Analisis Protein : SDS Page METODOLOGI PENELITIAN

21

22 Elektroforesis: Mobilitas Protein berdasarkan ukuran  Lajur 1 : Marker  Lajur 2 : Wild Type crude protein  Lajur 3 : Fraksi 0-30% Wild Type protein  Lajur 4: Fraksi 30-70% Wild Type protein  Lajur 5 : Mutan crude protein  Lajur 6 : Fraksi 0-30% Mutan protein  Lajur 7 : Fraksi 30-70% Mutan protein ,4 kDa HASIL

23 Ekspresi Protein Transformasi E.coli METODOLOGI PENELITIAN Pemurnian Protein Analisis Protein Uji Aktivitas Protein Pembuatan roti

24 KUVET: +Buffer fosfat+Insulin, +EDTA+ Protein Spektrofotometer UV-VIS λ 650 nm Uji Aktivitas Protein : Substrat Insulin  Kemampuan enzim PDI dalam Mereduksi Ikatan Disulfida Insulin  Jumlah ikatan disulfida yang tereduksi sebanding dengan Absorbansi larutan pada λ 650 nm Spektrofotometer Sinar tampak METODOLOGI PENELITIAN

25 Kurva aktivitas mutan dalam mereduksi ikatan disulfida Insulin HASIL

26 Kurva aktivitas wildtype dalam mereduksi ikatan disulfida Insulin HASIL

27 Perbandingan aktivitas mutan dan wildtype dalam mereduksi ikatan disulfida Insulin HASIL

28 Fraksi MutanKadar Protein Total (mg/mL) Aktivitas (Unit/mL) Aktivitas Spesifik (Unit/mg) Crude protein Fraksi 0-30% Fraksi 30-70% Fraksi WildTypeKadar Protein Total (mg/mL) Aktivitas (Unit/mL) Aktivitas Spesifik (Unit/mg) Crude protein Fraksi 0-30% Fraksi 30-70% HASIL

29 Ekspresi Protein Transformasi E.coli METODOLOGI PENELITIAN Pemurnian Protein Analisis Protein Uji Aktivitas Protein Uji Kadar Protein Pembuatan roti

30 Bahan Kering (terigu, garam, ragi) Larutan (air, enzim, buffer redoks Adonan METODOLOGI PENELITIAN Pembuatan Roti : 1. Kontrol (bahan dasar standar) 2. Kontrol +GSH : GSSG (3:1) ( sebagai Bufer redoks enzim) 3. Kontrol +GSH : GSSG (3:1) +enzim PDI1 (34,11 unit/gram) (Wildtype) 4. Kontrol +GSH : GSSG (3:1) +enzim PDI1-Δb’x (47,89unit/gram) (Mutan) Fermentasi 2 jam Diuleni (proses kneading) Inkubasi suhu ruang 2 jam Panggang 180◦C, 45 menit

31 METODOLOGI PENELITIAN Pembuatan Roti

32 HASIL

33 Perhitungan volume roti : metode pendesakan biji sawi (Archimides) HASIL

34

35 Delesi daerah b’x Protein Disulfida isomerase memiliki pengaruh terhadap volume dan tekstur pori roti yakni: KESIMPULAN EnzimUkuran (kilo Dalton) Aktivitas Spesifik (Unit/gram) Volume jenis Roti (mL/gram) Tekstur roti PDI1-Δb’x (Mutan) ± 0.00kecil PDI1 (wildtype) ± 0.01besar

36 Jumlah unit aktivitas enzim yang ditambahkan dalam adonan di lakukan bervariasi SARAN

37 Ucapan Terimakasih: 1.Drs. Dessy Natalia 2.Drs. Zeilly N 3.Teman-teman lab Biokimia lt.1&3 : Radi, Sofi, Tita, Mas fean, Teh Ogi, Teh popi, Teh Sari, bu Fe, ka edu, ka edo, teh wawi, icha, ichu, Ricky, anita, monita, anin,merry, eva, hida, ka sol, mba kelly, mba ivon, ka hendrik dan kaka-kaka S2 dan S3 lainnya. 4.Teman-teman peserta seminar (kimia dan non kimia)

38 Terimakasih


Download ppt "Pengaruh Daerah b’x Protein Disulfida Isomerase (PDI) Ragi dalam Pemnbuatan Roti Seminar Tugas Akhir II : Rabu, 26 Mei 2010 DITA AYU PRATIWI (10506054)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google