Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KONSEP PERUBAHAN UNDANG-UNDANG KEPEGAWAIAN Oleh Prof Miftah Thoha UNIVERSITAS GADJAH MADA.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KONSEP PERUBAHAN UNDANG-UNDANG KEPEGAWAIAN Oleh Prof Miftah Thoha UNIVERSITAS GADJAH MADA."— Transcript presentasi:

1 KONSEP PERUBAHAN UNDANG-UNDANG KEPEGAWAIAN Oleh Prof Miftah Thoha UNIVERSITAS GADJAH MADA

2 MANAGEMENT KEPEGAWAIAN  TUJUANNYA :  1). Agar penggunaan dan kinerjanya bisa efefktif, tidak boros dan menghasilkan kerja yang sesuai yang dibutuhkan  2). Pengembangan kariernya dijamin secara jelas sesuai dengan kompetensi diri dan kompetensi jabatan  3). Kesejahteraan hidupnya dijamin (PAUL PIGORS)

3 UNDANG-UNDANG KEPEGAWAIAN  Selama ini di Indonesia mengenal dan berlaku dua UU di bidang kepegawaian ini, yakni:  1) UU no 8/ tahun 1974  2) UU no 43/1999  Keduanya sangat berbeda suasana pembuatan dan suasana pelaksanaannya

4  Undang-undang 8/1974 dibuat oleh pemerintah Orde Baru yang suasana sistem politik dan sistem pemerintahannya sangat otoriter dan sentralistik.  Sedangkan UU no 43/1999 dibuat dalam suasana sistem politik dan pemerintahan reformasi  Dua UU yang berbeda jiwanya itu dipakai bersama-sama selama ini  UU no 8/1074 itu direvisi oleh UU no 43/1999. Akan tetapi revisi itu bukan menghapus uu no 8 tersebut

5  Oleh karena itulah dalam bidang manajemen kepegawaian kita selama ini senantiasa mencerminkan sikap yang ambivalen.  Di satu sisi sesuai dengan era reformasi dilakukan desentralisasi ke daerah, di sisi lain peranan pemerintah pusat melalui kementerian sektor memperkuat peran sentralnya.  Belum lagi persoalan rekrutmen dan promosi menjadi rumit syarat dengan bisnis.

6  Sehubungan dengan hal tersebut, maka awal tahun ini 2011, Komisi II DPR RI berinisiatif merancang RUU Kepegawaian  Dengan dibantu 4 pakar di bidang ini (2 Guru Besar dari UGM, dan 2 Guru Besar dari UI) dibantu tim ahli dan asistensi DPR berhasil merumuskan rancangan UU tersebut  Undang- undang itu dinamakan UU Aparatur Sipil Negara yang menekankan pada konsep jabatan profesi bagi kepegawaian

7 RUU APARATUR SIPIL NEGARA  RUU ini tidak lagi menggunakan istilah RUU Kepegawaian, tetapi menggunakan istilah jabatan profesi dari pegawai itu sendiri.  Kepegawaian adalah hal ihwal tentang orang yang bekerja di dalam pemerintahan. Tetapi ada sebutan PROFESInya  Sementara itu di dalam kepegawaian itu telah terkumpul sebutan macam profesi di dalamnya, seperti: Polri, Jaksa, Guru, Hakim, TNI, dsb

8  Sebutan Profesi.  Sebutan Pegawai atau PNS bukan menunjukkan gugus profesi, seperti misalnya TNI, POLRI, Dokter, Hakim, Jaksa, Wartawan, dan lain-lainnya  PNS bukan sebutan profesi karena di dalamnya terdiri dari macam-macam profesi seperti yang disebutkan di atas.  Oleh karena itu di dalam NA perlu dimulai dari identifikasi sebutan profesi itu

9  Menurut perkembangan management Sumber Daya Manusia telah dikenal profesi pegawai yang bekerja di pemerintahan itu disebut PUBLIC CIVIL SERVANT( SERViCE)  Di negara kita belum ada, yang ada PNS  Dahulu dikenal ada sebutan PAMONG PROJO atau PaNGREH PROJO tetapi nampaknya tidak lagi populer, malahan sekarang lebih populer dengan SATPOL PP.  Maka perlu dicari sebutannya apa?

10  Di dalam RUU ASN itu,dijelaskan bahwa Aparatur Sipil Negara itu terdiri dari:  1) Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan  2) Pegawai Pemerintah  PNS adalah pegawai tetap seperti yang sekarang ini kita jumpai  Pegawai Pemerintah adalah pegawai yang diangkat berdasarkan kontrak. Jenis pegawai ini dapat disebutkan seperti tenaga fungsional (Guru, Dokter dsb) dan tenaga profesional (spt; Auditur, Perencana, Pengawas, dsb)

11 PNS PEAWAI PEMERINTAH APARATUR SIPIL NEGARA APARATUR NEGARA

12 APARATUR SIPIL NEGARA TNI APARATUR NEGARA EKSEK ADMINIS PROFESI APARATUR NEGARA

13  Di dalam Aparatur Sipil Negara nanti diatur beberapa jabatan bagi pegawai, antara lain:  1) Jabatan Eksekutif Senior (JES), dan  2) Jabatan Administrasi ( General Administration)  JES adalah jabatan tertinggi bagi kedudukan seorang pegawai (misalnya Dirjen, Sekjen, Irjen, dsb)  Sedangkan jabatan Administrasi adalah jabatan yang berfungsi sebagai supporting staff, dibawah JES.

14  Sementara itu Jabatan Fungsional yang pengangkatan berdasarkan kontrak suatu ketika jika dibutuhkan dan memenuhi persyaratan kompetensi jabatan bisa menduduki JES, demikian pula jabatan Administrasi  Bahkan orang dari swasta pun jika memenuhi persyaratan sesuai dengan kompetensi jabatan bisa menduduki JES  RUU tidak lagi menggunakan konsep ESELONISASI.

15 JABATAN EKSEKUTIF SENIOR JABATAN FUNGSIONAL SENIOR JABATAN FUNGSIONAL MANAGER PROFE SIONAL TEKNS KLERK ADMINISTRSIADMINISTRSI

16  Pengembangan Karier JABATAN EKSEKUTIF SENIOR SWASTA JABATAN FUNGSIONAL JABATAN ADMINISTRASI

17 SYARAT MENDUDUKI JABATAN Untuk menduduki jabatan Eksekutif Senior antara lain:  Memenuhi Kompetensi Jabatan  Pernah mengabdi sebagai pejabat di 3 Daerah di Indonesia  Melamar pada jabatan yang kosong ke Komisi Aparatur Sipil Negara dan  Dilakukan tes/ujian kompetensi secara terbuka  Bebas dari keanggotaan dan intervensi politik

18 EKSEKLEGISLAYUDIKATKEUANG APARAT SIPIL APARAT SIPIL APARAT SIPIL APARAT SIPIL PEJABAT POLITIK/NEGARA

19 KOMISI APARATUR SIPIL NEGARA  KASN ini nanti diharapkan yang membuat kebijakan tentang aparatur sipil negara  Selain itu KASN juga mengevaluasi pelaksanaan kebijakan tersebut  KASN juga menjaga agar Aparatur Sipil Negara tidak terintervensi oleh politik parktis  KASN menjaga netralitas sistem Aparatur Sipil Negara

20 TUJUAN MANAGEMEN APARATUR SIPIL NEGARA  (1) AGAR APARATUR SIPIL ITU BISA BEKERJA SESUAI DENGAN DESKRIPSI TUGASNYA SECARA EFEKTIF (dan EFISIEN)  (2) AGAR PENGEMBANGAN KARIERNYA DIJAMIN SEMAKSIMAL MUNGKIN  (3) AGAR KESEJAHTERAAN HIDUP DIRINYA DAN KELUARGANYA DIJAMIN DENGAN BAIK (PAUL PIGORS, )

21  EFEKTIVITAS KERJA (1) BUTUH PEGAWAI PERENCANAAN DIUMUMKAN TERBUKA -BERAPA BANYAK -SYARAT KUALIFIKASINYA -UJIAN/ TES TERBUKA -DIUMUMKAN TERBUKA -DILAKUKAN BERDASAR KAN SISTEM MERIT -PROFESIONAL SDM YG EFEKTIF

22 Sistem Karier  Seharusnya menurut pandangan akademis, sistem karier dalam Administrasi Kepegawaian harus dilaksanakan berdasarkan pada prinsip MERITA  Yakni sistem karier yang didasarkan pada prestasi kerja. Dengan ketentuan yang jelas untuk penilaian prestasinya

23  Sisten Rekrutmen:  Pengangkatan pegawai atau Pejabat dalam suatu posisi jabatan tertentu seharusnya berdasarkan sistem merit. Akan tetapi banyak masalah yang terjadi:  (1) Aceptabilitas, bida sesuai dengan keinginan yang menerima (like dan dislike)  (2) Senioritas, calon sudah senior pangkat sudah tinggi, umur mendekati pensiun, pengalaman dari masa kerja belasan tahun

24  3). Intervensi politik, pejabat politik memilih yang satu aspirasi atau yang mendukungnya karena mempunyai hak untuk menerima atau menolak  4) Tim Penilai Akhir, bagi sistem promosi yang melalui TPA yang dijabat oleh pejabat politik mirip dengan no 3 diatas  5) Pembina Karier PNS bukan pada pejabat yang sejalan dengan karier PNS  6). Politik Uang, maksudnya proses dan sistem rekrutmen pada promosi masih ditandai dengan permainan uang.

25  7)Formasi Pegawai, penentuan formasi sebagai pintu masuk pengangkatan pegawai tidak berdasarkan pada analisa kebutuhan melainkan dari penentuan alokasi anggaran. Dan seringkali menjadi sarana bargaining penentuan jumlahnya  8) Seleksi tidak transparan, baik rekrutmen maupun promosi seringkali tidak transparan  9). Tidak ada akuntabilitas Publik, mengapa seseorang diterima lainnya tidak

26  Dalam RUU pelaksanaan sistem yang tidak profesional diupayakan supaya profesional dan rasional, teransparan, serta akuntabel  Oleh karena itu aspek negatif dari sistem yang selama ini dipakai diupayakan tidak dipergunakan lagi  Oleh karena itu sistem merita dan dihindarinya intervensi politik sangat dianjurkan

27 PRESIDEN & WAPRES MENTERI KEPALA DAERAH PA DOMAIN POLITIK KEP.DAE KOM APART SIPIL NEG BKN SEKJEN BIRO SEK UT KARIER BIROKRASI LPNK

28  sekian


Download ppt "KONSEP PERUBAHAN UNDANG-UNDANG KEPEGAWAIAN Oleh Prof Miftah Thoha UNIVERSITAS GADJAH MADA."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google