Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

(Korelasi Berganda dan Koefisien Korelasi Parsial) Pertemuan ke-15 Oleh : Andri Wijaya, S.Pd., S.Psi., M.T.I. Program Studi SI/ TI Sekolah Tinggi Manajemen.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "(Korelasi Berganda dan Koefisien Korelasi Parsial) Pertemuan ke-15 Oleh : Andri Wijaya, S.Pd., S.Psi., M.T.I. Program Studi SI/ TI Sekolah Tinggi Manajemen."— Transcript presentasi:

1 (Korelasi Berganda dan Koefisien Korelasi Parsial) Pertemuan ke-15 Oleh : Andri Wijaya, S.Pd., S.Psi., M.T.I. Program Studi SI/ TI Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Global Informatika Multi Data Palembang

2 REGRESI LINEAR BERGANDA DAN REGRESI (TREND) NON LINEAR 2

3 KORELASI BERGANDA Terdapat tiga variabel dalam penelitian, yaitu Y, X 1, dan X 2. Kemungkinan korelasi adalah 1. Korelasi X1 dan Y 2. Korelasi X2 dan Y 3. Korelasi X1 dan X2 Koefisien korelasi antara dua variabel di atas disebut koefisien korelasi linear sederhana. 3

4 KORELASI BERGANDA 4 Koefisien Korelasi Linear Sederhana

5 KORELASI BERGANDA Untuk mengetahui kuatnya hubungan antara variabel Y dengan beberapa variabel X lainnya (misalnya Y dengan X 1 dan X 2 ) digunakan koefisien korelasi linear berganda. Koefisien penentuan digunakan untuk mengukur besarnya sumbangan dari beberapa variabel X terhadap variasi (naik turunnya) Y. 5

6 KORELASI BERGANDA Rumus r y.12 = koefisien korelasi linear berganda b 1 dan b 2 diperoleh dari Y’ = b 0 + b 1 X 1 + b 2 X 2 6

7 KORELASI BERGANDA Rumus 7

8 KORELASI BERGANDA 8 Contoh Data pengeluaran 10 rumah tangga, untuk pembelian barang tahan lama per minggu(Y), pendapatan per minggu (X 1 ), dan jumlah anggota keluarga (X 2 ) disajikan dalam tabel berikut. Tentukan besarnya koefisien penentuan dalam korelasi berganda. YX1X1 X2X

9 KORELASI BERGANDA Jawaban 9 YX1X1 X2X2 X1YX1YX2YX2YX1X2X1X2 Y2Y2 X12X12 X22X

10 KORELASI BERGANDA Jawaban 10

11 KORELASI BERGANDA Jawaban Jadi besarnya sumbangan pendapatan (X 1 ) dan jumlah anggota rumah tangga (X 2 ) terhadap variasi atau naik turunnya pengeluaran untuk pembelian barang-barang tahan lama (Y) adalah 84%, sedangkan sisanya 16% disebabkan oleh faktor-faktor lainnya 11

12 KOEFISIEN KORELASI PARSIAL Konsep Jika variabel Y berkorelasi dengan X 1 dan X 2, maka koefisien korelasi antara Y dan X 1 (X 2 konstan), antara Y dan X 2 (X 1 konstan), dan antara X 1 dan X 2 (Y konstan) menggunakan koefisien korelasi parsial. 12

13 KOEFISIEN KORELASI PARSIAL Rumus 13 Koefisien Korelasi Parsial X 1 dan Y (X 2 konstan) Koefisien Korelasi Parsial X 1 dan Y (X 2 konstan) Koefisien Korelasi Parsial X 2 dan Y (X 1 konstan) Koefisien Korelasi Parsial X 2 dan Y (X 1 konstan) Koefisien Korelasi Parsial X 1 dan X 2 (Y konstan) Koefisien Korelasi Parsial X 1 dan X 2 (Y konstan)

14 KOEFISIEN KORELASI PARSIAL 14 Contoh Data pengeluaran 10 rumah tangga, untuk pembelian barang tahan lama per minggu(Y), pendapatan per minggu (X 1 ), dan jumlah anggota keluarga (X 2 ) disajikan dalam tabel berikut. Hitunglah koefisien korelasi parsial antara X 1 dan Y, X 2 dan Y, serta X 1 dan X 2. YX1X1 X2X

15 KOEFISIEN KORELASI PARSIAL Jawaban 15 YX1X1 X2X2 X1YX1YX2YX2YX1X2X1X2 Y2Y2 X12X12 X22X

16 KOEFISIEN KORELASI PARSIAL Jawaban 16

17 KOEFISIEN KORELASI PARSIAL 17 Koefisien korelasi parsial antara pendapatan per minggu dan pembelian barang tahan lama per minggu jika jumlah anggota keluarga konstan. Jadi pengaruh jumlah anggota keluarga tidak diperhitungkan

18 KOEFISIEN KORELASI PARSIAL 18 Koefisien korelasi parsial antara jumlah anggota keluarga dan pembelian barang tahan lama per minggu jika pendapatan per minggu konstan. Jadi pengaruh pendapatan per minggu terhadap pembelian barang tahan lama per minggu tidak diperhitungkan Koefisien korelasi parsial antara pendapatan per minggu dan jumlah anggota keluarga jika pembelian barang tahan lama per minggu konstan. Jadi pengaruh pembelian barang tahan lama per minggu terhadap jumlah anggota keluarga tidak diperhitungkan.

19 Soal-soal 19 X 1 adalah persediaan modal (dalam jutaan rupiah), X 2 adalah biaya iklan (dalam jutaan rupiah), dan Y = penjualan (dalam jutaan rupiah). Tentukan koefisien penentuan korelasi berganda dan koefisien korelasi parsial antara X 1 dan Y, X 2 dan Y, serta X 1 dan X 2. YX1X1 X2X

20 Soal-soal 20 X 1 adalah persediaan modal (dalam jutaan rupiah), X 2 adalah biaya iklan (dalam jutaan rupiah), dan Y = penjualan (dalam jutaan rupiah). Tentukan koefisien penentuan korelasi berganda dan koefisien korelasi parsial antara X 1 dan Y, X 2 dan Y, serta X 1 dan X 2. YX1X1 X2X


Download ppt "(Korelasi Berganda dan Koefisien Korelasi Parsial) Pertemuan ke-15 Oleh : Andri Wijaya, S.Pd., S.Psi., M.T.I. Program Studi SI/ TI Sekolah Tinggi Manajemen."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google