Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Modul IV Ukuran Pemusatan. Ukuran Pemusatan Untuk Data Tak Berkelompok Rata-rata Hitung Rata-rata Tertimbang Rata-rata Ukur Rata-rata Harmonis Modus.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Modul IV Ukuran Pemusatan. Ukuran Pemusatan Untuk Data Tak Berkelompok Rata-rata Hitung Rata-rata Tertimbang Rata-rata Ukur Rata-rata Harmonis Modus."— Transcript presentasi:

1 Modul IV Ukuran Pemusatan

2 Ukuran Pemusatan Untuk Data Tak Berkelompok Rata-rata Hitung Rata-rata Tertimbang Rata-rata Ukur Rata-rata Harmonis Modus

3 Rata-rata Hitung Data Tak berkelompok Xi = nilai pengamatan N = Jumlah nilai pengamatan

4 Rata-rata Hitung Tertimbang Seringkali dalam suatu persoalan, masing- masing nilai mempunyai bobot atau timbangan tertentu, Misalnya X1 dengan timbangan W1, X2 dengan timbangan W2 dan seterusnya sampai Xn, dengan timbangan Wn, Oleh karena itu, rata- ratayang menggunakan timbangan tersebut disebut rata-rata tertimbangan  X = ∑ Wi. Xi ∑Wi

5 Rata-rata Ukur Dalam masalah bisnis dan ekonomi seringkali diperlukan data untuk mengetahui rata-rata persentasi tingkat perubahan sepanjang waktu

6 Rata-rata Harmonis Rata-rata harmonis (Rh) dari n angka, X1,X2,…,Xn adalah nilai yang diperoleh dengan jalan membagi n dengan jumlah kebalikan dari masing-masing X

7 Modus Modus dari suatu kelompok nilai adalah nilai kelompok tersebut yang mempunyai frekuensi tertinggi, atau nilai yang paling banyak terjadi didalam suatu kelompok nilai. Untuk selanjutnya kita singkat Mod. Suatu distribusi mungkin tidak mempunyai Mod atau mungkin mempunyai dua Mod atau lebih. Distribusi disebut UniModal, Kalau mempunyai satu mod, Bimodal kalau mempunyai dua mod, atau multimodal, kalau mempunyai lebih dari satu mod.

8 Ukuran Pemusatan Untuk Data Berkelompok Rata-rata hitung Fi= Jumlah frekuensi nilai pengamatan i Xi = Nilai Pengamatan ke i

9 Modus Untuk Data Berkelompok L 0 = Nilai Batas bawah kelas yang memuat modus f mo = Frekuensi kelas yang memuat modus (f 1 ) 0 = ( f mo ) - ( f mo - 1 ) = Selisih frekuensi kelas yang memuat modus dengan frekuensi kelas modus sebelumnya (f 2 ) 0 = ( f mo) - ( f mo+1) = Selisih frekuensi kelas yang memuat modus dengan frekuensi kelas modus sesudahnya c = Besar jaraknya antara nilai batas atas dan nilai batas bawah dari kelas yang memuat modus

10 Contoh : Menurut survei yang dilakukan oleh sebuah lembaga dilaporkan bahwa gaji seorang karayawan pada saat masuk untuk tingkat sarjana dengan interfal antara Rp 500.000,- sampai dengan Rp.800.000,- Perbulan. Sampel diambil dari 25 responden, dan diperoleh data gaji pada saat pertama kali masuk kerja dalam ribuan rupiah sebagai berikut: Rata-rata Hitung dan Modus untuk Data berkelompok

11 Data gaji Pertama Berapa rata-rata gaji karyawan pada saat masuk? Berapa Modus untuk gaji karyawan pada saat masuk? 700 600 725 500 770 750 525 690 770 780 800 575 680 700 650 785 800 580 695 650 650 750 550 750 700

12 Jawab : = 1/25 [ 700+600+……+700] = 685 a) b)Modus Xi 500525550575580600 Fr 111111 Xi 650680690695700725 Fr 311131 Xi 750770780785800 Fr 32112

13 Contoh : Rata-rata Hitung Tertimbang Seorang Mahasiswa dari jurusan Managemen U- Binus, Mengikuti ujian untuk mata kuliah Ekonomi Mikro(4sks), Metode Kuantitatif Bisnis (4sks), Statistik Ekonomi I (2sks), Ekonomi Manajerial (4sks). Dari 4 mata kuliah yang diambil diperoleh nilai akhirnya adalah: a. Ekonomi Mikro: 80 b. Metode Kuantitatif Bisnis: 88 c. Statistik Ekonomi I: 78 d. Ekonomi Manajerial: 90 Hitunglah rata-rata hasil ujian dari mahasiswa tersebut?

14 Jawab : Diketahui : X 1 =80, X 2 =88, X 3 =78, X 4 =90 W 1 =4, W 2 =4, W 3 =2, W 4 =4 Jawab : = 84. 86 Jadi rata-rata ujian nilai mahasiswa tersebut = 84.67

15 Contoh : Rata-rata Ukur Wilayah Metropolitan diharapkan akan memperlihatkan laju kenaikan jumlah lapangan kerja yang tinggi antara tahun 2001 dan 2002. Jumlah lapangan kerja diharapkan meningkat dari 5.164.900 jiwa menjadi 6.286.800 jiwa berapa rata-rata ukur laju pertumbuhan kenaikkan tahunan yang diharapkan? Diketahui : X1 = 5.164.900, X2 = 6.286.800, n = 2 Jawab:

16 Log G = ½ (Log X1 +Log X2) = ½ (Log 5164900+Log 6286800) = ½ (6.713 + 6.798) = 6.7555 G = Antilog 6.7555 = 5695082.2

17 Contoh : Rata-rata Harmonis Seorang Pedagang Kaos di Bandung memperoleh hasil penjualan Rp 2.000.000/Minggu dengan rincian sebagai berikut:  Minggu 1 : Terjual 100 Kaos seharga Rp. 20.000/Kaos  Minggu 2 : Terjual 80 Kaos seharga Rp. 25.000/Kaos  Minggu 3 : Terjual 40 Kaos seharga Rp. 50.000/Kaos  Minggu 4 : Terjual 50 Kaos Seharga Rp. 40.000/Kaos Berapakah Harga rata-rata kaos tersebut per-Kaosnya?

18 Jawab: Rh Jadi rata-rata harmonis harga per kaos = Rp.29629.63

19 Contoh : Mean dan Modus untuk data berkelompok Umur Karyawan baru dan belum mempunyai keahlian pada PT. Eigen Value dikelompokan dalam tabel distribusi frekuensi berikut ini: Umur Jumlah Karyawan 18-21 22-25 26-29 30-33 7 11 20 12 Hitung rata-rata umur Karyawan Baru dan belum mempunyai keahlian ? Hitung Modus umur Karyawan Baru dan belum mempunyai keahlian ?

20 Jawab : Umurxixi ff.x i 18-21 22-25 26-29 30-33 19.5 23.5 27.5 31.5 7 11 20 12 136.5 258.5 550 378 Jumlah501323 a. Rata-rata usia Karyawan PT. Eigen Value

21 Jawab: Umur Jumlah Karyawan 18-21 22-25 26-29 30-33 7 11 20 12 Lo = ½ (26+25) = 25.5 Nilai Batas atas ½ (29+30) = 29.5 C = 29.5 - 25.5 f (mo-1) = 11 f (mo+1) = 12 ( f 1 ) 0 = 20-11 = 9 ( f 2 ) 0 = 20-12 = 8


Download ppt "Modul IV Ukuran Pemusatan. Ukuran Pemusatan Untuk Data Tak Berkelompok Rata-rata Hitung Rata-rata Tertimbang Rata-rata Ukur Rata-rata Harmonis Modus."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google